Menu

Mode Gelap
Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai Imbau SMP dan SMA Terapkan Kebijakan Pendidikan Gratis Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah

Headline

Dinsos Deiyai Terapkan Pola Pemberdayaan Berputar, Beli dari Warga untuk Warga

Etty Welerbadge-check


					Dinsos Deiyai Terapkan Pola Pemberdayaan Berputar, Beli dari Warga untuk Warga Perbesar

DEIYAI — Pemerintah Kabupaten Deiyai melalui Dinas Sosial terus mengembangkan program pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan kandang dan ternak babi kepada warga di Desa Yagu, Distrik Tigi Barat, Kamis (23/4/2026).

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Deiyai, Yulita Mote, S.S., turun langsung memantau proses penyaluran bantuan sekaligus memberikan penjelasan terkait konsep pemberdayaan yang diterapkan dalam program tersebut.

IMG 20260424 WA0007

Berbeda dari pola bantuan konvensional, Dinas Sosial menerapkan mekanisme pemberdayaan berputar. Dalam skema ini, pemerintah membeli bibit ternak dari masyarakat lokal yang telah memiliki usaha ternak, kemudian menyalurkannya kembali kepada warga lain yang belum memiliki.

Melalui pola tersebut, bantuan tidak hanya menjangkau penerima manfaat, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi warga yang menjadi penyedia bibit ternak.

Salah satu bibit ternak yang disalurkan dalam program ini, misalnya, dibeli dari seorang janda di Desa Waghete II, Distrik Tigi. Model ini dinilai sebagai bentuk pemberdayaan yang mendorong solidaritas dan penguatan ekonomi berbasis komunitas.

“Intinya, pemerintah membeli bibit dari masyarakat Deiyai dan mengembalikannya lagi kepada masyarakat. Masyarakat harus saling memberdayakan, sementara pemerintah menjadi jembatan agar manfaat ekonomi ini dirasakan bersama,” ujar Yulita.

Selain sektor peternakan, Dinas Sosial juga berencana menerapkan pola serupa pada sektor perikanan pada tahun ini. Skema yang disiapkan berupa pertukaran komoditas, di mana pembudidaya ikan nila akan menerima bantuan ikan mas, dan sebaliknya.

IMG 20260424 WA0004

Langkah ini diharapkan dapat memperluas variasi usaha produktif masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi rumah tangga.

Program tersebut merupakan bagian dari implementasi visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Deiyai yang menitikberatkan pada pembangunan ekonomi kerakyatan, khususnya bagi kelompok Daba (masyarakat miskin), Dobiyo (yatim piatu), serta Miyaa (janda dan duda).

Melalui pendekatan ini, pemerintah tidak hanya menyalurkan bantuan sosial, tetapi juga mendorong terciptanya siklus pemberdayaan yang tumbuh dari masyarakat, oleh masyarakat, dan untuk masyarakat. (SK)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai Imbau SMP dan SMA Terapkan Kebijakan Pendidikan Gratis

18 Juni 2026 - 07:37 WIB

PT BCA Boosts Student Motivation with Religious Themed Event 2 (1)

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Dinkes Kabupaten Mimika Perkuat Data Kebutuhan Nakes 

17 Juni 2026 - 13:41 WIB

IMG 20260617 WA0028

BPJS Kesehatan Mimika Sosialisasikan Kepesertaan JKN bagi Relawan SPPG di Papua Tengah

17 Juni 2026 - 13:36 WIB

IMG 20260617 WA0014

Pemkab Nabire Soroti Kenaikan Harga Telur, Bawang Merah dan Cabai Rawit

17 Juni 2026 - 13:31 WIB

IMG 20260617 WA0021

Mahalnya Pakan Ternak Berdampak Harga Telur di Nabire Tinggi 

17 Juni 2026 - 13:21 WIB

IMG 20260617 WA0024
Trending di Headline