Menu ✖

Mode Gelap
Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat Meki–Deinas: Ketika Langit dan Gunung Bertemu Pastor Berusia 36 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana Sempat Viral Pimpin Upacara Hardiknas, Deki Degei Berterima Kasih kepada Gubernur Papua Tengah Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026 Komite IV DPD RI Evaluasi Realisasi TKD dan Dana Otsus di Papua

Headline

Mimika Bangun Pusat Pembibitan Sapi, Langkah Hapus Ketergantungan Pasokan Luar Daerah

Etty Welerbadge-check


					Mimika Bangun Pusat Pembibitan Sapi, Langkah Hapus Ketergantungan Pasokan Luar Daerah Perbesar

TIMIKA – Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua Tengah, bersiap mewujudkan kemandirian pangan dengan menyiapkan lahan seluas lima hektare di Kampung Limau Asri SP 5, Distrik Iwaka, untuk pembangunan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) pembibitan ternak sapi. Langkah ini digagas untuk menjadikan Mimika sebagai salah satu sentra peternakan sapi utama di wilayah Papua Tengah.

Bupati Mimika, Johannes Rettob, menjelaskan lokasi yang telah disiapkan itu nantinya mampu menampung sekitar 100 hingga 150 ekor sapi indukan. Pembangunan UPTD ini akan dikerjasamakan dengan Pemerintah Provinsi Papua Tengah agar berjalan optimal.

 “Kami sudah punya lokasi dan kandang yang siap pakai, tinggal penempatan sapi. Jika fasilitas ini beroperasi nanti, kita tidak lagi bergantung pada pasokan dari luar daerah, dan harga daging sapi di pasaran pun bisa lebih bersaing,” ujar Johannes di Timika, belum lama ini.

Saat ini, kebutuhan daging sapi masyarakat Mimika—termasuk pasokan hewan kurban saat Idul Adha—masih sangat bergantung pada pasokan dari luar daerah. Kondisi ini membuat harga sering kali melonjak, terutama saat hari besar keagamaan.

Pengembangan pembibitan ini pada tahap awal akan dikelola langsung oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Mimika. Namun ke depannya, jika populasi sapi sudah berkembang pesat, indukan akan disebarkan ke masyarakat agar warga bisa beternak secara mandiri dan meningkatkan perekonomian keluarga.

 “Sementara ini kami kelola sendiri dulu. Nanti jika sapi-sapi itu berkembang biak dan jumlahnya banyak, akan kami bagikan ke masyarakat supaya mereka bisa menjadi peternak dan menikmati hasilnya sendiri,” tambahnya. (Etty)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemkab Mimika Matangkan Perencanaan Kota Kapiraya, Siapkan Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru di Wilayah Pesisir

22 Oktober 2026 - 16:14 WIB

20261022

Disdik Mimika Buka Dispensasi Sekolah di Tengah Kebijakan PJJ Akibat Kabut Asap

22 Oktober 2026 - 15:25 WIB

IMG 20261022 WA0003

Wabup Nabire Tekankan Edukasi dan Deteksi Dini dalam Pencegahan Penyakit Menular

22 Oktober 2026 - 15:19 WIB

IMG 20261023 WA0027

Harga Cabai di Timika Tembus Rp120.000/ Kilogram

22 Oktober 2026 - 15:15 WIB

IMG 20261023 001430

Satpol PP Mimika Sita 500 Liter Miras, Warga Diminta Lapor Di Aplikasi PAMU

22 Oktober 2026 - 15:04 WIB

IMG 20261023 WA0001
Trending di Headline