Menu

Mode Gelap
DPD RI Sampaikan Respons atas Situasi Keamanan Papua, Dorong Penyelesaian Menyeluruh Natalius Pigai Soroti Insiden Berdarah di Papua Tengah, Minta Penyelidikan Menyeluruh Menteri HAM Tolak Pelaporan Jusuf Kalla, Dorong Penyelesaian Lewat Dialog Senator Papua Tengah Wilhelmus Pigai Soroti Temuan BPS: Penyaluran Bansos Harus Ketat Sesuai Kriteria Breaking News : Ruang Terpadu RSUD Paniai Terbakar Hangus DPD RI Dorong Percepatan RUU Bahasa Daerah, Ratusan Bahasa Terancam Punah

News

Sultan Dorong Pemerintah Siapkan Strategi Cegah Konflik di Pilkada Serentak 2024

adminbadge-check


					Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B Najamuddin Perbesar

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B Najamuddin

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B Najamuddin, mengimbau pemerintah dan penyelenggara pemilu untuk waspada terhadap potensi konflik yang mungkin muncul menjelang pelaksanaan Pilkada Serentak 2024. Menurutnya, persiapan matang diperlukan untuk memastikan pesta demokrasi di daerah berjalan aman dan lancar.

Data dari KPU menunjukkan, sebanyak 37 provinsi dan 508 kabupaten/kota akan menyelenggarakan Pilkada pada 27 November 2024. Pilkada tahun ini mencatat jumlah pasangan calon terbanyak dalam sejarah pemilihan langsung, dengan 1.553 pasangan calon kepala daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Sultan memperingatkan bahwa tantangan Pilkada kali ini tidak hanya pada jumlah calon yang besar, tetapi juga kompleksitas masalah yang mungkin timbul, mulai dari persiapan hingga potensi sengketa hasil pemilihan. “Kami memprediksi adanya potensi persoalan yang serius dan kompleks di berbagai tahap Pilkada,” ungkap Sultan dalam pernyataan resminya, Rabu (23/10).

Sebagai langkah antisipasi, Sultan meminta pemerintah, KPU, Bawaslu, dan lembaga peradilan untuk memperkuat strategi mitigasi, mengingat dinamika politik di tingkat lokal cenderung lebih sensitif. “Inovasi dalam mitigasi dampak sosial dan politik Pilkada sangat diperlukan. Suhu politik di daerah seringkali memanas lebih cepat,” tegas Sultan.

Sultan juga menekankan pentingnya menjaga situasi politik yang kondusif dan damai selama proses Pilkada berlangsung. Dia menilai, Pilkada Serentak kali ini merupakan kesempatan penting untuk mengukur keberhasilan otonomi daerah dan memperkuat partisipasi politik masyarakat.

Walaupun menyambut baik tingginya partisipasi masyarakat dalam Pilkada, Sultan menyoroti bahwa sistem Pilkada Serentak belum sepenuhnya menghasilkan pemimpin daerah berkualitas. Ia berpendapat bahwa Pilkada Serentak 2024 akan menjadi tolok ukur untuk evaluasi sistem pemilihan di masa depan. “Pilkada langsung belum mampu sepenuhnya mendukung agenda kemandirian otonomi daerah, dan mungkin perlu dievaluasi di masa mendatang,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

LEMASKO Harap Kunjungan Wapres Gibran Rakabuming Raka di Timika Dorong Penyelesaian Kapiraya dan Penataan Pelabuhan Pomako

21 April 2026 - 08:41 WIB

Screenshot 20260421 174052 Gallery

Berusaha Melawan Untuk Kabur, Satu Anggota KKB Terpaksa Dilumpuhkan

21 April 2026 - 07:52 WIB

IMG 20260421 WA0022

Dukung Kemajuan Pendidikan, Polisi Antar-Jemput Siswa di Kapiraya 

21 April 2026 - 07:48 WIB

IMG 20260421 WA0020

Penutup Seminar, DPD RI Ajak Masyarakat Bangga dan Peduli Masa Depan Papua Tengah

21 April 2026 - 06:55 WIB

IMG 20260421 WA0014

DPD RI Sampaikan Respons atas Situasi Keamanan Papua, Dorong Penyelesaian Menyeluruh

21 April 2026 - 06:54 WIB

IMG 20260421 WA0035
Trending di Headline