NABIRE — Wakil Ketua Komisi I DPR Provinsi Papua Tengah, Yohanes Kemong, meminta para anggota legislatif dari daerah pemilihan Mimika, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten, segera mengambil langkah konkret untuk merespons konflik sosial yang terjadi di Kwamki Lama, Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Seruan tersebut disampaikan Yohanes Kemong melalui grup WhatsApp Papua Tengah pada Kamis (23/4/2026), menyusul meningkatnya eskalasi konflik yang dinilai berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Ia mengajak anggota DPR Provinsi Papua Tengah dari Dapil Mimika untuk segera duduk bersama guna membahas langkah strategis dalam mencari solusi perdamaian.
Selain itu, Yohanes juga meminta anggota DPR Kabupaten Mimika untuk turut ambil bagian dalam forum bersama tersebut, sehingga penanganan konflik dapat dilakukan secara terpadu.
“Sebagai wakil rakyat, kita tidak boleh membiarkan konflik di tengah masyarakat. Kita harus hadir untuk mencari solusi damai,” tegasnya.
Ia juga mendorong Ketua DPRK Mimika agar segera menginisiasi pertemuan bersama seluruh anggota dewan guna membahas konflik yang terus memanas di wilayah Kwamki Lama.
Lebih lanjut, Yohanes mengingatkan para anggota legislatif untuk menunda sementara agenda perjalanan dinas ke luar daerah, termasuk studi banding, dan memprioritaskan penanganan konflik di wilayah masing-masing.
“Jangan keluar daerah. Hentikan sementara kegiatan di luar, mari kita duduk bersama demi kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Dalam beberapa waktu terakhir, situasi di Kwamki Lama, Timika, dilaporkan mengalami peningkatan ketegangan antarwarga, sehingga membutuhkan perhatian serius dari seluruh pemangku kepentingan, khususnya para wakil rakyat. (MB)








