TIMIKA (Kaimana) – Operasi pencarian terhadap seorang pemancing yang dilaporkan hilang di perairan Tanjung Bicari, Kabupaten Kaimana, Papua Barat, resmi ditutup setelah korban berhasil ditemukan pada Rabu (29/7/2026).
Korban diketahui bernama Suhardin, yang sebelumnya dilaporkan belum kembali setelah berangkat melaut menggunakan longboat fiber bermesin 15 PK. Ia terakhir kali meninggalkan Pelabuhan Telkom Kaimana pada Sabtu (25/7/2026) lalu sekitar pukul 04.00 WIT untuk mencari ikan.

Koordinator Operasi SAR Kaimana, Silas Wopari, mengatakan korban ditemukan di perairan Kaimana. Identitas korban dipastikan oleh pihak keluarga berdasarkan ciri-ciri fisik serta barang yang masih melekat pada tubuh korban.
“Korban dapat dikenali oleh pihak keluarga. Salah satu bukti fisik yang menjadi identitas korban adalah jam tangan yang masih terpasang di tangan kiri korban, sehingga keluarga memastikan bahwa korban adalah anggota keluarga yang selama ini dicari,” ujar Silas.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian yang melibatkan tim SAR gabungan resmi dihentikan.
Silas menjelaskan, operasi SAR dilaksanakan oleh tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, masyarakat, serta keluarga korban. Seluruh personel yang terlibat kini telah dikembalikan ke satuan masing-masing.
“Operasi SAR terhadap korban longboat fiber yang mengalami musibah pelayaran telah dinyatakan ditutup, dan seluruh unsur SAR gabungan dikembalikan ke instansi masing-masing,” katanya.
Atas kerja sama seluruh pihak selama proses pencarian berlangsung, Basarnas menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada semua unsur yang telah berpartisipasi.
Selain itu, Basarnas juga mengimbau masyarakat Kabupaten Kaimana, khususnya pengguna transportasi laut, agar lebih mengutamakan aspek keselamatan saat beraktivitas di laut.
Masyarakat diminta memperhatikan kapasitas muatan longboat, memastikan kondisi mesin dalam keadaan baik, serta memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) yang cukup sebelum berlayar.
Langkah tersebut dinilai penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan di perairan sekitar Kaimana. (IT)







