Menu ✖

Mode Gelap
Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat Meki–Deinas: Ketika Langit dan Gunung Bertemu Pastor Berusia 36 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana

Headline

Gubernur Papua Tengah: Ekspor Perdana Bawal Hitam ke Malaysia Buka Peluang Investasi

Etty Welerbadge-check


					Gubernur Papua Tengah: Ekspor Perdana Bawal Hitam ke Malaysia Buka Peluang Investasi Perbesar

TIMIKA – Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, menyebut ekspor perdana 42 ton ikan bawal hitam ke Malaysia menjadi langkah besar bagi kemajuan sektor perikanan daerah. Ia optimistis ekspor ini akan menarik investasi dan menciptakan lapangan kerja baru.

IMG 20260630 WA0160

Ekspor senilai sekitar Rp756 juta itu dilakukan melalui Pelabuhan Perikanan Pomako, Kabupaten Mimika, Selasa (30/6). Komoditas milik CV. Seafood Sejahtera Papua (SSP) tersebut telah mengantongi sertifikasi dari Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Papua Tengah.

Meki mengatakan keberhasilan ini membuktikan hasil perikanan Papua Tengah mampu memenuhi standar pasar internasional. Menurutnya, ekspor perdana ini menjadi momentum kebangkitan sektor kelautan dan perikanan di Papua Tengah.

“Keberhasilan ini menunjukkan komoditas unggulan Papua Tengah memiliki kualitas yang mampu bersaing di pasar dunia,” kata Meki.

Ia berharap semakin banyak komoditas unggulan Papua Tengah menembus pasar ekspor. Dampaknya diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

IMG 20260701 WA0189

Kepala Karantina Papua Tengah, Anton Panji Mahendra, mengatakan pihaknya memastikan seluruh proses ekspor memenuhi persyaratan negara tujuan. Pemeriksaan dilakukan mulai dari kesehatan komoditas hingga penerbitan sertifikat kesehatan atau Health Certificate.

Anton mengatakan Karantina Papua Tengah juga mempercepat layanan ekspor melalui sistem Permohonan Tindakan Karantina (PTK) Online yang terintegrasi dalam platform BEST TRUST. Layanan digital itu membuat proses sertifikasi lebih cepat, transparan, dan efisien.

“Kami hadir bukan untuk menghambat, melainkan menjadi karpet merah bagi UMKM dan pelaku usaha, khususnya eksportir perikanan,” ujar Anton.

IMG 20260630 WA0159

Menurut Anton, ekspor perdana ini merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Provinsi Papua Tengah, Pemerintah Kabupaten Mimika, Bea Cukai Timika, Dinas Kelautan dan Perikanan, serta pelaku usaha. Sinergi tersebut diharapkan dapat meningkatkan volume ekspor perikanan dari Papua Tengah ke pasar global. (Cr1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi

26 Oktober 2026 - 13:41 WIB

IMG 20261026 WA0066

Bayi Laki-Laki Ditemukan Tak Bernyawa Dalam Kantong Plastik di Jalan Megantara Timika

26 Oktober 2026 - 13:09 WIB

IMG 20261026 WA0019

HUT ke-70 GKI di Tanah Papua, Jemaat Diajak Perkuat Kasih, Keadilan, dan Kedamaian di Mimika

26 Oktober 2026 - 12:53 WIB

IMG 20261026 214619

Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan

26 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Gubernur dan rombongan melihat langsung proses pergerakan kendaraan di lapangan dari room kontrol

Tekan Stunting, TP-PKK Mimika Siapkan Satu Orang Tua Asuh untuk Setiap Anak

25 Oktober 2026 - 14:55 WIB

IMG 20261025 WA0029
Trending di Headline