Menu

Mode Gelap
HUT ke-4 Papua Tengah Jadi Titik Awal Program BANGKIT untuk Generasi Sehat Papua DPD RI Perkuat Budaya Pelayanan Publik Melalui Data Akurat dan SDM Profesional Gubernur Meki Nawipa Siapkan Program “Bangkit Papua Tengah” untuk Percepat Penanganan 1.000 Balita Berisiko Stunting DPD RI Dorong Pengesahan RUU Daerah Kepulauan untuk Wujudkan Keadilan Pembangunan Maritim Perkuat Layanan Kesehatan di Pedalaman, Wilhelmus Pigai Serahkan Bantuan Obat Kemenkes RI ke Puskesmas Wangbe 700 Pelari Meriahkan Bhayangkara Fun Run 5K, Wujud Sinergi Polda Papua Tengah dan DPD BMP RI

Headline

Pemancing Hilang di Perairan Kaimana Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Resmi Ditutup

Etty Welerbadge-check


					Pemancing Hilang di Perairan Kaimana Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Resmi Ditutup Perbesar

TIMIKA (Kaimana) – Operasi pencarian terhadap seorang pemancing yang dilaporkan hilang di perairan Tanjung Bicari, Kabupaten Kaimana, Papua Barat, resmi ditutup setelah korban berhasil ditemukan pada Rabu (29/7/2026).

Korban diketahui bernama Suhardin, yang sebelumnya dilaporkan belum kembali setelah berangkat melaut menggunakan longboat fiber bermesin 15 PK. Ia terakhir kali meninggalkan Pelabuhan Telkom Kaimana pada Sabtu (25/7/2026) lalu sekitar pukul 04.00 WIT untuk mencari ikan.

IMG 20260729 WA0162

Koordinator Operasi SAR Kaimana, Silas Wopari, mengatakan korban ditemukan di perairan Kaimana. Identitas korban dipastikan oleh pihak keluarga berdasarkan ciri-ciri fisik serta barang yang masih melekat pada tubuh korban.

“Korban dapat dikenali oleh pihak keluarga. Salah satu bukti fisik yang menjadi identitas korban adalah jam tangan yang masih terpasang di tangan kiri korban, sehingga keluarga memastikan bahwa korban adalah anggota keluarga yang selama ini dicari,” ujar Silas.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian yang melibatkan tim SAR gabungan resmi dihentikan.

Silas menjelaskan, operasi SAR dilaksanakan oleh tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, masyarakat, serta keluarga korban. Seluruh personel yang terlibat kini telah dikembalikan ke satuan masing-masing.

“Operasi SAR terhadap korban longboat fiber yang mengalami musibah pelayaran telah dinyatakan ditutup, dan seluruh unsur SAR gabungan dikembalikan ke instansi masing-masing,” katanya.

Atas kerja sama seluruh pihak selama proses pencarian berlangsung, Basarnas menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada semua unsur yang telah berpartisipasi.

Selain itu, Basarnas juga mengimbau masyarakat Kabupaten Kaimana, khususnya pengguna transportasi laut, agar lebih mengutamakan aspek keselamatan saat beraktivitas di laut.

Masyarakat diminta memperhatikan kapasitas muatan longboat, memastikan kondisi mesin dalam keadaan baik, serta memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) yang cukup sebelum berlayar.

Langkah tersebut dinilai penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan di perairan sekitar Kaimana. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Himpunan Pengusaha OAP Papua Tengah Minta Kepastian Paket Pekerjaan, Dinas PUPR: Tunggu APBD Perubahan

29 Juli 2026 - 08:47 WIB

IMG 20260729 WA0137

Dua Terduga Pelaku Pengeroyokan Pelajar Hingga Tewas Berhasil Ditangkap, Polisi Masih Kembangkan Kasus

29 Juli 2026 - 08:39 WIB

IMG 20260729 WA0093

Kontingen Deiyai Resmi Dilepas ke Jamnas XII, Bupati Titip Misi Menggerakkan Pramuka

29 Juli 2026 - 08:34 WIB

IMG 20260729 WA0091

Pemprov Papua Tengah Perkuat Cadangan Pangan, Kabupaten Diminta Siapkan Anggaran dan Data Akurat

29 Juli 2026 - 08:29 WIB

IMG 20260729 WA0009

Polda Papua Tengah Gelar Rakernis Fungsi Binmas dan Latihan Peningkatan Kemampuan Bhabinkamtibmas Tahun Anggaran 2026 

29 Juli 2026 - 08:21 WIB

IMG 20260728 WA0152
Trending di Headline