DOGIYAI – Anggota legislatif Kabupaten Dogiyai, Manfred Nawipa, mengecam keras insiden penembakan terhadap seorang warga sipil bernama Yoneas Yobe yang terjadi di Kabupaten Dogiyai, Selasa (3/3/2026) sekitar pukul 15.20 WIT.
Menurut Nawipa, kedua pemuda yang terlibat dalam peristiwa tersebut merupakan warga setempat yang biasa berbelanja di sebuah kios di lokasi kejadian. Saat itu, mereka membeli beras dan rokok sebelum hendak meninggalkan tempat tersebut menggunakan sepeda motor.
Namun, pemilik kios kemudian menuduh bahwa barang yang dibeli belum dibayar. Tuduhan itu memicu keributan hingga aparat keamanan datang untuk mengendalikan situasi.
“Dalam situasi itu, Yoneas Yobe terkena tembakan di bagian dagu,” kata Nawipa kepada wartawan melalui pesan elektronik, Kamis (5/3/2026).
Ia menjelaskan, saat ini korban sedang menjalani perawatan medis di rumah sakit dan kondisinya masih kritis sehingga membutuhkan penanganan intensif.
Nawipa menilai tindakan aparat yang melepaskan tembakan ke arah warga sipil tidak dapat dibenarkan.
“Saya sangat mengecam tindakan TNI/Polri yang melepaskan tembakan ke arah warga sipil. Korban adalah warga biasa,” tegasnya.
Meski demikian, ia menyebut situasi keamanan di Dogiyai saat ini sudah kembali kondusif dan masyarakat telah beraktivitas seperti biasa.
Ia juga meminta agar kasus tersebut diusut secara serius dan imparsial karena melibatkan penggunaan senjata oleh aparat negara terhadap warga sipil.
“Kasus ini perlu diadvokasi secara serius dan imparsial karena menggunakan alat negara yang mengenai warga sipil,” ujarnya.(MB)








