TIMIKA – Polres Mimika mengevakuasi seorang anak buah kapal (ABK) kapal tanker MT. Srikandi yang mengalami sakit saat berada di tengah laut, Rabu (29/10/2026) kemarin.
Korban dievakuasi menggunakan speedboat untuk selanjutnya dibawa ke RSUD Mimika guna mendapatkan penanganan medis.
ABK yang diketahui bernama Wijayanto, berusia 61 tahun, berada di atas kapal tanker yang berjarak sekitar 16 mil laut dari bibir pantai. Kondisi tersebut membuat proses evakuasi membutuhkan kesiapan personel serta respons cepat agar korban segera mendapatkan pertolongan.
Menindaklanjuti laporan yang diterima, Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak bersama Kasat Polairud Polres Mimika Iptu Kristian Psakor mengerahkan personel Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) untuk melakukan evakuasi.
Sebelum menuju lokasi, personel terlebih dahulu mempersiapkan sarana dan perlengkapan di Dermaga Satpolairud Polres Mimika. Tim kemudian bertolak menggunakan speedboat menuju MT. Srikandi yang berada cukup jauh dari daratan.
Setibanya di lokasi, petugas melaksanakan proses evakuasi terhadap korban untuk dibawa menuju fasilitas kesehatan di darat. Korban selanjutnya diarahkan ke RSUD Mimika agar memperoleh pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut.
Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk mereka yang membutuhkan bantuan di wilayah perairan.
“Polri harus selalu hadir dan memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan pertolongan. Kami berupaya merespons setiap laporan dengan cepat, terutama dalam situasi darurat yang menyangkut keselamatan jiwa, agar masyarakat dapat segera memperoleh bantuan dan penanganan yang diperlukan,” ujar Kapolres.
Ia menegaskan, Polri akan terus berupaya memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat tanpa terbatas pada wilayah daratan, tetapi juga mencakup kawasan perairan.
Evakuasi ABK MT. Srikandi tersebut menjadi bentuk pelayanan kemanusiaan yang dilakukan jajaran Polres Mimika dalam merespons kondisi darurat di laut. Melalui kesiapsiagaan personel Satpolairud, diharapkan masyarakat maupun awak kapal yang membutuhkan pertolongan dapat memperoleh bantuan secara cepat dan tepat.
Polres Mimika juga terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian di wilayah perairan sebagai bagian dari komitmen menjaga keamanan dan memberikan perlindungan kepada masyarakat.(IT)







