Menu

Mode Gelap
Piyos News Rayakan HUT ke-2, Perkuat Peran dari Papua Tengah hingga Nasional Bangun Keluarga Harmonis, Disdukcapil Mimika Sosialisasikan Nikah, Talak, Cerai, dan Rujuk DPD RI Sampaikan Respons atas Situasi Keamanan Papua, Dorong Penyelesaian Menyeluruh Natalius Pigai Soroti Insiden Berdarah di Papua Tengah, Minta Penyelidikan Menyeluruh Menteri HAM Tolak Pelaporan Jusuf Kalla, Dorong Penyelesaian Lewat Dialog Senator Papua Tengah Wilhelmus Pigai Soroti Temuan BPS: Penyaluran Bansos Harus Ketat Sesuai Kriteria

Headline

Kepala Suku Besar Mee Minta Pemerintah Segera Mediasi Konflik Kapiraya

Etty Welerbadge-check


					Kepala Suku Besar Mee Minta Pemerintah Segera Mediasi Konflik Kapiraya Perbesar

NABIRE – Kepala Suku Besar Mee Provinsi Papua Tengah, Melkias Muyapa, S.IP, mendesak penyelesaian segera atas bentrokan yang terjadi di wilayah Kapiraya dan melibatkan warga Suku Mee dengan Suku Kamoro.

Dalam pernyataannya, Kamis (13/2/2026), Melkias menekankan pentingnya langkah cepat dan terukur dari pemerintah daerah serta para tokoh adat guna mencegah konflik meluas dan menimbulkan korban tambahan.

Ia meminta Pemerintah Kabupaten Mimika dan Pemerintah Kabupaten Deiyai tidak menunda penanganan persoalan tersebut. Menurutnya, koordinasi lintas daerah bersama para kepala suku dan anggota DPRK dari kedua wilayah sangat diperlukan untuk menghadirkan solusi damai.

“Kami berharap persoalan di Kapiraya ini segera diselesaikan agar tidak menimbulkan korban jiwa yang lebih banyak,” ujarnya.

Melkias juga mengingatkan masyarakat agar tidak terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama yang beredar di media sosial. Ia menilai narasi provokatif hanya akan memperkeruh keadaan dan menghambat proses perdamaian.

Menurutnya, hubungan antara Suku Mee dan Suku Kamoro selama ini telah terjalin baik dan dilandasi nilai persaudaraan sejak lama. Karena itu, ia menegaskan konflik yang terjadi saat ini tidak boleh merusak ikatan sosial yang telah dibangun turun-temurun.

Selain mendorong peran aktif pemerintah dan tokoh adat, Melkias turut meminta aparat keamanan meningkatkan pengawasan di wilayah terdampak serta memastikan perlindungan maksimal bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan.
Ia berharap seluruh pihak dapat menahan diri dan mengedepankan dialog sebagai jalan utama penyelesaian konflik, demi menjaga stabilitas dan kedamaian di Papua Tengah. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Antonius Kemong Terpilih Aklamasi, Siap Bawa KONI Mimika Fokus Pembinaan hingga Kampung

1 Mei 2026 - 07:27 WIB

IMG 20260501 WA0013

Musorkablub KONI Mimika Digelar, Bupati Ajak Benahi Tata Kelola dan Perluas Pembinaan Atlet

1 Mei 2026 - 06:43 WIB

20260501

400 Personel Gabungan Siaga, Pengamanan May Day di Mimika Diperketat

1 Mei 2026 - 05:49 WIB

IMG 20260501 WA0065

Semangat Persatuan Menggema di Timika, Barisan Merah Putih Papua Gelar Aksi Damai 1 Mei

1 Mei 2026 - 05:11 WIB

IMG 20260501 WA0037

Dana Otsus Papua Dipulihkan, Fokus pada Kualitas Belanja dan Target Pembangunan

30 April 2026 - 16:33 WIB

IMG 20260430 WA0045
Trending di Headline