Menu ✖

Mode Gelap
Senator Sopater Bawa Kasus Hilangnya Dua Warga Suku Mek Ke DPD RI, Desak Pengusutan Tuntas Dan Penegakan Hukum Yorrys Raweyai Dorong Aspirasi Daerah Menjadi Perhatian Nasional Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat

Headline

ABK Suriadi Akui Selamat Berkat Plastik Ikan Yang Dijadikan Pelampung 

Etty Welerbadge-check


					ABK Suriadi Akui Selamat Berkat Plastik Ikan Yang Dijadikan Pelampung  Perbesar

TIMIKA – Suriadi, salah satu ABK KM Putra Kwantan yang sempat terpisah dari 12 rekannya mengakui sebelum ditemukan oleh nelayan kapal ikan bernama KM Mustika Bahari, dirinya terus berjuang menyelamatkan diri dengan
menggunakan plastik untuk ikan sebagai pelampung.

“Saya ditemukan sekitar pukul 21.00 WIT. Saat ditemukan oleh kapal ikan itu ketika saya lagi berenang,” Hal ini diceritakan pada saat press release di ruang Rapat Mako Lanal Timika pada Selasa (20/01/2026).

Ia juga mengakui bahwa dirinya kaget ketika melihat air sudah masuk saat kapal mau terbalik dan tenggelam.

“Saat itu saya langsung loncat ke air, karena malam dan sudah terpisah dengan yang lain makanya saya bertahan. Kemudian saya temukan plastik untuk ikan, dan saya jadikan sebagai pelampung,” akuinya.

Sementara itu Basyir selaku nahkoda kapal menceritakan bahwa kejadian itu bermula ketika keluar dari arah Timika hendak menuju ke arah barat. Karena merasa sudah tidak mampu, mengingat ombak cukup tinggi sekitar 2 meter, kemudian berusaha untuk balik namun dihantam ombak.

“Kejadian itu terjadi seusai mahgrib. Jadi ombak hantam dari belakang dan samping. Saat insiden itu kita semua secara spontan loncat ke laut. Disaat itu ada ABK saya ambil HP untuk hubungi rombongan lainnya namun tidak aktif, karena kita pakai starlink,”tuturnya.

Lanjutnya,”Karena tidak aktif saya hubungi istri temannya saya. Istrinya lalu hubungi suaminya dan barulah terpantau oleh KRI Banjarmasin,sehingga kami langsung diselamatkan,”sambungnya.

Ia juga mengakui bahwa sebelumnya sudah mengetahui adanya peringatan untuk tidak berlayar mengingat cuaca.

“Namanya kita sebagai nelayan kalau lihat teman lain masih operasi diarah barat dan aman-aman saja, sehingga menurut hati kecil saya mungkin bisa kesana tapi ternyata tidak bisa. Insiden ini baru pertama kali kami alami,” akuinya. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diduga Meninggal Akibat Kondisi Kesehatan, Pria 45 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa Dilantai

6 November 2026 - 07:17 WIB

IMG 20261106 WA0010

DPO Kasus Penembakan Brigpol Ronald Enok Ditangkap di Puncak Jaya, Seorang Warga Ikut Diamankan

6 November 2026 - 07:11 WIB

IMG 20261106 WA0007

Perkuat Tata Kelola Organisasi, KINGMI di Tanah Papua Gelar Sosialisasi AD/ART di Deiyai

6 November 2026 - 07:07 WIB

IMG 20261106 WA0005

Polres Mimika Perkuat Benteng Pencegahan Narkoba Lewat Dua Posko Bersinar

6 November 2026 - 05:41 WIB

IMG 20261106 WA0019

211 Warga Pasar Sentral Terima Bantuan Pangan, Leni Tonglo Pastikan Tepat Sasaran

6 November 2026 - 05:38 WIB

IMG 20261106 WA0016
Trending di News