Menu

Mode Gelap
Natalius Pigai Serukan Model Demokrasi Tanpa Sekat: Pelajaran dari Papua untuk Indonesia Batas Aktivasi Rekening PIP 2025 Resmi Diperpanjang hingga 13 Maret 2026 Komite III DPD RI Apresiasi Program Kemenkes, OAP Papua Diprioritaskan Jadi Tenaga Medis OPINI : Saat Vatikan Menjaga Jarak, Indonesia Memasuki Arena Natalius Pigai: Komnas HAM Akan Bekerja Seperti KPK, Boleh Bentuk Unit Penyidikan HAM Wilhelmus Pigai Fasilitasi Nobar Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Papua Tengah, Libatkan Siswa dan Mahasiswa

News

Sultan Dorong Pemerintah Siapkan Strategi Cegah Konflik di Pilkada Serentak 2024

adminbadge-check


					Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B Najamuddin Perbesar

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B Najamuddin

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B Najamuddin, mengimbau pemerintah dan penyelenggara pemilu untuk waspada terhadap potensi konflik yang mungkin muncul menjelang pelaksanaan Pilkada Serentak 2024. Menurutnya, persiapan matang diperlukan untuk memastikan pesta demokrasi di daerah berjalan aman dan lancar.

Data dari KPU menunjukkan, sebanyak 37 provinsi dan 508 kabupaten/kota akan menyelenggarakan Pilkada pada 27 November 2024. Pilkada tahun ini mencatat jumlah pasangan calon terbanyak dalam sejarah pemilihan langsung, dengan 1.553 pasangan calon kepala daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Sultan memperingatkan bahwa tantangan Pilkada kali ini tidak hanya pada jumlah calon yang besar, tetapi juga kompleksitas masalah yang mungkin timbul, mulai dari persiapan hingga potensi sengketa hasil pemilihan. “Kami memprediksi adanya potensi persoalan yang serius dan kompleks di berbagai tahap Pilkada,” ungkap Sultan dalam pernyataan resminya, Rabu (23/10).

Sebagai langkah antisipasi, Sultan meminta pemerintah, KPU, Bawaslu, dan lembaga peradilan untuk memperkuat strategi mitigasi, mengingat dinamika politik di tingkat lokal cenderung lebih sensitif. “Inovasi dalam mitigasi dampak sosial dan politik Pilkada sangat diperlukan. Suhu politik di daerah seringkali memanas lebih cepat,” tegas Sultan.

Sultan juga menekankan pentingnya menjaga situasi politik yang kondusif dan damai selama proses Pilkada berlangsung. Dia menilai, Pilkada Serentak kali ini merupakan kesempatan penting untuk mengukur keberhasilan otonomi daerah dan memperkuat partisipasi politik masyarakat.

Walaupun menyambut baik tingginya partisipasi masyarakat dalam Pilkada, Sultan menyoroti bahwa sistem Pilkada Serentak belum sepenuhnya menghasilkan pemimpin daerah berkualitas. Ia berpendapat bahwa Pilkada Serentak 2024 akan menjadi tolok ukur untuk evaluasi sistem pemilihan di masa depan. “Pilkada langsung belum mampu sepenuhnya mendukung agenda kemandirian otonomi daerah, dan mungkin perlu dievaluasi di masa mendatang,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sikapi Gangguan Kamtibmas, Polres Mimika Tingkatkan KRYD

12 Maret 2026 - 10:51 WIB

IMG 20260312 WA0024

250 Personel Gabungan Dilibatkan Dalam Operasi Ketupat Noken

12 Maret 2026 - 10:45 WIB

IMG 20260312 WA0024

Polres Mimika Laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026

12 Maret 2026 - 10:40 WIB

IMG 20260312 WA0027

Wakil Gubernur Papua Tengah Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Noken 2026

12 Maret 2026 - 10:28 WIB

IMG 20260312 WA0018

SKKP Survei Lokasi Pembangunan Dapur Makanan Bergizi Gratis di Nabire

12 Maret 2026 - 10:20 WIB

IMG 20260312 WA0017
Trending di Headline