Menu

Mode Gelap
DPD RI Dorong Pengesahan RUU Daerah Kepulauan untuk Wujudkan Keadilan Pembangunan Maritim Perkuat Layanan Kesehatan di Pedalaman, Wilhelmus Pigai Serahkan Bantuan Obat Kemenkes RI ke Puskesmas Wangbe 700 Pelari Meriahkan Bhayangkara Fun Run 5K, Wujud Sinergi Polda Papua Tengah dan DPD BMP RI OPINI : Menggugat ke PTUN Tak Cukup Bermodal Somasi TKT Group Timika Raih 15 Medali di Thyres Taekwondo Championship 2026 Ekspor Perdana Hasil Laut Mimika Jadi Langkah Baru Papua Tengah Menembus Pasar Global

Headline

Mimika Bangun Pusat Pembibitan Sapi, Langkah Hapus Ketergantungan Pasokan Luar Daerah

Etty Welerbadge-check


					Mimika Bangun Pusat Pembibitan Sapi, Langkah Hapus Ketergantungan Pasokan Luar Daerah Perbesar

TIMIKA – Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua Tengah, bersiap mewujudkan kemandirian pangan dengan menyiapkan lahan seluas lima hektare di Kampung Limau Asri SP 5, Distrik Iwaka, untuk pembangunan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) pembibitan ternak sapi. Langkah ini digagas untuk menjadikan Mimika sebagai salah satu sentra peternakan sapi utama di wilayah Papua Tengah.

Bupati Mimika, Johannes Rettob, menjelaskan lokasi yang telah disiapkan itu nantinya mampu menampung sekitar 100 hingga 150 ekor sapi indukan. Pembangunan UPTD ini akan dikerjasamakan dengan Pemerintah Provinsi Papua Tengah agar berjalan optimal.

 “Kami sudah punya lokasi dan kandang yang siap pakai, tinggal penempatan sapi. Jika fasilitas ini beroperasi nanti, kita tidak lagi bergantung pada pasokan dari luar daerah, dan harga daging sapi di pasaran pun bisa lebih bersaing,” ujar Johannes di Timika, belum lama ini.

Saat ini, kebutuhan daging sapi masyarakat Mimika—termasuk pasokan hewan kurban saat Idul Adha—masih sangat bergantung pada pasokan dari luar daerah. Kondisi ini membuat harga sering kali melonjak, terutama saat hari besar keagamaan.

Pengembangan pembibitan ini pada tahap awal akan dikelola langsung oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Mimika. Namun ke depannya, jika populasi sapi sudah berkembang pesat, indukan akan disebarkan ke masyarakat agar warga bisa beternak secara mandiri dan meningkatkan perekonomian keluarga.

 “Sementara ini kami kelola sendiri dulu. Nanti jika sapi-sapi itu berkembang biak dan jumlahnya banyak, akan kami bagikan ke masyarakat supaya mereka bisa menjadi peternak dan menikmati hasilnya sendiri,” tambahnya. (Etty)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Seleksi Kompetensi Calon Sekda Deiyai Dimulai, Bupati Dorong Terpilihnya Pemimpin Birokrasi Berkualitas

17 Juli 2026 - 12:22 WIB

IMG 20260717 WA0137

Kejari Mimika Targetkan Lebih dari Satu Tersangka dalam Dugaan Korupsi Proyek Pembukaan Lahan 150 Hektare, Tunggu Hasil Audit BPKP

17 Juli 2026 - 12:16 WIB

IMG 20260717 WA0122

Kapolres Mimika: Sinergi Polisi dan Kejaksaan Harus Nyata, Bukan Sekadar Seremonial

17 Juli 2026 - 12:07 WIB

IMG 20260717 WA0118

Bunda PAUD Deiyai Dorong Orang Tua Prioritaskan Pendidikan Anak Usia Dini

17 Juli 2026 - 11:57 WIB

IMG 20260717 WA0116

Pemkab Paniai Kuatkan Froum Kemitraan Untuk Percepat Penganggulangan AIDS, TBC, Dan Malaria Di Desa

17 Juli 2026 - 11:47 WIB

IMG 20260717 WA0141
Trending di News