Menu

Mode Gelap
Piyos News Rayakan HUT ke-2, Perkuat Peran dari Papua Tengah hingga Nasional Bangun Keluarga Harmonis, Disdukcapil Mimika Sosialisasikan Nikah, Talak, Cerai, dan Rujuk DPD RI Sampaikan Respons atas Situasi Keamanan Papua, Dorong Penyelesaian Menyeluruh Natalius Pigai Soroti Insiden Berdarah di Papua Tengah, Minta Penyelidikan Menyeluruh Menteri HAM Tolak Pelaporan Jusuf Kalla, Dorong Penyelesaian Lewat Dialog Senator Papua Tengah Wilhelmus Pigai Soroti Temuan BPS: Penyaluran Bansos Harus Ketat Sesuai Kriteria

Headline

Tim Harmonisasi Deiyai Dihadang di Lokpon, Dialog Konflik Kapiraya Tertunda

Etty Welerbadge-check


					Tim Harmonisasi Deiyai Dihadang di Lokpon, Dialog Konflik Kapiraya Tertunda Perbesar

DEIYAI – Upaya penyelesaian konflik sosial di Distrik Kapiraya, Kabupaten Deiyai, Papua Tengah, kembali mengalami hambatan. Tim Harmonisasi Kabupaten Deiyai dihadang saat hendak memasuki wilayah tersebut melalui jalur laut dari Timika, Selasa (2/3/2016) sekitar pukul 09.23 WIT.

Rombongan bertolak dari Pelabuhan Pomako, Timika, pada Senin (2/3) pagi menggunakan satu kapal feri dan dua speedboat. Selain membawa tim pemerintah dan tokoh masyarakat, rombongan juga mengangkut bantuan bahan makanan (bama) untuk warga terdampak konflik.

Tim dipimpin Ernes Kotouki, S.IP, serta didampingi Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Kabag Tapem), Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP), Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Deiyai, Kepala Suku Papua Tengah, Kepala Suku Mee Kapiraya, serta sejumlah perwakilan masyarakat Kapiraya.

Wakil Ketua I DPRD Deiyai, Linus Koto, menjelaskan rombongan sempat memasuki wilayah muara Kali Yawei sebelum akhirnya dihadang oleh warga Suku Kamoro.

“Kami berangkat dari Timika sejak pagi. Saat tiba di muara Kali Yawei, masyarakat Kamoro melihat kedatangan kami dan melepaskan tembakan peringatan sebagai tanda bahwa kami tidak diperbolehkan masuk,” ujar Linus.

Menurutnya, situasi di sekitar pelabuhan tampak tegang. Sejumlah warga terlihat berjaga dengan membawa tombak dan anak panah. Bahkan, dua speedboat berisi warga dilaporkan sempat mengejar rombongan tim.

Dengan mempertimbangkan faktor keamanan, tim memutuskan tidak melanjutkan perjalanan menuju Kapiraya dan kembali ke Timika. Akibatnya, bantuan bahan makanan seperti beras dan kebutuhan pokok lainnya yang telah disiapkan belum dapat disalurkan kepada masyarakat.

Peristiwa ini membuat agenda dialog serta penyaluran bantuan bagi warga terdampak konflik kembali tertunda. Pemerintah daerah berencana melakukan koordinasi lanjutan dengan pihak-pihak terkait guna memastikan situasi kondusif sebelum upaya mediasi dan distribusi bantuan kembali dilaksanakan. (SK)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Antonius Kemong Terpilih Aklamasi, Siap Bawa KONI Mimika Fokus Pembinaan hingga Kampung

1 Mei 2026 - 07:27 WIB

IMG 20260501 WA0013

Musorkablub KONI Mimika Digelar, Bupati Ajak Benahi Tata Kelola dan Perluas Pembinaan Atlet

1 Mei 2026 - 06:43 WIB

20260501

400 Personel Gabungan Siaga, Pengamanan May Day di Mimika Diperketat

1 Mei 2026 - 05:49 WIB

IMG 20260501 WA0065

Semangat Persatuan Menggema di Timika, Barisan Merah Putih Papua Gelar Aksi Damai 1 Mei

1 Mei 2026 - 05:11 WIB

IMG 20260501 WA0037

Dana Otsus Papua Dipulihkan, Fokus pada Kualitas Belanja dan Target Pembangunan

30 April 2026 - 16:33 WIB

IMG 20260430 WA0045
Trending di Headline