Menu

Mode Gelap
Perkuat Layanan Kesehatan di Pedalaman, Wilhelmus Pigai Serahkan Bantuan Obat Kemenkes RI ke Puskesmas Wangbe 700 Pelari Meriahkan Bhayangkara Fun Run 5K, Wujud Sinergi Polda Papua Tengah dan DPD BMP RI OPINI : Menggugat ke PTUN Tak Cukup Bermodal Somasi TKT Group Timika Raih 15 Medali di Thyres Taekwondo Championship 2026 Ekspor Perdana Hasil Laut Mimika Jadi Langkah Baru Papua Tengah Menembus Pasar Global Pendidikan Jadi Kunci Masa Depan Papua, Meki Nawipa Apresiasi Beasiswa Puncak Cerdas

Headline

Gubernur Papua Tengah: Ekspor Perdana Bawal Hitam ke Malaysia Buka Peluang Investasi

Etty Welerbadge-check


					Gubernur Papua Tengah: Ekspor Perdana Bawal Hitam ke Malaysia Buka Peluang Investasi Perbesar

TIMIKA – Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, menyebut ekspor perdana 42 ton ikan bawal hitam ke Malaysia menjadi langkah besar bagi kemajuan sektor perikanan daerah. Ia optimistis ekspor ini akan menarik investasi dan menciptakan lapangan kerja baru.

IMG 20260630 WA0160

Ekspor senilai sekitar Rp756 juta itu dilakukan melalui Pelabuhan Perikanan Pomako, Kabupaten Mimika, Selasa (30/6). Komoditas milik CV. Seafood Sejahtera Papua (SSP) tersebut telah mengantongi sertifikasi dari Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Papua Tengah.

Meki mengatakan keberhasilan ini membuktikan hasil perikanan Papua Tengah mampu memenuhi standar pasar internasional. Menurutnya, ekspor perdana ini menjadi momentum kebangkitan sektor kelautan dan perikanan di Papua Tengah.

“Keberhasilan ini menunjukkan komoditas unggulan Papua Tengah memiliki kualitas yang mampu bersaing di pasar dunia,” kata Meki.

Ia berharap semakin banyak komoditas unggulan Papua Tengah menembus pasar ekspor. Dampaknya diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

IMG 20260701 WA0189

Kepala Karantina Papua Tengah, Anton Panji Mahendra, mengatakan pihaknya memastikan seluruh proses ekspor memenuhi persyaratan negara tujuan. Pemeriksaan dilakukan mulai dari kesehatan komoditas hingga penerbitan sertifikat kesehatan atau Health Certificate.

Anton mengatakan Karantina Papua Tengah juga mempercepat layanan ekspor melalui sistem Permohonan Tindakan Karantina (PTK) Online yang terintegrasi dalam platform BEST TRUST. Layanan digital itu membuat proses sertifikasi lebih cepat, transparan, dan efisien.

“Kami hadir bukan untuk menghambat, melainkan menjadi karpet merah bagi UMKM dan pelaku usaha, khususnya eksportir perikanan,” ujar Anton.

IMG 20260630 WA0159

Menurut Anton, ekspor perdana ini merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Provinsi Papua Tengah, Pemerintah Kabupaten Mimika, Bea Cukai Timika, Dinas Kelautan dan Perikanan, serta pelaku usaha. Sinergi tersebut diharapkan dapat meningkatkan volume ekspor perikanan dari Papua Tengah ke pasar global. (Cr1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

SMKS Kesehatan Anigou Nabire Gelar MPLS 2026, Tanamkan Kemandirian dan Semangat Berprestasi bagi Peserta Didik Baru

14 Juli 2026 - 07:06 WIB

IMG 20260714 WA0141

Resmi Jabat Kapolres Mimika, AKBP Alredo Prioritaskan Keberlanjutan Program dan Peningkatan Pelayanan Kepada Masyarakat

14 Juli 2026 - 07:01 WIB

IMG 20260714 WA0136

Sentuhan Adat dan Pedang Pora Warnai Penyambutan Kapolres Mimika AKBP Alredo Rumbiak

14 Juli 2026 - 06:56 WIB

IMG 20260714 WA0117

Pemkab Deiyai Lepas 20 Putra-Putri Terbaik Menempuh Pendidikan di Mepa Boarding School Nabire

13 Juli 2026 - 12:48 WIB

IMG 20260713 WA0154

Kapolda Papua Tengah Lantik Irwasda, Dansat Brimob, Karorena dan Dua Kapolres

13 Juli 2026 - 12:37 WIB

IMG 20260713 WA0126
Trending di Headline