Menu ✖

Mode Gelap
Yorrys Raweyai Dorong Aspirasi Daerah Menjadi Perhatian Nasional Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat Meki–Deinas: Ketika Langit dan Gunung Bertemu

Headline

Dinkes Mimika Akan Launching Program MCU Usia Produktif

Etty Welerbadge-check


					Dinkes Mimika Akan Launching Program MCU Usia Produktif Perbesar

TIMIKA – Pemkab Mimika melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika mulai sosialisasikan pelaksanaan program Medical Check Up (MCU) usia produktif kepada 10 Puskesmas yang ada di wilayah kota. Kegiatan berlangsung di Hotel Grand Tembaga, Rabu (26/06/2026). Layanan ini direncanakan akan diluncurkan pada 1 Juli di masing-masing puskesmas kota.

Kasie Penyakit Tidak Menular dan Kejiwaan pada Dinkes Mimika, Feika Rande Ratu menjelaskan, program ini merupakan layanan pemeriksaan kesehatan lanjutan dengan cakupan pemeriksaan yang lebih lengkap dibandingkan MCU umum yang selama ini berjalan.

MCU usia produktif mencakup pemeriksaan toraks, abdomen, mata, hingga jantung. Pemeriksaan tersebut dilaksanakan di RSUD Mimika karena fasilitas dan alat kesehatan untuk layanan tersebut belum tersedia di puskesmas.

“Bedanya dengan MCU umum yang sekarang sedang berjalan adalah ada di paket layanan pemeriksaan saja. MCU usia produktif dilaksanakan di RSUD karena alat yang untuk itu tidak tersedia di puskesmas,” ujar Feika saat diwawancarai

Program MCU usia produktif ini memiliki sasaran terbatas, yaitu 1.731 orang. Sasaran prioritas meliputi anak-anak sekolah yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, khususnya Orang Asli Papua (OAP), kader kesehatan, tokoh agama dan tokoh masyarakat, pasukan Paskibra tahun 2026.

Selain itu, layanan ini juga diprioritaskan bagi masyarakat yang berdasarkan hasil Cek Kesehatan Gratis (CKG) di puskesmas memerlukan penanganan lanjutan.

“Dan ini sasarannya terbatas hanya 1731. Ini masih di seputaran kota. Jadi alurnya, dari Puskemas dulu kemudian diberikan pengantar ke RSUD akan dilaunching 1 Juli,” terangnya.

Adapun anggaran untuk layanan ini adalah sebesar Rp3 miliar. Di mana nilai paket layanan MCU diperkirakan mencapai sekitar Rp1,5 juta per peserta. Program ini akan dilaunching pada 1 Juli di 10 puskesmas di wilayah kota. (Cr2)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Stella Misiro Apresiasi Barapen Keladi Jemaat Anugerah, Dorong Kemandirian Masyarakat Papua Tengah

29 Oktober 2026 - 10:40 WIB

IMG 20261029 WA0095

Jemaat Anugerah Kingmi Nabire Gelar Barapen Keladi untuk Galang Dana Pembangunan Pagar Gereja

29 Oktober 2026 - 10:37 WIB

IMG 20261029 WA0093

Petani Kopi Deiyai Berharap Festival Kopi Papua Tengah Buka Akses Pasar dan Dukungan Modal

29 Oktober 2026 - 08:23 WIB

IMG 20261029 WA0088

Gubernur Meki Nawipa Buka Festival Kopi Papua Tengah, Siapkan Pembinaan 50 Petani per Kabupaten

29 Oktober 2026 - 07:44 WIB

IMG 20261029 WA0082

Polres Mimika Evakuasi ABK MT. Srikandi yang Sakit di Tengah Laut

29 Oktober 2026 - 07:20 WIB

IMG 20261029 WA0080
Trending di Headline