Menu ✖

Mode Gelap
Yorrys Raweyai Dorong Aspirasi Daerah Menjadi Perhatian Nasional Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat Meki–Deinas: Ketika Langit dan Gunung Bertemu

Headline

Dinkes Mimika Gelar Workshop TB DOTS untuk Perkuat Layanan TBC di Daerah Terpencil

Etty Welerbadge-check


					Dinkes Mimika Gelar Workshop TB DOTS untuk Perkuat Layanan TBC di Daerah Terpencil Perbesar

TIMIKA – Pemkab Mimika melalui Dinas Kesehatan gelar workshop TB DOTS untuk petugas puskesmas pembantu (Pustu) di hotel Grand Tembaga, Selasa (2/6/2026).

Workshop dibagi dua gelombang. Gelombang pertama untuk petugas di wilayah kota dangelombang dua (Kamis dan Jumat) untuk petugas dari daerah terpencil.

Tujuan dari kegiatan ini adalah para petugas Pustu dibekali kemampuan penanganan TBC secara menyeluruh, mulai dari skrining, pemeriksaan, diagnosis, pengobatan, pemantauan pengobatan, investigasi kontak, terapi pencegahan TBC, hingga pencatatan dan pelaporan kasus.

Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Mimika, Kamaludin mengatakan selama ini layanan TBC lebih banyak dilakukan oleh rumah sakit dan puskesmas induk, sementara peran Pustu masih relatif terbatas. Padahal, banyak pasien TBC yang tinggal di kampung dan jauh dari Puskesmas Induk.

“Kita sekarang melaksanakan ini dengan harapan teman-teman Pustu ini punya kontribusi yang besar untuk program TBC, jadi mereka bisa screening di kampungnya, memulai pengobatan hingga pemantauan,” ujar Kamaludin saat diwawancarai.

Ia menegasakan peran Pustu sangat perlu dioptimalkan, karena kendala yang dialami selama ini adalah jarak pasien ke kota terlalu jauh, kemudian lamanya masa pengobatan membuat pasien menghentikan terapi sebelum waktunya.

Berdasarkan data yang dicatat Dinkes Mimika jumlah pasien TBC yang menjalani pengobatan sepanjang tahun 2025 mencapai 2.407 orang, sementara pasien sembuh belum dirilis karena masih ada yang menjalani pengobatan. Sementara untuk tahun 2024 angak kesembuhan tercatat 76 persen, masih di bawah target nasional yaitu 90 persen.

Pada tahun 2026, bulan Januari hingga Mei, Dinkes mencatat 982 pasien TBC menjalani pengobatan. Namun, Kamaludin mengatakan petugas tetap melakukan pemantauan terhadap pasien yang memulai pengobatan pada tahun 2025 hingga tuntas nanti.

“Kita berharap nanti setelah Pustu ini dilatih, selain menemukan pasien, mereka juga bisa meningkatkan cakupan dalam hal menyembuhkan pasien. Sehingga yang tadi misalnya masalah jarak jauh bisa diatasi,” harapnya.

Pelatihan tenaga Pustu ini juga bertujuan mendekatkan layanan kepada masyarakat sehingga pasien tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh dan mengeluarkan biaya transportasi hanya untuk mengambil obat.

“Kalau setelah kita latih nanti, maka pasien yang ada di Nawaripi itu tidak perlu lagi ke Wania, kecuali ada komplikasi yang harus dikonsulkan ke dokter. Kalau hanya melanjutkan pengobatannya, dia bisa minta obatnya di Pustu, sama seperti teman-teman di pantai nanti,” pungkasnya. (Cr2)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KPA Paniai Edukasi Siswa SMP Negeri Wegee Bino tentang Pencegahan HIV-AIDS

2 November 2026 - 07:56 WIB

IMG 20261102 WA0023

KPA Paniai Edukasi Jemaat Yerusalem Yimouto tentang Pencegahan HIV-AIDS

2 November 2026 - 07:52 WIB

IMG 20261102 WA0000

Serahkan Kasus Penikaman ASN ke Polisi, Pemkab Puncak Minta Keluarga Korban dan Warga Tetap Tenang, Kapolres Bentuk Tim Buru Pelaku

2 November 2026 - 07:46 WIB

20261102

Bupati Nabire Dorong Penataan Kenaikan Pangkat ASN, OPD Diminta Siapkan Operator Kepegawaian

2 November 2026 - 07:33 WIB

IMG 20261102 163315

Rektor USWIM Apresiasi Aksi Mahasiswa Papua Tengah, Dorong Pemerintah Bangun Perpustakaan Daerah dan Kampus

2 November 2026 - 07:28 WIB

IMG 20261102 WA0016
Trending di News