Jakarta – Sekretaris Jenderal DPD RI, Mohammad Iqbal, menegaskan pentingnya menjadikan analisis dan evaluasi sebagai budaya kerja di lingkungan Sekretariat Jenderal DPD RI guna mewujudkan birokrasi yang profesional, akuntabel, adaptif, dan berorientasi pada hasil.
Penegasan tersebut disampaikan saat membuka Rapat Analisis dan Evaluasi Bulan Juni 2026 yang sekaligus menandai berakhirnya pelaksanaan evaluasi kinerja Semester I Tahun 2026.
Menurut Iqbal, proses evaluasi tidak boleh dipandang sebagai sekadar kewajiban administratif. Lebih dari itu, evaluasi merupakan instrumen manajemen yang penting untuk mengukur efektivitas program, penggunaan anggaran, kualitas layanan, serta berbagai proses kerja dalam organisasi.
Ia menjelaskan, hasil evaluasi harus menjadi dasar dalam memperkuat pelaksanaan Reformasi Birokrasi, mulai dari peningkatan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), penguatan sistem merit, pembangunan Zona Integritas, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik, keterbukaan informasi, dan transformasi digital.
“Birokrasi saat ini dituntut tidak hanya patuh terhadap regulasi, tetapi juga mampu menghadirkan hasil nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya. Rabu, (29/07/2026).
Iqbal juga mengajak seluruh pimpinan unit kerja menjadikan evaluasi sebagai dasar pengambilan keputusan sekaligus alat pengendali organisasi agar kualitas pelayanan kepada pimpinan, anggota DPD RI, maupun masyarakat terus meningkat.
Pada kesempatan tersebut, Sekretariat Jenderal DPD RI turut memberikan penghargaan kepada unit-unit kerja yang menunjukkan capaian kinerja terbaik selama Semester I Tahun 2026. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinan, inovasi, kolaborasi, disiplin, dan konsistensi dalam membangun budaya kerja yang unggul.
Biro Organisasi, Keanggotaan, dan Kepegawaian (OKK) berhasil meraih predikat Best of the Best Performance Achievement sekaligus Juara I Best Performance Achievement Semester I Tahun 2026. Sementara Juara II diraih Biro Perencanaan dan Keuangan, serta Juara III diraih Pusat Kajian Daerah dan Anggaran.
Menutup arahannya, Mohammad Iqbal mengajak seluruh insan Sekretariat Jenderal DPD RI untuk terus memperkuat budaya evaluasi, menjaga integritas, meningkatkan akuntabilitas, dan mengedepankan pelayanan sebagai orientasi utama dalam mendukung pelaksanaan tugas konstitusional DPD RI







