TIMIKA — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Mimika bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta Tata Pemerintahan (Tapem) Kabupaten Mimika menggelar rapat koordinasi bersama 18 kepala distrik se-Kabupaten Mimika, Senin (31/8/2026) di Ruang pertemuan Kantor Dispora Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Rakor tersebut dipimpin Ketua Umum KONI Mimika, Antonius Kemong didampingi Waket Marianus Maknaipeku, Waket Anselmus dan Sekum George Deda.

Rakoor ini membahas dua agenda utama, yakni persiapan pelantikan kordinator KONI tingkat distrik dan rencana pelaksanaan Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Mimika 2026. Dua agenda strategis tersebut dinilai menjadi langkah penting untuk memperkuat pembinaan olahraga hingga ke tingkat distrik dan kampung.
Ketua Umum KONI Kabupaten Mimika, Antonius Kemong, mengatakan pelantikan koordinator KONI tingkat distrik telah dijadwalkan berlangsung pada 5 September 2026 dan akan dilakukan langsung oleh Bupati Mimika Johannes Rettob.
“Koordinasi kami dengan Bupati sudah final dan semuanya siap untuk dilantik. Karena itu, hari ini kami melakukan pertemuan bersama 18 kepala distrik untuk menyampaikan dan menyatukan pemahaman terkait rencana tersebut,” ujar Antonius.
Menurutnya, pembentukan KONI tingkat distrik merupakan bagian dari upaya KONI Mimika menerjemahkan visi besar Pemerintah Kabupaten Mimika, yakni membangun daerah dari kampung ke kota, khususnya melalui sektor olahraga.
Antonius menjelaskan, olahraga tidak boleh hanya berkembang di pusat kota. Pembinaan harus dimulai dari tingkat kampung, distrik hingga kabupaten sehingga potensi atlet dari wilayah pelosok dapat ditemukan dan dikembangkan sejak dini.
“Dasar pertama adalah mendukung program besar pemerintah, dalam hal ini Bupati Johannes Rettob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong, yaitu membangun dari kampung ke kota. Kami menerjemahkannya dalam bidang olahraga menjadi membangun olahraga dari kampung ke kota,” jelasnya.
Selain itu, pembentukan KONI tingkat distrik juga mengacu pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KONI yang mengatur struktur organisasi hingga tingkat distrik.
“Dalam struktur organisasi KONI, mulai dari KONI pusat sampai ke tingkat distrik. Di tingkat distrik ini disebut koordinator KONI tingkat distrik. Selama ini memang belum ada, dan sekarang baru kami bentuk,” katanya.
Antonius menyebut, setelah mendapatkan penjelasan mengenai tujuan dan dasar pembentukan tersebut, para kepala distrik memberikan respons positif dan menyatakan dukungan terhadap keberadaan KONI tingkat distrik.
Porkab 2026 Diikuti Perwakilan Distrik
Selain pelantikan, rapat koordinasi juga membahas rencana pelaksanaan Porkab Mimika 2026 yang direncanakan berlangsung pada September atau Oktober 2026, bertepatan dengan rangkaian HUT Kabupaten Mimika.

Antonius mengatakan, konsep awal Porkab tahun ini akan melibatkan perwakilan dari masing-masing distrik sebagai peserta. Dengan demikian, ajang tersebut tidak hanya menjadi kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi wadah untuk menggali dan memetakan potensi atlet dari seluruh wilayah Mimika.
“Dalam Porkab ini rencananya pertandingan dilakukan antardistrik. Perwakilan-perwakilan distrik yang akan hadir sebagai peserta dalam pelaksanaan Porkab itu sendiri,” ungkapnya.
Meski demikian, mekanisme teknis pelaksanaan Porkab masih akan dibahas lebih lanjut. KONI Mimika akan melakukan rapat lanjutan dan pleno untuk menentukan berbagai hal penting, termasuk jumlah cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan serta jumlah distrik yang akan berpartisipasi.
“Berapa jumlah cabor yang akan dipertandingkan, berapa jumlah distrik yang ikut dalam Porkab, semuanya nanti akan kita plenokan. Hasil pertemuan hari ini menjadi dasar untuk pertemuan berikutnya dalam memutuskan rencana pelaksanaan Porkab,” jelas Antonius.
Pelantikan Fokus pada Koordinator KONI Distrik
Antonius menegaskan, pelantikan pada 5 September mendatang secara khusus akan dilakukan terhadap koordinator KONI tingkat distrik. Sementara itu, pembentukan kepengurusan di masing-masing distrik akan menjadi kewenangan koordinator yang telah dilantik.
“Yang dilantik pada 5 September adalah koordinator KONI tingkat distrik. Sementara kepengurusan di tingkat distrik akan dibentuk oleh koordinator masing-masing setelah dilantik,” tegasnya.
Ia berharap keberadaan KONI tingkat distrik dapat menjadi fondasi baru dalam pembinaan olahraga di Mimika. Dengan struktur yang lebih dekat ke masyarakat, KONI optimistis pencarian dan pembinaan atlet potensial dapat dilakukan secara lebih merata.
“Ini menjadi bagian dari upaya kami membangun olahraga dari kampung ke kota. Kami ingin potensi atlet di setiap distrik dapat terakomodasi dan memiliki ruang untuk berkembang,” pungkasnya.
Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya KONI Mimika memperkuat pembinaan olahraga hingga ke tingkat distrik. Dengan terbentuknya KONI distrik, pembinaan atlet diharapkan tidak lagi terpusat di wilayah perkotaan, tetapi dapat menjangkau potensi-potensi olahraga yang tersebar di berbagai distrik hingga kampung.
Dalam rakor tersebut, 18 kepala distrik pada prinsipnya menyatakan dukungan terhadap pembentukan KONI tingkat distrik dan pelaksanaan Porkab 2026. Mereka menilai kehadiran KONI di tingkat distrik penting untuk melakukan pemetaan, penjaringan, serta pembinaan atlet secara lebih terarah.

Selain menyatakan dukungan, para kepala distrik juga menyampaikan sejumlah aspirasi. Di antaranya kebutuhan fasilitas olahraga, dukungan anggaran pembinaan atlet, hingga pentingnya pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan.
Para kepala distrik berharap atlet yang berada di wilayah distrik maupun kampung tidak hanya diperhatikan ketika menghadapi event olahraga. Pembinaan harus dilakukan sejak jauh hari agar potensi atlet dapat berkembang secara maksimal.
KONI Mimika juga meminta setiap distrik mulai mengidentifikasi bakat dan minat olahraga masyarakat, terutama generasi muda, sebagai bagian dari persiapan menuju Porkab 2026.
KONI Mimika berharap kepala distrik dapat segera mempersiapkan perangkat KONI tingkat distrik sekaligus membantu memastikan kesiapan lahan yang nantinya akan digunakan untuk pembangunan sarana olahraga.
Selanjutnya, KONI Mimika akan melakukan pertemuan dengan Bupati Mimika, Johannes Rettob, untuk membahas kesiapan pelantikan koordinator KONI distrik serta dukungan anggaran bagi KONI tingkat distrik.
Pembentukan KONI distrik diharapkan menjadi fondasi baru dalam membangun pembinaan olahraga yang lebih merata di Kabupaten Mimika sekaligus menjadi pintu masuk untuk menemukan dan melahirkan atlet-atlet potensial dari seluruh wilayah Mimika melalui Porkab 2026. (Etty)







