Menu ✖

Mode Gelap
Sempat Viral Pimpin Upacara Hardiknas, Deki Degei Berterima Kasih kepada Gubernur Papua Tengah Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026 Komite IV DPD RI Evaluasi Realisasi TKD dan Dana Otsus di Papua Papua di Ambang Pintu Neraka atau Surga: Refleksi Kemanusiaan atas Konflik dan Perdamaian Isu Reshuffle Kabinet, Natalius Pigai: Saya Tak Pernah Bermimpi Jadi Menteri TNI AD dan DPD RI Turun Tangan Atasi Masalah Infrastruktur Daerah

Headline

Kepala Suku Besar Mee Minta Pemerintah Segera Mediasi Konflik Kapiraya

Etty Welerbadge-check


					Kepala Suku Besar Mee Minta Pemerintah Segera Mediasi Konflik Kapiraya Perbesar

NABIRE – Kepala Suku Besar Mee Provinsi Papua Tengah, Melkias Muyapa, S.IP, mendesak penyelesaian segera atas bentrokan yang terjadi di wilayah Kapiraya dan melibatkan warga Suku Mee dengan Suku Kamoro.

Dalam pernyataannya, Kamis (13/2/2026), Melkias menekankan pentingnya langkah cepat dan terukur dari pemerintah daerah serta para tokoh adat guna mencegah konflik meluas dan menimbulkan korban tambahan.

Ia meminta Pemerintah Kabupaten Mimika dan Pemerintah Kabupaten Deiyai tidak menunda penanganan persoalan tersebut. Menurutnya, koordinasi lintas daerah bersama para kepala suku dan anggota DPRK dari kedua wilayah sangat diperlukan untuk menghadirkan solusi damai.

“Kami berharap persoalan di Kapiraya ini segera diselesaikan agar tidak menimbulkan korban jiwa yang lebih banyak,” ujarnya.

Melkias juga mengingatkan masyarakat agar tidak terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama yang beredar di media sosial. Ia menilai narasi provokatif hanya akan memperkeruh keadaan dan menghambat proses perdamaian.

Menurutnya, hubungan antara Suku Mee dan Suku Kamoro selama ini telah terjalin baik dan dilandasi nilai persaudaraan sejak lama. Karena itu, ia menegaskan konflik yang terjadi saat ini tidak boleh merusak ikatan sosial yang telah dibangun turun-temurun.

Selain mendorong peran aktif pemerintah dan tokoh adat, Melkias turut meminta aparat keamanan meningkatkan pengawasan di wilayah terdampak serta memastikan perlindungan maksimal bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan.
Ia berharap seluruh pihak dapat menahan diri dan mengedepankan dialog sebagai jalan utama penyelesaian konflik, demi menjaga stabilitas dan kedamaian di Papua Tengah. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jarak Pandang Menurun, Polres Mimika Minta Pengendara Lebih Hati-hati

13 Oktober 2026 - 11:42 WIB

IMG 20261013 WA0049

Dua Terduga Pelaku Pembunuhan Warga Dekai Disergap, Polisi Sita Amunisi dan Senjata Tajam

13 Oktober 2026 - 11:36 WIB

IMG 20261013 WA0048

DPRK Mimika Perkuat Pemahaman Masyarakat soal Perlindungan UMKM OAP

13 Oktober 2026 - 11:24 WIB

IMG 20261013 WA0044

Kabut Asap Tebal Mulai Masuk Rumah Warga, Aktivitas Pagi di Tengah Ancaman Gangguan Kesehatan

13 Oktober 2026 - 11:21 WIB

IMG 20261013 WA0042

Sempat Viral Pimpin Upacara Hardiknas, Deki Degei Berterima Kasih kepada Gubernur Papua Tengah

13 Oktober 2026 - 10:50 WIB

IMG 20261013 WA0429
Trending di Headline