Menu ✖

Mode Gelap
Pastor Berusia 36 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana Sempat Viral Pimpin Upacara Hardiknas, Deki Degei Berterima Kasih kepada Gubernur Papua Tengah Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026 Komite IV DPD RI Evaluasi Realisasi TKD dan Dana Otsus di Papua Papua di Ambang Pintu Neraka atau Surga: Refleksi Kemanusiaan atas Konflik dan Perdamaian Isu Reshuffle Kabinet, Natalius Pigai: Saya Tak Pernah Bermimpi Jadi Menteri

Headline

Pemancing Hilang di Perairan Kaimana Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Resmi Ditutup

Etty Welerbadge-check


					Pemancing Hilang di Perairan Kaimana Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Resmi Ditutup Perbesar

TIMIKA (Kaimana) – Operasi pencarian terhadap seorang pemancing yang dilaporkan hilang di perairan Tanjung Bicari, Kabupaten Kaimana, Papua Barat, resmi ditutup setelah korban berhasil ditemukan pada Rabu (29/7/2026).

Korban diketahui bernama Suhardin, yang sebelumnya dilaporkan belum kembali setelah berangkat melaut menggunakan longboat fiber bermesin 15 PK. Ia terakhir kali meninggalkan Pelabuhan Telkom Kaimana pada Sabtu (25/7/2026) lalu sekitar pukul 04.00 WIT untuk mencari ikan.

IMG 20260729 WA0162

Koordinator Operasi SAR Kaimana, Silas Wopari, mengatakan korban ditemukan di perairan Kaimana. Identitas korban dipastikan oleh pihak keluarga berdasarkan ciri-ciri fisik serta barang yang masih melekat pada tubuh korban.

“Korban dapat dikenali oleh pihak keluarga. Salah satu bukti fisik yang menjadi identitas korban adalah jam tangan yang masih terpasang di tangan kiri korban, sehingga keluarga memastikan bahwa korban adalah anggota keluarga yang selama ini dicari,” ujar Silas.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian yang melibatkan tim SAR gabungan resmi dihentikan.

Silas menjelaskan, operasi SAR dilaksanakan oleh tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, masyarakat, serta keluarga korban. Seluruh personel yang terlibat kini telah dikembalikan ke satuan masing-masing.

“Operasi SAR terhadap korban longboat fiber yang mengalami musibah pelayaran telah dinyatakan ditutup, dan seluruh unsur SAR gabungan dikembalikan ke instansi masing-masing,” katanya.

Atas kerja sama seluruh pihak selama proses pencarian berlangsung, Basarnas menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada semua unsur yang telah berpartisipasi.

Selain itu, Basarnas juga mengimbau masyarakat Kabupaten Kaimana, khususnya pengguna transportasi laut, agar lebih mengutamakan aspek keselamatan saat beraktivitas di laut.

Masyarakat diminta memperhatikan kapasitas muatan longboat, memastikan kondisi mesin dalam keadaan baik, serta memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) yang cukup sebelum berlayar.

Langkah tersebut dinilai penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan di perairan sekitar Kaimana. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

HUT ke-65, DPD Partai Golkar Mimika Gelar Syukuran, Perkuat Kebersamaan dan Solidaritas Partai

20 Oktober 2026 - 15:19 WIB

IMG 20261021 001323

John NR Gobai Dorong Penataan Danau Paniai, Ekskavator Amfibi Disiapkan untuk Atasi Pendangkalan

20 Oktober 2026 - 13:54 WIB

IMG 20261020 225243

Hari Pertama Pelayanan Perlinsos di Deiyai, 500 Warga Jadi Sasaran Awal

20 Oktober 2026 - 13:46 WIB

IMG 20261020 WA0046

Pemuda Katolik Desak Pemprov, DPR, MRP dan Polda Papua Tengah Tertibkan Peredaran Miras

20 Oktober 2026 - 13:41 WIB

IMG 20261020 WA0044

Pemkab Mimika Susun RAD TB 2026 – 2030, Perkuat Kolaborasi Tingkat Sektor

20 Oktober 2026 - 13:35 WIB

IMG 20261020 WA0042
Trending di Headline