Menu ✖

Mode Gelap
Senator Sopater Bawa Kasus Hilangnya Dua Warga Suku Mek Ke DPD RI, Desak Pengusutan Tuntas Dan Penegakan Hukum Yorrys Raweyai Dorong Aspirasi Daerah Menjadi Perhatian Nasional Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat

Headline

Menteri ESDM Paparkan Potensi dan Tantangan Investasi Energi di Wilayah Indonesia Timur dalam Rapat Koordinasi dengan DPD RI

adminbadge-check


					Menteri ESDM Paparkan Potensi dan Tantangan Investasi Energi di Wilayah Indonesia Timur dalam Rapat Koordinasi dengan DPD RI Perbesar

JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menggelar rapat koordinasi dengan anggota DPD RI untuk memaparkan capaian kinerja kementerian, potensi sumber energi dan mineral, serta tantangan investasi khususnya di wilayah Indonesia Timur. Kamis, (30/10/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Bahlil menegaskan potensi besar energi terbarukan di provinsi-provinsi seperti Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua, dan Papua Barat. Sumber energi yang melimpah meliputi tenaga udara, panas bumi, surya, bioenergi, angin, serta energi arus laut. Selain itu, wilayah ini kaya dengan sumber migas dan mineral strategis, dengan perkiraan cadangan gas bumi di Papua mencapai 12.060 BSCF dan minyak bumi 118 MMSTB.

Untuk mendukung pemerataan listrik, Kementerian ESDM menargetkan pemasangan listrik bagi sekitar 377.700 rumah tangga di daerah perdesaan, termasuk daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Melalui program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL), pemerintah berupaya memberikan akses listrik bagi rumah tangga miskin yang sudah berada dekat jaringan kelistrikan PLN.

Pengembangan energi terbaru juga difokuskan pada pembangunan PLTS terpadu, PLTS di sekolah-sekolah, serta Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) di wilayah 3T sebagai bagian dari program transisi energi.

Menteri Bahlil juga menyoroti upaya peningkatan produksi minyak dengan penerapan teknologi berkelanjutan, reaktivasi sumur-sumur idle, dan eksplorasi potensi migas baru untuk menopang ketahanan energi nasional. Selain itu, kebijakan hilirisasi sektor mineral seperti nikel, batubara, tembaga, dan emas terus didorong untuk mendorong nilai tambah dan penciptaan lapangan kerja di daerah.

Dalam pembahasan, juga disinggung penanganan tuntutan masyarakat adat Sebyar di Teluk Bintuni terkait pengadaan sumur minyak. Pemerintah berkomitmen menyelesaikan permasalahan ini secara inklusif dengan melibatkan lembaga terkait dan masyarakat setempat.

Rapat ini sekaligus mengukuhkan dukungan pemerintah terhadap kawasan SPEAN (Swasembada Pangan, Energi, dan Air Nasional) dengan target pencapaian bauran energi terbarukan mencapai 50% dalam waktu dekat.

Menteri ESDM optimisme bahwa sinergi antara kementerian dan DPD RI akan memperkuat pembangunan energi berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia, terutama di kawasan Indonesia Timur.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dua Hari Pelatihan, Petani Puncak Jaya Belajar Kembangkan Kopi Berkualitas

6 November 2026 - 12:56 WIB

IMG 20261106 WA0036

Deinas Geley Pimpin PSSI Papua Tengah, Targetkan Pembinaan Pemain Muda hingga Tingkat Nasional

6 November 2026 - 12:46 WIB

IMG 20261106 214339

Dilanda Kemarau, Kelompok Tani Pumaiye Deiyai Berhasil Panen Wortel, Bawang Merah dan Kubis

6 November 2026 - 12:35 WIB

IMG 20261106 213348

PN Timika Tangani 27 Perkara Narkotika, Sejumlah Mantan Napi Kembali Terjerat

6 November 2026 - 12:28 WIB

IMG 20261106 WA0026

Terjerat Pergaulan Orang Dewasa, Tujuh Anak Berhadapan dengan Hukum di Timika

6 November 2026 - 11:59 WIB

IMG 20261106 WA0024
Trending di News