Menu

Mode Gelap
BULD DPD RI Uji Publik Regulasi Pendidikan Bali, Soroti Kewenangan Pusat dan Daerah Komite IV DPD RI Siapkan Uji Kelayakan dan Kepatutan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026–2031 Anggota BULD DPD RI Wilhelmus Pigai Soroti Pemerataan Pendidikan di Papua Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah HUT ke-81 MPR-DPR, DPD Dorong Parlemen Perkuat Kolaborasi dan Aspirasi Rakyat IKB PMKJ Jabodetabek Tempa Generasi Muda Jayawijaya Jadi Calon Pemimpin Papua

Headline

KaPolres Nabire Akui Peningkatan Kejahatan, Minta Peran Aktif Masyarakat

Etty Welerbadge-check


					KaPolres Nabire Akui Peningkatan Kejahatan, Minta Peran Aktif Masyarakat Perbesar

Nabire — Kapolres Kabupaten Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., mengakui adanya peningkatan intensitas tindak kejahatan di wilayah Kabupaten Nabire dalam beberapa hari terakhir. Hal itu disampaikan Kapolres kepada awak media dalam keterangan pers pada Rabu, 4 Februari 2026.

“Beberapa hari belakangan ini kita melihat ada cukup kenaikan intensitas kejahatan,” ujar AKBP Samuel Tatiratu.

Ia menyinggung peristiwa penemuan mayat yang diduga kuat merupakan korban tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas). Kasus tersebut, kata Kapolres, menjadi pekerjaan rumah serius bagi jajaran Polres Nabire untuk segera diungkap.

“Kemarin kita ada penemuan mayat yang diduga karena tindak pidana curas. Ini menjadi PR bagi kami untuk benar-benar mengungkap kejadian ini,” katanya.

Kapolres juga mengajak masyarakat Kabupaten Nabire untuk berperan aktif membantu kepolisian dengan memberikan informasi sekecil apa pun yang berkaitan dengan kejadian tersebut.

“Kami berharap kerja sama masyarakat Kabupaten Nabire. Apabila ada informasi, sekecil apa pun, yang berkaitan dengan kejadian kemarin, mohon membantu kami dengan memberikan informasi,” ujarnya.

Dalam upaya memperkuat pengamanan, Kapolres menyebut Polda Papua Tengah telah memberikan dukungan dengan mengaktifkan kembali sejumlah pos pengamanan yang sebelumnya tidak beroperasi. Dukungan tersebut disalurkan melalui Kapolda Papua Tengah dan Karops Polda Papua Tengah.

Beberapa pos yang kembali diaktifkan antara lain Pos Pantai MAF, Pos Kalibobo, Pos SMK Negeri 2 Nabire, dan Pos Oyehe. Personel yang ditempatkan berasal dari Polda Papua Tengah, Brimob, serta Polres Nabire.

“Rekan-rekan anggota sudah didrop dari Polda Papua Tengah, Brimob, dan Polres untuk mengisi pos-pos tersebut,” jelasnya.

Menurut Kapolres, dengan segala keterbatasan yang ada, Polri akan terus berupaya meminimalisir terjadinya tindak kejahatan beserta dampaknya di Kabupaten Nabire.

“Apa pun yang dapat kami lakukan, akan kami lakukan untuk sama-sama meminimalisir kejadian dan dampak yang terjadi di Kabupaten Nabire,” tegasnya.

Menutup keterangannya, AKBP Samuel Tatiratu menekankan bahwa Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia menegaskan pentingnya koordinasi, kerja sama, dan kolaborasi dengan berbagai pihak.

“Polri tidak bisa bekerja sendiri. Kami membutuhkan koordinasi, kerja sama, dan kolaborasi dengan semua pihak agar kita sama-sama bisa mengamankan negeri tercinta ini,” pungkasnya. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Wanggar Sari Apresiasi Dinkes Nabire Selesaikan Masalah Internal Puskesmas

22 September 2026 - 10:11 WIB

IMG 20260922 WA0050

Polda Papua dan Belanda Perkuat Komunikasi, Bahas Keamanan hingga Lingkungan

22 September 2026 - 10:07 WIB

IMG 20260922 WA0045

September, Realisasi Fisik APBD Mimika 52 Persen, Realisasi Keuangan 48 Persen

22 September 2026 - 10:01 WIB

IMG 20260922 WA0042

FKP, Pemkab Mimika Dorong Pelayanan Publik Lebih Inklusif 

22 September 2026 - 09:57 WIB

IMG 20260922 WA0041

Pendulang di Landfill Mile 38 Diminta Pindahkan Camp, Batas Waktu 29 September

22 September 2026 - 09:18 WIB

IMG 20260922 WA0040
Trending di Headline