Menu ✖

Mode Gelap
Yorrys Raweyai Dorong Aspirasi Daerah Menjadi Perhatian Nasional Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat Meki–Deinas: Ketika Langit dan Gunung Bertemu

Headline

Buka Festival Pelajar dan Kebudayaan Papua Tengah 2026, Gubernur Nawipa Tekankan Pelestarian Budaya dan Pendidikan Karakter

Etty Welerbadge-check


					Buka Festival Pelajar dan Kebudayaan Papua Tengah 2026, Gubernur Nawipa Tekankan Pelestarian Budaya dan Pendidikan Karakter Perbesar

NABIRE – Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, secara resmi membuka Festival Pelajar dan Kebudayaan Papua Tengah Tahun 2026 yang mengusung tema “Cahaya Kreasi Pelajar Papua Tengah 2026”.

Kegiatan pembukaan berlangsung meriah dengan dihadiri Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, Sekretaris Daerah Provinsi Papua Tengah, Silwanus Sumule, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Tengah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Tengah.

Dalam sambutannya, Gubernur Meki Nawipa menegaskan bahwa Papua Tengah merupakan daerah yang kaya akan sumber daya alam sekaligus memiliki warisan budaya yang sangat berharga. Menurutnya, kekayaan suatu daerah tidak hanya diukur dari hasil bumi yang dimiliki, tetapi juga dari nilai-nilai budaya leluhur yang diwariskan dari generasi ke generasi.

“Kebudayaan adalah identitas dan fondasi karakter masyarakat yang harus terus dijaga di tengah perkembangan zaman dan arus modernisasi yang semakin pesat,” ujar Meki Nawipa.

Ia menilai tantangan terbesar yang dihadapi generasi muda saat ini adalah menjaga agar nilai-nilai budaya tetap hidup dan tidak tergerus oleh perkembangan teknologi maupun perubahan sosial yang terjadi.

Menurut gubernur, Festival Cahaya Kreasi Pelajar Papua Tengah bukan sekadar ajang perlombaan dan hiburan semata, melainkan sebuah investasi masa depan yang bertujuan membentuk generasi muda yang kreatif, berkarakter, dan mencintai budaya daerahnya.

Pada kesempatan tersebut, Meki Nawipa juga menyampaikan dua pesan penting kepada para pelajar yang mengikuti festival.

Pesan pertama berkaitan dengan pemanfaatan teknologi digital dan media sosial. Ia mengingatkan para pelajar agar menggunakan gawai dan internet secara bijak serta memanfaatkan teknologi untuk kegiatan yang positif dan produktif.

Gubernur mendorong generasi muda Papua Tengah untuk menjadikan teknologi sebagai sarana memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat Indonesia bahkan dunia internasional.

“Gunakan teknologi untuk menunjukkan keunggulan budaya Papua Tengah kepada dunia, bukan untuk hal-hal yang merugikan diri sendiri maupun orang lain,” pesannya.

Pesan kedua menyangkut masa depan dan pembentukan karakter generasi muda. Menurut Meki Nawipa, para pelajar merupakan motor penggerak pembangunan Papua Tengah di masa mendatang.

Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak akan berjalan optimal apabila generasi mudanya mengalami kemerosotan moral dan karakter.

Karena itu, para peserta festival diharapkan mampu menunjukkan kemampuan terbaik dengan penuh percaya diri, menjunjung tinggi nilai sportivitas, serta menjadikan festival tersebut sebagai wadah untuk belajar, berkolaborasi, dan memperluas wawasan.

Menutup sambutannya, Gubernur Meki Nawipa menekankan bahwa pendidikan merupakan kunci utama dalam membangun masa depan Papua Tengah. Menurutnya, pendidikan yang berjalan beriringan dengan pelestarian budaya akan melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, serta memiliki daya saing tinggi.

“Pendidikan dan budaya harus berjalan bersama. Dari situlah akan lahir generasi Papua Tengah yang mampu menjaga identitasnya sekaligus bersaing di tingkat nasional maupun global,” tegasnya.

Festival Pelajar dan Kebudayaan Papua Tengah Tahun 2026 diharapkan menjadi wadah bagi para pelajar untuk menampilkan kreativitas, mengembangkan bakat, serta memperkuat kecintaan terhadap budaya lokal sebagai bagian penting dari jati diri masyarakat Papua Tengah. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Stella Misiro Apresiasi Barapen Keladi Jemaat Anugerah, Dorong Kemandirian Masyarakat Papua Tengah

29 Oktober 2026 - 10:40 WIB

IMG 20261029 WA0095

Jemaat Anugerah Kingmi Nabire Gelar Barapen Keladi untuk Galang Dana Pembangunan Pagar Gereja

29 Oktober 2026 - 10:37 WIB

IMG 20261029 WA0093

Petani Kopi Deiyai Berharap Festival Kopi Papua Tengah Buka Akses Pasar dan Dukungan Modal

29 Oktober 2026 - 08:23 WIB

IMG 20261029 WA0088

Gubernur Meki Nawipa Buka Festival Kopi Papua Tengah, Siapkan Pembinaan 50 Petani per Kabupaten

29 Oktober 2026 - 07:44 WIB

IMG 20261029 WA0082

Polres Mimika Evakuasi ABK MT. Srikandi yang Sakit di Tengah Laut

29 Oktober 2026 - 07:20 WIB

IMG 20261029 WA0080
Trending di Headline