Menu

Mode Gelap
Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku Masyarakat Paniai Berdomisili Mimika Mendukung Daerah Otonom Kabupaten Moni, Mengecam Aksi Protes Piyos News Rayakan HUT ke-2, Perkuat Peran dari Papua Tengah hingga Nasional Bangun Keluarga Harmonis, Disdukcapil Mimika Sosialisasikan Nikah, Talak, Cerai, dan Rujuk

Headline

KaPolres Nabire Akui Peningkatan Kejahatan, Minta Peran Aktif Masyarakat

Etty Welerbadge-check


					KaPolres Nabire Akui Peningkatan Kejahatan, Minta Peran Aktif Masyarakat Perbesar

Nabire — Kapolres Kabupaten Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., mengakui adanya peningkatan intensitas tindak kejahatan di wilayah Kabupaten Nabire dalam beberapa hari terakhir. Hal itu disampaikan Kapolres kepada awak media dalam keterangan pers pada Rabu, 4 Februari 2026.

“Beberapa hari belakangan ini kita melihat ada cukup kenaikan intensitas kejahatan,” ujar AKBP Samuel Tatiratu.

Ia menyinggung peristiwa penemuan mayat yang diduga kuat merupakan korban tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas). Kasus tersebut, kata Kapolres, menjadi pekerjaan rumah serius bagi jajaran Polres Nabire untuk segera diungkap.

“Kemarin kita ada penemuan mayat yang diduga karena tindak pidana curas. Ini menjadi PR bagi kami untuk benar-benar mengungkap kejadian ini,” katanya.

Kapolres juga mengajak masyarakat Kabupaten Nabire untuk berperan aktif membantu kepolisian dengan memberikan informasi sekecil apa pun yang berkaitan dengan kejadian tersebut.

“Kami berharap kerja sama masyarakat Kabupaten Nabire. Apabila ada informasi, sekecil apa pun, yang berkaitan dengan kejadian kemarin, mohon membantu kami dengan memberikan informasi,” ujarnya.

Dalam upaya memperkuat pengamanan, Kapolres menyebut Polda Papua Tengah telah memberikan dukungan dengan mengaktifkan kembali sejumlah pos pengamanan yang sebelumnya tidak beroperasi. Dukungan tersebut disalurkan melalui Kapolda Papua Tengah dan Karops Polda Papua Tengah.

Beberapa pos yang kembali diaktifkan antara lain Pos Pantai MAF, Pos Kalibobo, Pos SMK Negeri 2 Nabire, dan Pos Oyehe. Personel yang ditempatkan berasal dari Polda Papua Tengah, Brimob, serta Polres Nabire.

“Rekan-rekan anggota sudah didrop dari Polda Papua Tengah, Brimob, dan Polres untuk mengisi pos-pos tersebut,” jelasnya.

Menurut Kapolres, dengan segala keterbatasan yang ada, Polri akan terus berupaya meminimalisir terjadinya tindak kejahatan beserta dampaknya di Kabupaten Nabire.

“Apa pun yang dapat kami lakukan, akan kami lakukan untuk sama-sama meminimalisir kejadian dan dampak yang terjadi di Kabupaten Nabire,” tegasnya.

Menutup keterangannya, AKBP Samuel Tatiratu menekankan bahwa Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia menegaskan pentingnya koordinasi, kerja sama, dan kolaborasi dengan berbagai pihak.

“Polri tidak bisa bekerja sendiri. Kami membutuhkan koordinasi, kerja sama, dan kolaborasi dengan semua pihak agar kita sama-sama bisa mengamankan negeri tercinta ini,” pungkasnya. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Disbudpar Dogiyai Dorong Penetapan Cagar Budaya, Targetkan Jadi Pusat Peradaban Suku Mee

5 Mei 2026 - 13:51 WIB

IMG 20260505 WA0258

Ketua KONI Mimika Dorong Pembinaan Pesepakbola Usia Dini

5 Mei 2026 - 13:37 WIB

64f38b97aced4d53b52bdc457c756296

Panitia Musorkablub KONI Mimika Resmi Dibubarkan, Pelaksanaan Dinilai Sukses

5 Mei 2026 - 13:30 WIB

Motion photo

Punya Energi dan Akses, DPR PT Nilai Pomako Layak Punya KNMP

5 Mei 2026 - 13:23 WIB

IMG 20260505 WA0157(1)

Satu Tahun Kepemimpinan Bupati Yudas dan Wabup Yuliten: Infrastruktur Dogiyai Melaju, Dukungan Masyarakat Menguat

5 Mei 2026 - 13:16 WIB

IMG 20260505 WA0241
Trending di Headline