TIMIKA – Ketua Lembaga Masyarakat Adat (Lemasa), John Stignal Beanal, mengapresiasi langkah Kapolda Papua Tengah yang mengusulkan pembangunan Markas Komando (Mako) Brimob Polda Papua Tengah kepada Anggota Komisi III DPR RI, Habiburokhman saat melakukan kunjungan kerja di wilayah Papua Tengah belum lama ini.
Menurut John, keberadaan Mako Brimob di Papua Tengah merupakan kebutuhan penting untuk memperkuat sistem keamanan dan ketertiban di daerah, sekaligus mendukung pelayanan kepolisian yang lebih optimal kepada masyarakat.
“Keberadaan Mako Brimob sangat penting agar keamanan di Papua Tengah semakin terjamin. Ini merupakan kebutuhan yang harus mendapat perhatian bersama,” ujar John di Timika, Rabu (29/7/2026).
Ia berharap Anggota Komisi III DPR RI dapat menindaklanjuti usulan tersebut di tingkat pemerintah pusat sehingga pembangunan Mako Brimob Polda Papua Tengah dapat segera direalisasikan.
John menilai dukungan dari DPR RI sangat dibutuhkan untuk mempercepat proses pembangunan, mengingat Papua Tengah sebagai provinsi baru memerlukan sarana dan prasarana keamanan yang memadai.
“Harapan kami, DPR RI Habiburokhman dapat mengawal dan memperjuangkan pembangunan Mako Brimob ini sehingga dapat segera terwujud demi mendukung stabilitas keamanan di Papua Tengah,” katanya.
Menurutnya, peningkatan infrastruktur keamanan akan memberikan rasa aman bagi masyarakat sekaligus mendukung kelancaran pembangunan dan investasi di Papua Tengah.
Menurut Jhon, penguatan sarana dan prasarana keamanan merupakan langkah strategis untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di tengah perkembangan wilayah Papua Tengah.
Kehadiran Mako Brimob akan memperkuat pelayanan kepolisian sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan aparat dalam merespons berbagai potensi gangguan keamanan.
Dukungan tersebut sejalan dengan penyampaian Kapolda Papua Tengah saat mengikuti kegiatan reses Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, di Mimika beberapa waktu lalu.
Dalam kesempatan itu, Kapolda mengusulkan pembangunan Markas Komando Polda Papua Tengah kepada Komisi III DPR RI sebagai bagian dari upaya memperkuat infrastruktur keamanan di daerah.
Jhon mengatakan keberadaan Mako Brimob di Mimika akan memperluas jangkauan pelayanan aparat keamanan, mempercepat penanganan situasi kamtibmas, serta memberikan rasa aman bagi masyarakat di wilayah yang memiliki dinamika sosial cukup tinggi.
“Keamanan merupakan kebutuhan dasar yang harus menjadi prioritas. Kami mendukung setiap langkah yang bertujuan menciptakan situasi yang aman dan kondusif demi keberlangsungan pembangunan di Papua Tengah,” ujar Jhon.
Ia menegaskan bahwa menjaga keamanan bukan hanya menjadi tugas aparat kepolisian, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh adat, tokoh agama, pemuda, pemerintah daerah, dan lembaga masyarakat.
Selain itu, Jhon berharap sinergi antara pemerintah daerah, DPR RI, DPRD, dan aparat keamanan terus diperkuat agar berbagai program penguatan keamanan, termasuk pembangunan Mako Brimob, dapat segera direalisasikan.
Menurutnya, pendekatan yang melibatkan seluruh unsur masyarakat menjadi kunci dalam mencegah potensi konflik sekaligus menjaga stabilitas daerah. Dengan kondisi keamanan yang terjaga, berbagai program pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan lebih optimal.
“Harapan kami, Mimika dan Papua Tengah terus menjadi daerah yang aman, damai, dan kondusif sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat pembangunan secara berkelanjutan,” tutupnya. (Etty)






