Menu

Mode Gelap
Gubernur Papua Tengah Tetapkan BOSDA Pendidikan Gratis Tahun 2026, Ribuan Siswa Jadi Penerima Manfaat Bupati Yampit Nawipa, Kabupaten Paniai Raih Peringkat I Kinerja Penyaluran Dana Desa Terbaik di Papua Tengah Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai Imbau SMP dan SMA Terapkan Kebijakan Pendidikan Gratis Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete

Headline

Kepala Suku Besar Mee Minta Pemerintah Segera Mediasi Konflik Kapiraya

Etty Welerbadge-check


					Kepala Suku Besar Mee Minta Pemerintah Segera Mediasi Konflik Kapiraya Perbesar

NABIRE – Kepala Suku Besar Mee Provinsi Papua Tengah, Melkias Muyapa, S.IP, mendesak penyelesaian segera atas bentrokan yang terjadi di wilayah Kapiraya dan melibatkan warga Suku Mee dengan Suku Kamoro.

Dalam pernyataannya, Kamis (13/2/2026), Melkias menekankan pentingnya langkah cepat dan terukur dari pemerintah daerah serta para tokoh adat guna mencegah konflik meluas dan menimbulkan korban tambahan.

Ia meminta Pemerintah Kabupaten Mimika dan Pemerintah Kabupaten Deiyai tidak menunda penanganan persoalan tersebut. Menurutnya, koordinasi lintas daerah bersama para kepala suku dan anggota DPRK dari kedua wilayah sangat diperlukan untuk menghadirkan solusi damai.

“Kami berharap persoalan di Kapiraya ini segera diselesaikan agar tidak menimbulkan korban jiwa yang lebih banyak,” ujarnya.

Melkias juga mengingatkan masyarakat agar tidak terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama yang beredar di media sosial. Ia menilai narasi provokatif hanya akan memperkeruh keadaan dan menghambat proses perdamaian.

Menurutnya, hubungan antara Suku Mee dan Suku Kamoro selama ini telah terjalin baik dan dilandasi nilai persaudaraan sejak lama. Karena itu, ia menegaskan konflik yang terjadi saat ini tidak boleh merusak ikatan sosial yang telah dibangun turun-temurun.

Selain mendorong peran aktif pemerintah dan tokoh adat, Melkias turut meminta aparat keamanan meningkatkan pengawasan di wilayah terdampak serta memastikan perlindungan maksimal bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan.
Ia berharap seluruh pihak dapat menahan diri dan mengedepankan dialog sebagai jalan utama penyelesaian konflik, demi menjaga stabilitas dan kedamaian di Papua Tengah. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Di Nabire, Panitia Reuni Sahabat 06 Se‑Papua Tengah Resmi Dikukuhkan

19 Juni 2026 - 09:49 WIB

IMG 20260619 WA0072

Pemkab Mimika Perkuat Sistem Perizinan Tenaga Kesehatan Lewat Sinkronisasi Data SIP dan Satu Sehat

19 Juni 2026 - 09:41 WIB

IMG 20260619 WA0071

GPDP Klasis Mimika Gelar Sidang Klasis VI, Tegaskan Gereja Harus Tangguh, Profesional, dan Relevan di Tanah Papua

19 Juni 2026 - 09:37 WIB

IMG 20260619 WA0069

Dinsos Deiyai Gelar Musyawarah Desa, Perkuat Verifikasi dan Validasi Data Kesejahteraan Sosial

19 Juni 2026 - 09:29 WIB

IMG 20260618 WA0023

Dinsos Deiyai Salurkan 1.000 Selimut dan Kelambu untuk Kelompok Rentan Melalui Dana Otsus

19 Juni 2026 - 09:26 WIB

IMG 20260619 WA0025
Trending di Headline