Menu

Mode Gelap
Gubernur Papua Tengah Tetapkan BOSDA Pendidikan Gratis Tahun 2026, Ribuan Siswa Jadi Penerima Manfaat Bupati Yampit Nawipa, Kabupaten Paniai Raih Peringkat I Kinerja Penyaluran Dana Desa Terbaik di Papua Tengah Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai Imbau SMP dan SMA Terapkan Kebijakan Pendidikan Gratis Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete

Headline

Pemprov Papua Tengah Siapkan Pembentukan Lembaga Khusus, Fokus Tangani Perlindungan Anak Mulai 2026

Etty Welerbadge-check


					Pemprov Papua Tengah Siapkan Pembentukan Lembaga Khusus, Fokus Tangani Perlindungan Anak Mulai 2026 Perbesar

NABIRE – Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DSP3A) Provinsi Papua Tengah, Roni Misikmbo, S.Sos., menegaskan bahwa pemerintah provinsi akan memperkuat perhatian terhadap perlindungan anak melalui pembentukan lembaga khusus yang direncanakan mulai berjalan pada tahun 2026. Hal tersebut disampaikan Misikmbo kepada awak media usai pembukaan kegiatan koordinasi dan sinkronisasi pemenuhan hak anak di Nabire.

Img 20251203 wa0099

Menurutnya, kondisi anak-anak di Papua Tengah masih membutuhkan perhatian serius, terutama terkait meningkatnya kasus-kasus kriminalitas yang melibatkan anak.

“Memang perlu ada perhatian terkait kondisi anak-anak di Papua Tengah. Kami sudah berkoordinasi dengan OPD terkait, termasuk Bappeda, dan ke depan akan dibentuk satu lembaga khusus agar masalah-masalah menonjol, terutama kriminalitas, bisa diminimalisir, ” ujarnya.

Misikmbo menjelaskan bahwa pemerintah perlu memastikan adanya kegiatan positif yang dapat menopang perkembangan anak, termasuk literasi, pembinaan karakter, serta program-program yang membantu anak mengatur diri dan bertumbuh dalam lingkungan yang baik.

“Anak-anak harus dihimpun dalam kegiatan atau lembaga tertentu agar mereka hidup lebih baik dan terarah. Ini menjadi catatan penting bagi pemerintah Provinsi Papua Tengah,” tambahnya.

Sebagai bentuk komitmen, Pemprov Papua Tengah telah mengambil langkah awal dengan membentuk dinas yang fokus pada pemberdayaan perempuan dan anak. Rencananya, pada tahun 2026, urusan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak akan dipisahkan secara struktural dari Dinas Sosial agar penanganannya lebih terfokus.

“Rencana pembentukan OPD khusus ini diperkirakan berjalan pada pertengahan 2026. Dengan begitu, perhatian terhadap anak bisa lebih spesifik dan terarah,” jelas Misikmbo.

Ia berharap, langkah ini akan membuka ruang lebih luas bagi pemerintah daerah untuk memberikan perlindungan optimal serta menciptakan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak Papua Tengah. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Buka Festival Pelajar dan Kebudayaan Papua Tengah 2026, Gubernur Nawipa Tekankan Pelestarian Budaya dan Pendidikan Karakter

24 Juni 2026 - 11:47 WIB

IMG 20260624 WA0052

Jelang Pasar Mama-Mama Papua Beroperasi, Disperindag Deiyai Mulai Data Pedagang Asli

24 Juni 2026 - 11:36 WIB

IMG 20260624 WA0042

Dinkes Mimika Akan Launching Program MCU Usia Produktif

24 Juni 2026 - 11:08 WIB

IMG 20260624 WA0047

Puluhan Nakes RSUD Elvrida Sara Ikuti Program Magang di RSUD Mimika

24 Juni 2026 - 11:03 WIB

IMG 20260624 WA0045

Kelurahan Inauga Salurkan Bantuan Pangan Bapanas untuk 2.308 KK

24 Juni 2026 - 10:58 WIB

IMG 20260624 WA0044
Trending di Headline