Menu ✖

Mode Gelap
Yorrys Raweyai Dorong Aspirasi Daerah Menjadi Perhatian Nasional Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat Meki–Deinas: Ketika Langit dan Gunung Bertemu

Headline

Koops TNI Habema Evakuasi 44 Warga Pendulang Emas Dari Wilayah Rawan Gangguang Keamanan di Awimbon 

Etty Welerbadge-check


					Koops TNI Habema Evakuasi 44 Warga Pendulang Emas Dari Wilayah Rawan Gangguang Keamanan di Awimbon  Perbesar

TIMIKA (Tanah Merah) — Komando Operasi (Koops) TNI Habema bersama aparat gabungan berhasil melaksanakan evakuasi terhadap 44 warga pendulang emas dari Kampung Kawe, Distrik Awimbon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Pegunungan yang mengungsi akibat gangguan keamanan oleh kelompok separatis bersenjata Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) beberapa waktu lalu di wilayah tersebut, Senin (25/5/2026).

Pada Minggu, 24 Mei 2026, sebanyak 44 warga bersama 5 awak long boat tiba dengan selamat di Pelabuhan Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel menggunakan tiga unit long boat dari Kampung Kawe, Distrik Awimbon.

Setibanya di Pelabuhan Tanah Merah, seluruh warga langsung mendapatkan pengamanan dan pendampingan dari personel Koops TNI Habema bersama aparat gabungan guna menjalani pendataan, pemeriksaan, dan pengamanan lanjutan.

Kapen Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna menyampaikan bahwa evakuasi tersebut merupakan bentuk kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat sipil yang terdampak situasi gangguan keamanan di wilayah pedalaman Papua Pegunungan.

“Koops TNI Habema bersama aparat terkait terus berupaya memastikan situasi keamanan tetap kondusif serta meningkatkan langkah-langkah pengamanan guna mencegah terjadinya gangguan keamanan lanjutan, maupun tindakan kekerasan yang menghilangkan nyawa terhadap masyarakat sipil oleh Kelompok separatis bersenjata OPM,” ujarnya.

Selain proses evakuasi, personel Koops TNI Habema bersama aparat gabungan juga terus meningkatkan patroli dan pemantauan situasi keamanan di sejumlah wilayah rawan guna memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Peristiwa gangguan keamanan di Distrik Awimbon dinilai berdampak terhadap aktivitas dan mobilitas masyarakat di wilayah Pegunungan Bintang dan sekitarnya. Oleh karena itu, Koops TNI Habema bersama aparat terkait terus memperkuat koordinasi dalam rangka menjaga stabilitas keamanan wilayah.

Koops TNI Habema menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam melindungi masyarakat serta mendukung terciptanya situasi keamanan yang aman dan kondusif di Papua Pegunungan. (Red)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KPA Paniai Edukasi Siswa SMP Negeri Wegee Bino tentang Pencegahan HIV-AIDS

2 November 2026 - 07:56 WIB

IMG 20261102 WA0023

KPA Paniai Edukasi Jemaat Yerusalem Yimouto tentang Pencegahan HIV-AIDS

2 November 2026 - 07:52 WIB

IMG 20261102 WA0000

Serahkan Kasus Penikaman ASN ke Polisi, Pemkab Puncak Minta Keluarga Korban dan Warga Tetap Tenang, Kapolres Bentuk Tim Buru Pelaku

2 November 2026 - 07:46 WIB

20261102

Bupati Nabire Dorong Penataan Kenaikan Pangkat ASN, OPD Diminta Siapkan Operator Kepegawaian

2 November 2026 - 07:33 WIB

IMG 20261102 163315

Rektor USWIM Apresiasi Aksi Mahasiswa Papua Tengah, Dorong Pemerintah Bangun Perpustakaan Daerah dan Kampus

2 November 2026 - 07:28 WIB

IMG 20261102 WA0016
Trending di News