Menu

Mode Gelap
Komite IV DPD RI Siapkan Uji Kelayakan dan Kepatutan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026–2031 Anggota BULD DPD RI Wilhelmus Pigai Soroti Pemerataan Pendidikan di Papua Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah HUT ke-81 MPR-DPR, DPD Dorong Parlemen Perkuat Kolaborasi dan Aspirasi Rakyat IKB PMKJ Jabodetabek Tempa Generasi Muda Jayawijaya Jadi Calon Pemimpin Papua Wilhelmus Pigai Serahkan Hadiah Quiz HUT ke-81 RI untuk Pelajar hingga Mahasiswa

Headline

Menteri ESDM Paparkan Potensi dan Tantangan Investasi Energi di Wilayah Indonesia Timur dalam Rapat Koordinasi dengan DPD RI

adminbadge-check


					Menteri ESDM Paparkan Potensi dan Tantangan Investasi Energi di Wilayah Indonesia Timur dalam Rapat Koordinasi dengan DPD RI Perbesar

JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menggelar rapat koordinasi dengan anggota DPD RI untuk memaparkan capaian kinerja kementerian, potensi sumber energi dan mineral, serta tantangan investasi khususnya di wilayah Indonesia Timur. Kamis, (30/10/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Bahlil menegaskan potensi besar energi terbarukan di provinsi-provinsi seperti Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua, dan Papua Barat. Sumber energi yang melimpah meliputi tenaga udara, panas bumi, surya, bioenergi, angin, serta energi arus laut. Selain itu, wilayah ini kaya dengan sumber migas dan mineral strategis, dengan perkiraan cadangan gas bumi di Papua mencapai 12.060 BSCF dan minyak bumi 118 MMSTB.

Untuk mendukung pemerataan listrik, Kementerian ESDM menargetkan pemasangan listrik bagi sekitar 377.700 rumah tangga di daerah perdesaan, termasuk daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Melalui program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL), pemerintah berupaya memberikan akses listrik bagi rumah tangga miskin yang sudah berada dekat jaringan kelistrikan PLN.

Pengembangan energi terbaru juga difokuskan pada pembangunan PLTS terpadu, PLTS di sekolah-sekolah, serta Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) di wilayah 3T sebagai bagian dari program transisi energi.

Menteri Bahlil juga menyoroti upaya peningkatan produksi minyak dengan penerapan teknologi berkelanjutan, reaktivasi sumur-sumur idle, dan eksplorasi potensi migas baru untuk menopang ketahanan energi nasional. Selain itu, kebijakan hilirisasi sektor mineral seperti nikel, batubara, tembaga, dan emas terus didorong untuk mendorong nilai tambah dan penciptaan lapangan kerja di daerah.

Dalam pembahasan, juga disinggung penanganan tuntutan masyarakat adat Sebyar di Teluk Bintuni terkait pengadaan sumur minyak. Pemerintah berkomitmen menyelesaikan permasalahan ini secara inklusif dengan melibatkan lembaga terkait dan masyarakat setempat.

Rapat ini sekaligus mengukuhkan dukungan pemerintah terhadap kawasan SPEAN (Swasembada Pangan, Energi, dan Air Nasional) dengan target pencapaian bauran energi terbarukan mencapai 50% dalam waktu dekat.

Menteri ESDM optimisme bahwa sinergi antara kementerian dan DPD RI akan memperkuat pembangunan energi berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia, terutama di kawasan Indonesia Timur.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tim PERSEJASI Mimika Bawah Nama Papua di Liga Nasional Yang Digelar Oktober 2026 

6 September 2026 - 14:12 WIB

20260904

Batu di Badan Jalan Berujung Kecelakaan Tunggal di Pasar Lama Timika

6 September 2026 - 12:50 WIB

IMG 20260906 WA0000

Indonesia Diminta Tingkatkan Kewaspadaan, Aktivitas Sejumlah Gunung Api Terus Dipantau

6 September 2026 - 11:32 WIB

6a9c1de50d696

KNPI Mimika: KONI Distrik Harus Jadi ‘Mata dan Telinga’ untuk Temukan Talenta Atlet dari Kampung

5 September 2026 - 13:54 WIB

20260905

Dari Kampung Untuk Mimika, KONI Distrik Mimika Barat Tengah Siap Cetak Atlet Berprestasi

5 September 2026 - 13:33 WIB

IMG 20260905 223248
Trending di Headline