Menu ✖

Mode Gelap
Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026 Komite IV DPD RI Evaluasi Realisasi TKD dan Dana Otsus di Papua Papua di Ambang Pintu Neraka atau Surga: Refleksi Kemanusiaan atas Konflik dan Perdamaian Isu Reshuffle Kabinet, Natalius Pigai: Saya Tak Pernah Bermimpi Jadi Menteri TNI AD dan DPD RI Turun Tangan Atasi Masalah Infrastruktur Daerah Komite IV DPD RI Rampungkan Uji Kelayakan 23 Calon Anggota BPK RI

Headline

Gubernur Papua Tengah: Ekspor Perdana Bawal Hitam ke Malaysia Buka Peluang Investasi

Etty Welerbadge-check


					Gubernur Papua Tengah: Ekspor Perdana Bawal Hitam ke Malaysia Buka Peluang Investasi Perbesar

TIMIKA – Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, menyebut ekspor perdana 42 ton ikan bawal hitam ke Malaysia menjadi langkah besar bagi kemajuan sektor perikanan daerah. Ia optimistis ekspor ini akan menarik investasi dan menciptakan lapangan kerja baru.

IMG 20260630 WA0160

Ekspor senilai sekitar Rp756 juta itu dilakukan melalui Pelabuhan Perikanan Pomako, Kabupaten Mimika, Selasa (30/6). Komoditas milik CV. Seafood Sejahtera Papua (SSP) tersebut telah mengantongi sertifikasi dari Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Papua Tengah.

Meki mengatakan keberhasilan ini membuktikan hasil perikanan Papua Tengah mampu memenuhi standar pasar internasional. Menurutnya, ekspor perdana ini menjadi momentum kebangkitan sektor kelautan dan perikanan di Papua Tengah.

“Keberhasilan ini menunjukkan komoditas unggulan Papua Tengah memiliki kualitas yang mampu bersaing di pasar dunia,” kata Meki.

Ia berharap semakin banyak komoditas unggulan Papua Tengah menembus pasar ekspor. Dampaknya diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

IMG 20260701 WA0189

Kepala Karantina Papua Tengah, Anton Panji Mahendra, mengatakan pihaknya memastikan seluruh proses ekspor memenuhi persyaratan negara tujuan. Pemeriksaan dilakukan mulai dari kesehatan komoditas hingga penerbitan sertifikat kesehatan atau Health Certificate.

Anton mengatakan Karantina Papua Tengah juga mempercepat layanan ekspor melalui sistem Permohonan Tindakan Karantina (PTK) Online yang terintegrasi dalam platform BEST TRUST. Layanan digital itu membuat proses sertifikasi lebih cepat, transparan, dan efisien.

“Kami hadir bukan untuk menghambat, melainkan menjadi karpet merah bagi UMKM dan pelaku usaha, khususnya eksportir perikanan,” ujar Anton.

IMG 20260630 WA0159

Menurut Anton, ekspor perdana ini merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Provinsi Papua Tengah, Pemerintah Kabupaten Mimika, Bea Cukai Timika, Dinas Kelautan dan Perikanan, serta pelaku usaha. Sinergi tersebut diharapkan dapat meningkatkan volume ekspor perikanan dari Papua Tengah ke pasar global. (Cr1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

HMI Cabang Mimika dan GPII Papua Tengah Bagikan 150 Masker Gratis, Desak Pemkab Antisipasi Dampak Kabut Asap

11 Oktober 2026 - 02:43 WIB

IMG 20261011 114058

Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026

11 Oktober 2026 - 02:09 WIB

IMG 20261011 WA0025

Mimika Genap 30 Tahun, Keluarga Perintis Pemekaran Pertanyakan Pengakuan atas Jasa Orang Tua “Jangan Dihapus dari Sejarah”

10 Oktober 2026 - 07:22 WIB

IMG 20261010 WA0011

Polres Mimika Dorong Pelajar SMP Negeri 10 Manfaatkan Peluang Beasiswa SMA Kemala Taruna Bhayangkara

10 Oktober 2026 - 06:37 WIB

IMG 20261010 WA0009

Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Sebuah Kamar Hotel, Polisi Lakukan Penyelidikan

10 Oktober 2026 - 06:32 WIB

IMG 20261010 WA0007
Trending di Headline