Menu ✖

Mode Gelap
Sempat Viral Pimpin Upacara Hardiknas, Deki Degei Berterima Kasih kepada Gubernur Papua Tengah Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026 Komite IV DPD RI Evaluasi Realisasi TKD dan Dana Otsus di Papua Papua di Ambang Pintu Neraka atau Surga: Refleksi Kemanusiaan atas Konflik dan Perdamaian Isu Reshuffle Kabinet, Natalius Pigai: Saya Tak Pernah Bermimpi Jadi Menteri TNI AD dan DPD RI Turun Tangan Atasi Masalah Infrastruktur Daerah

Headline

Mimika Bangun Pusat Pembibitan Sapi, Langkah Hapus Ketergantungan Pasokan Luar Daerah

Etty Welerbadge-check


					Mimika Bangun Pusat Pembibitan Sapi, Langkah Hapus Ketergantungan Pasokan Luar Daerah Perbesar

TIMIKA – Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua Tengah, bersiap mewujudkan kemandirian pangan dengan menyiapkan lahan seluas lima hektare di Kampung Limau Asri SP 5, Distrik Iwaka, untuk pembangunan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) pembibitan ternak sapi. Langkah ini digagas untuk menjadikan Mimika sebagai salah satu sentra peternakan sapi utama di wilayah Papua Tengah.

Bupati Mimika, Johannes Rettob, menjelaskan lokasi yang telah disiapkan itu nantinya mampu menampung sekitar 100 hingga 150 ekor sapi indukan. Pembangunan UPTD ini akan dikerjasamakan dengan Pemerintah Provinsi Papua Tengah agar berjalan optimal.

 “Kami sudah punya lokasi dan kandang yang siap pakai, tinggal penempatan sapi. Jika fasilitas ini beroperasi nanti, kita tidak lagi bergantung pada pasokan dari luar daerah, dan harga daging sapi di pasaran pun bisa lebih bersaing,” ujar Johannes di Timika, belum lama ini.

Saat ini, kebutuhan daging sapi masyarakat Mimika—termasuk pasokan hewan kurban saat Idul Adha—masih sangat bergantung pada pasokan dari luar daerah. Kondisi ini membuat harga sering kali melonjak, terutama saat hari besar keagamaan.

Pengembangan pembibitan ini pada tahap awal akan dikelola langsung oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Mimika. Namun ke depannya, jika populasi sapi sudah berkembang pesat, indukan akan disebarkan ke masyarakat agar warga bisa beternak secara mandiri dan meningkatkan perekonomian keluarga.

 “Sementara ini kami kelola sendiri dulu. Nanti jika sapi-sapi itu berkembang biak dan jumlahnya banyak, akan kami bagikan ke masyarakat supaya mereka bisa menjadi peternak dan menikmati hasilnya sendiri,” tambahnya. (Etty)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dinkes Paniai Apresiasi Bantuan 20 Ribu Masker dari Pemprov Papua Tengah

14 Oktober 2026 - 14:43 WIB

IMG 20261014 WA0030

Terombang-ambing Semalaman di Perairan Yapero, Enam Korban KM Citra Harapan Selamat

14 Oktober 2026 - 14:39 WIB

IMG 20261014 WA0028

DP3AKB Deiyai Salurkan BKB Kit ke TK PAUD Yomeni, Dukung Pembelajaran Anak Usia Dini

14 Oktober 2026 - 14:32 WIB

IMG 20261014 WA0023

Kabut Asap Selimuti Deiyai, Puskesmas Gakokebo Imbau Warga Gunakan Masker

14 Oktober 2026 - 14:22 WIB

IMG 20261014 WA0017

Kasus ISPA di Mimika Tembus 72.977, Dinkes Imbau Warga Waspadai Kabut Asap

14 Oktober 2026 - 11:48 WIB

IMG 20261014 WA0014
Trending di Headline