Menu ✖

Mode Gelap
Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat Meki–Deinas: Ketika Langit dan Gunung Bertemu Pastor Berusia 36 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana

Headline

Himpunan Pengusaha OAP Papua Tengah Minta Kepastian Paket Pekerjaan, Dinas PUPR: Tunggu APBD Perubahan

Etty Welerbadge-check


					Himpunan Pengusaha OAP Papua Tengah Minta Kepastian Paket Pekerjaan, Dinas PUPR: Tunggu APBD Perubahan Perbesar

NABIRE – Himpunan Pengusaha Orang Asli Papua (OAP) Provinsi Papua Tengah kembali menyampaikan aspirasi kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Papua Tengah di Jalan Dr. Sam Ratulangi, Nabire, Rabu (29/7/2026).

Mereka meminta kepastian mengenai paket pekerjaan pembangunan serta transparansi alokasi anggaran yang diperuntukkan bagi pengusaha asli Papua.

Pertemuan yang berlangsung antara perwakilan pengusaha OAP dan jajaran Dinas PUPR Papua Tengah membahas peluang pengalokasian paket pekerjaan bagi pengusaha asli Papua. Namun, belum menghasilkan keputusan final karena keterbatasan anggaran pada APBD Induk Tahun 2026.

IMG 20260729 WA0133

Koordinator Pengusaha Perorangan, Agus Auparay, mengatakan bahwa hasil pertemuan lebih mengarah pada komitmen untuk mengupayakan perubahan melalui mekanisme APBD Perubahan.

“Tidak ada keputusan hari ini, tetapi ada komitmen untuk mengupayakan perubahan. Kami akan menunggu realisasi melalui surat resmi. Kalau aspirasi ini tidak diakomodasi dalam perubahan anggaran, maka kami akan mempertimbangkan langkah lanjutan, termasuk melakukan aksi kembali,” ujar Agus kepada sejumlah awak media usai pertemuan.

Meski demikian, Agus menegaskan pihaknya tetap menghormati pemerintah daerah dan berharap aspirasi para pengusaha asli Papua dapat diakomodasi sesuai mekanisme yang berlaku.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Papua Tengah, Andarias Tomi Tulak, menjelaskan bahwa permintaan pengusaha OAP belum dapat dipenuhi dalam APBD Induk karena seluruh program telah ditetapkan melalui sistem penganggaran.

“Hari ini mereka meminta agar langsung mendapatkan paket pekerjaan, tetapi secara administrasi sudah tidak memungkinkan. Semua program dalam APBD Induk sudah tersistem sehingga tidak bisa diubah lagi,” jelas Andarias kepada wartawan.

Ia mengatakan, pada APBD Induk saat ini hanya terdapat program pembangunan 43 unit rumah yang telah dialokasikan dan dilaksanakan sesuai mekanisme yang berlaku.

IMG 20260729 WA0140

Menurutnya, peluang penambahan paket pekerjaan bagi pengusaha OAP baru dapat dipertimbangkan melalui APBD Perubahan apabila tersedia alokasi anggaran.

“Untuk APBD Perubahan kami akan berupaya mengalokasikan anggaran bagi pengusaha OAP, tetapi kami belum bisa memastikan besaran anggaran maupun waktunya karena harus melalui mekanisme dan pembahasan sesuai ketentuan,” katanya.

Andarias juga mengingatkan bahwa peluang memperoleh paket pekerjaan tidak hanya berada di Dinas PUPR, tetapi juga terdapat pada organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya yang memiliki program pembangunan.

Selain itu, ia mengajak seluruh pengusaha OAP untuk menjaga komitmen terhadap pemerataan kesempatan memperoleh pekerjaan.

“Kalau sudah mendapatkan paket pekerjaan di APBD Induk, jangan lagi meminta tambahan pada APBD Perubahan. Berikan kesempatan kepada pengusaha OAP lain yang belum memperoleh pekerjaan, sehingga pemerataan bisa terwujud,” pungkasnya.

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana dialog dan diakhiri dengan kesepahaman bahwa aspirasi para pengusaha OAP akan menjadi bahan pertimbangan dalam pembahasan APBD Perubahan, sesuai kemampuan keuangan daerah dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sumpah Pemuda ke-98 di Mimika Barat Jauh, Rettob Tegaskan Pembangunan Harus Menjangkau Kampung

28 Oktober 2026 - 11:44 WIB

IMG 20261028 203824

Semarak Sumpah Pemuda ke-98, SMP Negeri Uta Gelar Lomba Cerdas Cermat hingga Voli

28 Oktober 2026 - 11:00 WIB

IMG 20261028 194842

Pertamina dan Disperindag Sidak SPBU SP 2, Temukan Indikasi Pengisian BBM Tak Wajar

28 Oktober 2026 - 10:41 WIB

IMG 20261028 194111

Serukan Kebenaran dan Keadilan, Aspirasi KNPB Diterima DPRK Mimika 

28 Oktober 2026 - 10:25 WIB

IMG 20261028 192133

Massa Datang dari Sejumlah Wilayah, 150 Personel Gabungan Disiagakan

28 Oktober 2026 - 10:18 WIB

IMG 20261028 191714
Trending di Headline