Menu

Mode Gelap
Perkuat Layanan Kesehatan di Pedalaman, Wilhelmus Pigai Serahkan Bantuan Obat Kemenkes RI ke Puskesmas Wangbe 700 Pelari Meriahkan Bhayangkara Fun Run 5K, Wujud Sinergi Polda Papua Tengah dan DPD BMP RI OPINI : Menggugat ke PTUN Tak Cukup Bermodal Somasi TKT Group Timika Raih 15 Medali di Thyres Taekwondo Championship 2026 Ekspor Perdana Hasil Laut Mimika Jadi Langkah Baru Papua Tengah Menembus Pasar Global Pendidikan Jadi Kunci Masa Depan Papua, Meki Nawipa Apresiasi Beasiswa Puncak Cerdas

Headline

Kesbangpol Mimika Sosialisasikan Penguatan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara di Timika

Etty Welerbadge-check


					Kesbangpol Mimika Sosialisasikan Penguatan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara di Timika Perbesar

TIMIKA – Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) sosialisasikan Koordinasi Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, Bela Negara, Karakter Bangsa, Pembauran Kebangsaan, Bhinneka Tunggal Ika, dan Sejarah Kebangsaan Kabupaten Mimika.

Kegiatan berlangsung di Hotel Cenderawasih 66 Timika, Selasa (23/6/2026) yang diikuti sekitar 200 peserta yang berasal dari unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, dan organisasi kemasyarakatan.

Ketua panitia kegiatan, Aloysius Daproma Yawang, mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman serta pengamalan nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat. Menurutnya, sangat penting memperkuat wawasan kebangsaan, bela negara, serta semangat persatuan di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

Kesbangpol Kabupaten Mimika berupaya menumbuhkan semangat nasionalisme, memperkuat komitmen menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta membentuk karakter masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila, toleransi, gotong royong, dan tanggung jawab sosial.

Sementara itu, mewakili Bupati Mimika, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Mimika, Ananias Faot, menegaskan ancaman terhadap keutuhan bangsa saat ini dapat muncul melalui penyebaran informasi yang menyesatkan, ujaran kebencian, intoleransi, radikalisme, hingga berbagai paham yang bertentangan dengan ideologi Pancasila.

“Fondasi kebangsaan harus terus diperkuat karena ancaman terhadap persatuan bangsa tidak selalu hadir dalam bentuk fisik. Karena itu, penguatan wawasan kebangsaan dan bela negara harus menjadi gerakan bersama seluruh lapisan masyarakat,” ujar Ananias dalam sambutannya.

Menurutnya, bela negara bukan hanya tugas aparat atau amanah pemerintah semata, melainkan tanggung jawab setiap warga negara. Semangat bela negara dapat diwujudkan melalui pengabdian sesuai profesi masing-masing, menjaga persatuan dan kesatuan, menaati hukum, serta berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah maupun nasional.

Perhatian khusus juga diberikan kepada generasi muda. Pemerintah berharap generasi muda Mimika tumbuh menjadi pribadi yang berintegritas, disiplin, cinta tanah air, menghormati keberagaman, serta mampu menjadi agen perubahan bagi kemajuan daerah dan bangsa.

Selain itu, pemahaman terhadap sejarah perjuangan bangsa dinilai sangat penting untuk diwariskan kepada generasi penerus. Dengan memahami sejarah, masyarakat akan memiliki rasa bangga sebagai bangsa Indonesia sekaligus memperkuat komitmen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Marilah kita bersama-sama menjaga persatuan, memperkuat wawasan kebangsaan, serta menumbuhkan semangat bela negara demi terwujudnya Mimika yang aman, damai, maju, dan sejahtera,” ajaknya.

Sementara itu, Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Mimika, Amelda M. Rumayomi, mengatakan peserta kegiatan berasal dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari pelajar, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), organisasi kemasyarakatan, lembaga kemasyarakatan, berbagai paguyuban dan kerukunan, forum keagamaan, hingga forum-forum kewaspadaan yang ada di Kabupaten Mimika.

Menurut Amelda, sosialisasi wawasan kebangsaan dan cinta tanah air merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun oleh Kesbangpol Mimika sebagai upaya menjaga dan memperkuat rasa nasionalisme di tengah masyarakat.

“Kgiatan ini akan memberikan pemahaman kepada seluruh lapisan masyarakat tentang pentingnya cinta tanah air, bela negara, dan nasionalisme. Di tengah perkembangan zaman, nilai-nilai tersebut perlahan mulai terkikis, sehingga perlu terus dilakukan penguatan melalui sosialisasi,” pungkasnya. (Cr2)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

SMKS Kesehatan Anigou Nabire Gelar MPLS 2026, Tanamkan Kemandirian dan Semangat Berprestasi bagi Peserta Didik Baru

14 Juli 2026 - 07:06 WIB

IMG 20260714 WA0141

Resmi Jabat Kapolres Mimika, AKBP Alredo Prioritaskan Keberlanjutan Program dan Peningkatan Pelayanan Kepada Masyarakat

14 Juli 2026 - 07:01 WIB

IMG 20260714 WA0136

Sentuhan Adat dan Pedang Pora Warnai Penyambutan Kapolres Mimika AKBP Alredo Rumbiak

14 Juli 2026 - 06:56 WIB

IMG 20260714 WA0117

Pemkab Deiyai Lepas 20 Putra-Putri Terbaik Menempuh Pendidikan di Mepa Boarding School Nabire

13 Juli 2026 - 12:48 WIB

IMG 20260713 WA0154

Kapolda Papua Tengah Lantik Irwasda, Dansat Brimob, Karorena dan Dua Kapolres

13 Juli 2026 - 12:37 WIB

IMG 20260713 WA0126
Trending di Headline