TIMIKA — Aksi kriminalitas jalanan kembali meresahkan warga Kabupaten Mimika, Tengah. Sebuah kios kelontong milik warga di kawasan Jalan Serui Mekar, Kelurahan Otomona, Distrik Mimika Baru menjadi sasaran pembobolan oleh kawanan maling.
Pelaku yang diduga telah memantau situasi sekitar, nekat melancarkan aksinya di siang bolong saat kondisi lingkungan sedang lengang. Peristiwa tersebut menimpa Kios Sahara milik seorang warga bernama Nasaruddin. Insiden pembobolan itu terjadi pada Kamis (28/5/2026).
Akibat kejadian ini, korban harus merelakan uang tunai senilai lebih dari Rp 10 juta yang disimpan di dalam tas noken di area kasir raib dibawa kabur oleh pelaku.
Menurut keterangan Nasaruddin, aksi pencurian itu berlangsung saat ia sedang tidak berada di tempat.
“Tadi pagi saya ke salah satu distributor di Nawaripi. Saya pulang sekira jam 11.30 WIT dan kaget lihat kondisi plafon bagian dalam sudah jebol. Uang yang disimpan di dalam laci juga sudah hilang semua,” ujar Nasaruddin saat memberikan keterangan kepada anggota Polsek Mimika Baru di lokasi kejadian.
Aksi nekat pelaku ini berjalan mulus lantaran Kios Sahara sama sekali tidak dilengkapi oleh fasilitas kamera pengintai atau CCTV. Ketiadaan sistem keamanan lingkungan ini membuat korban maupun warga sekitar kesulitan untuk mengidentifikasi wajah pelaku maupun mengetahui kepastian arah datang dan pelarian sang maling.
Kondisi rumah yang sepi juga menjadi faktor pendukung bagi pelaku untuk melancarkan aksinya. Nasaruddin mengaku saat ini dirinya terpaksa tinggal seorang diri untuk menjaga kios tersebut, lantaran sang istri sedang menunaikan ibadah haji di Mekah.
“Saya memang sedang tinggal sendiri di sini, karena istri saya sementara ini sedang menunaikan ibadah haji di Mekah,” tambah Nasaruddin.
Guna kepentingan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku, petugas kepolisian telah mengarahkan Nasaruddin selaku korban untuk segera mendatangi Mapolsek Mimika Baru guna membuat laporan polisi (LP) secara resmi. (IT)






