Menu ✖

Mode Gelap
TNI AD dan DPD RI Turun Tangan Atasi Masalah Infrastruktur Daerah Komite IV DPD RI Rampungkan Uji Kelayakan 23 Calon Anggota BPK RI DPD RI Dorong Diplomasi Parlemen Perkuat Kepentingan Daerah di ASEAN Staff Ahli DPD RI Papua Tengah Dorong Anak Muda Kreatif di Era Digital Program Sekolah Sepanjang Hari Gagasan Meki Nawipa Resmi Diluncurkan di Puncak Jaya BULD DPD RI Uji Publik Regulasi Pendidikan Bali, Soroti Kewenangan Pusat dan Daerah

Headline

Polsek Mimika Barat dan Pemerintah Kampung Tertibkan Pendulangan Ilegal di Wakia, Warga Diminta Tinggalkan Lokasi

Etty Welerbadge-check


					Polsek Mimika Barat dan Pemerintah Kampung Tertibkan Pendulangan Ilegal di Wakia, Warga Diminta Tinggalkan Lokasi Perbesar

TIMIKA — Kepolisian Sektor (Polsek) Mimika Barat bersama Pemerintah Kampung Wakia dan masyarakat melakukan penertiban terhadap aktivitas pendulangan ilegal di wilayah Kampung Wakia, Distrik Mimika Barat Tengah, Kabupaten Mimika, Rabu (30/9/2026).

Penertiban dilakukan menyusul adanya aktivitas pendulangan yang dilakukan sejumlah warga dari luar Kampung Wakia. Langkah tersebut juga menjadi upaya menjaga situasi keamanan di tengah proses penanganan persoalan tapal batas wilayah Wakia dan Kapiraya.

Kapolsek Mimika Barat, Ipda Muhamad Yani mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan atas permintaan Kepala Kampung Wakia Frederickus Warawarin. Pihak kepolisian kemudian mengerahkan personel untuk bersama-sama melakukan penertiban dengan mengedepankan imbauan kamtibmas dan pendekatan persuasif.

“Kami melaksanakan kegiatan ini atas permintaan Kepala Kampung Wakia. Saya memerintahkan anggota untuk melaksanakan kegiatan, namun pola pelaksanaannya kami kedepankan imbauan kamtibmas serta pendekatan persuasif,” ujar Kapolsek Mimika Barat.

Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Mimika Barat bersama Kepala Kampung Wakia Frederickus Warawarin, tokoh masyarakat Simon Iri serta para pemuda Kampung Wakia mendatangi lokasi yang selama ini digunakan untuk aktivitas pendulangan.

Sekitar pukul 15.45 WIT, personel tiba di salah satu pondok yang ditempati sejumlah warga, termasuk masyarakat Suku Dani dan pendatang yang melakukan aktivitas pendulangan.

Kanit Reskrim Polsek Mimika Barat, Bripka Ahsan Nur, kemudian menyampaikan imbauan agar para pendulang untuk sementara meninggalkan lokasi demi mencegah terjadinya persoalan keamanan yang lebih luas.

“Kami memahami bahwa bapak-bapak semua datang untuk mencari kehidupan. Namun, kami lebih mengutamakan bagaimana situasi tetap aman. Aktivitas pendulangan secara ilegal tentunya tidak diperbolehkan,” kata Ahsan dalam arahannya.

Ia juga meminta warga yang bukan merupakan masyarakat asli Kampung Wakia untuk mengikuti arahan aparat dan meninggalkan lokasi pendulangan menuju Kampung Wumuka sebagai akses keluar-masuk masyarakat dari dan menuju Timika.

Menurutnya, persoalan tapal batas antara wilayah Kapiraya dan Wakia masih dalam proses penanganan pemerintah. Karena itu, aktivitas masyarakat dari luar wilayah di lokasi tersebut dikhawatirkan dapat memicu persoalan baru apabila tidak dikendalikan.

Imbauan tersebut diterima dengan baik oleh kelompok masyarakat Suku Dani yang berada di lokasi. Mereka kemudian meninggalkan kawasan pendulangan dan bergerak menuju Kampung Wumuka.

Sedikitnya 14 orang yang bukan warga Kampung Wakia terdata berada di lokasi pendulangan. Mereka berasal dari masyarakat Suku Dani maupun pendatang.

Polsek Mimika Barat bersama masyarakat Kampung Wakia kemudian melakukan monitoring untuk memastikan para pendulang meninggalkan lokasi dan berkumpul di Kampung Wumuka sembari menunggu langkah selanjutnya, termasuk proses pemulangan ke Timika.

Kapolsek Mimika Barat, Ipda Muhamad Yani menegaskan, kegiatan tersebut bukan semata-mata penindakan, tetapi merupakan langkah pencegahan agar aktivitas pendulangan tidak berkembang dan menimbulkan persoalan baru, terutama di tengah persoalan batas wilayah yang masih dalam proses.

“Kami mengedepankan pendekatan persuasif. Tujuannya bagaimana masyarakat bisa memahami situasi dan bersama-sama menjaga keamanan wilayah,” ujarnya.

Polsek Mimika Barat juga terus berkoordinasi dengan pemerintah distrik, pemerintah kampung dan para pemangku kepentingan lainnya untuk memastikan situasi keamanan di wilayah tersebut tetap kondusif. (Etty)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jelang Nataru, PELNI Timika Imbau Calon Penumpang Pesan Tiket Lebih Awal

30 September 2026 - 11:59 WIB

IMG 20260930 205736

Dinkes Mimika Temukan 199 Kasus HIV/AIDS, Usia 15–34 Tahun Paling Banyak

30 September 2026 - 11:51 WIB

IMG 20260930 WA0019

Polda Papua Tengah Kirim Tim Ditreskrimum Selidiki Pengeroyokan Anggota Polsek Kamu

30 September 2026 - 11:48 WIB

IMG 20260930 WA0018

Bapemperda DPR Papua Tengah Koordinasikan Pembahasan Belasan Raperdasi dan Raperdasus

30 September 2026 - 11:43 WIB

IMG 20260930 WA0015

Ketua Yayasan Embun Pagi Piyaiye Apresiasi Bupati Nabire Raih Dua Penghargaan

30 September 2026 - 11:40 WIB

IMG 20260930 WA0012
Trending di Headline