Menu ✖

Mode Gelap
Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026 Komite IV DPD RI Evaluasi Realisasi TKD dan Dana Otsus di Papua Papua di Ambang Pintu Neraka atau Surga: Refleksi Kemanusiaan atas Konflik dan Perdamaian Isu Reshuffle Kabinet, Natalius Pigai: Saya Tak Pernah Bermimpi Jadi Menteri TNI AD dan DPD RI Turun Tangan Atasi Masalah Infrastruktur Daerah Komite IV DPD RI Rampungkan Uji Kelayakan 23 Calon Anggota BPK RI

Headline

Kesbangpol Mimika Sosialisasikan Penguatan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara di Timika

Etty Welerbadge-check


					Kesbangpol Mimika Sosialisasikan Penguatan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara di Timika Perbesar

TIMIKA – Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) sosialisasikan Koordinasi Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, Bela Negara, Karakter Bangsa, Pembauran Kebangsaan, Bhinneka Tunggal Ika, dan Sejarah Kebangsaan Kabupaten Mimika.

Kegiatan berlangsung di Hotel Cenderawasih 66 Timika, Selasa (23/6/2026) yang diikuti sekitar 200 peserta yang berasal dari unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, dan organisasi kemasyarakatan.

Ketua panitia kegiatan, Aloysius Daproma Yawang, mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman serta pengamalan nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat. Menurutnya, sangat penting memperkuat wawasan kebangsaan, bela negara, serta semangat persatuan di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

Kesbangpol Kabupaten Mimika berupaya menumbuhkan semangat nasionalisme, memperkuat komitmen menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta membentuk karakter masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila, toleransi, gotong royong, dan tanggung jawab sosial.

Sementara itu, mewakili Bupati Mimika, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Mimika, Ananias Faot, menegaskan ancaman terhadap keutuhan bangsa saat ini dapat muncul melalui penyebaran informasi yang menyesatkan, ujaran kebencian, intoleransi, radikalisme, hingga berbagai paham yang bertentangan dengan ideologi Pancasila.

“Fondasi kebangsaan harus terus diperkuat karena ancaman terhadap persatuan bangsa tidak selalu hadir dalam bentuk fisik. Karena itu, penguatan wawasan kebangsaan dan bela negara harus menjadi gerakan bersama seluruh lapisan masyarakat,” ujar Ananias dalam sambutannya.

Menurutnya, bela negara bukan hanya tugas aparat atau amanah pemerintah semata, melainkan tanggung jawab setiap warga negara. Semangat bela negara dapat diwujudkan melalui pengabdian sesuai profesi masing-masing, menjaga persatuan dan kesatuan, menaati hukum, serta berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah maupun nasional.

Perhatian khusus juga diberikan kepada generasi muda. Pemerintah berharap generasi muda Mimika tumbuh menjadi pribadi yang berintegritas, disiplin, cinta tanah air, menghormati keberagaman, serta mampu menjadi agen perubahan bagi kemajuan daerah dan bangsa.

Selain itu, pemahaman terhadap sejarah perjuangan bangsa dinilai sangat penting untuk diwariskan kepada generasi penerus. Dengan memahami sejarah, masyarakat akan memiliki rasa bangga sebagai bangsa Indonesia sekaligus memperkuat komitmen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Marilah kita bersama-sama menjaga persatuan, memperkuat wawasan kebangsaan, serta menumbuhkan semangat bela negara demi terwujudnya Mimika yang aman, damai, maju, dan sejahtera,” ajaknya.

Sementara itu, Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Mimika, Amelda M. Rumayomi, mengatakan peserta kegiatan berasal dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari pelajar, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), organisasi kemasyarakatan, lembaga kemasyarakatan, berbagai paguyuban dan kerukunan, forum keagamaan, hingga forum-forum kewaspadaan yang ada di Kabupaten Mimika.

Menurut Amelda, sosialisasi wawasan kebangsaan dan cinta tanah air merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun oleh Kesbangpol Mimika sebagai upaya menjaga dan memperkuat rasa nasionalisme di tengah masyarakat.

“Kgiatan ini akan memberikan pemahaman kepada seluruh lapisan masyarakat tentang pentingnya cinta tanah air, bela negara, dan nasionalisme. Di tengah perkembangan zaman, nilai-nilai tersebut perlahan mulai terkikis, sehingga perlu terus dilakukan penguatan melalui sosialisasi,” pungkasnya. (Cr2)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

HMI Cabang Mimika dan GPII Papua Tengah Bagikan 150 Masker Gratis, Desak Pemkab Antisipasi Dampak Kabut Asap

11 Oktober 2026 - 02:43 WIB

IMG 20261011 114058

Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026

11 Oktober 2026 - 02:09 WIB

IMG 20261011 WA0025

Mimika Genap 30 Tahun, Keluarga Perintis Pemekaran Pertanyakan Pengakuan atas Jasa Orang Tua “Jangan Dihapus dari Sejarah”

10 Oktober 2026 - 07:22 WIB

IMG 20261010 WA0011

Polres Mimika Dorong Pelajar SMP Negeri 10 Manfaatkan Peluang Beasiswa SMA Kemala Taruna Bhayangkara

10 Oktober 2026 - 06:37 WIB

IMG 20261010 WA0009

Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Sebuah Kamar Hotel, Polisi Lakukan Penyelidikan

10 Oktober 2026 - 06:32 WIB

IMG 20261010 WA0007
Trending di Headline