Menu ✖

Mode Gelap
TNI AD dan DPD RI Turun Tangan Atasi Masalah Infrastruktur Daerah Komite IV DPD RI Rampungkan Uji Kelayakan 23 Calon Anggota BPK RI DPD RI Dorong Diplomasi Parlemen Perkuat Kepentingan Daerah di ASEAN Staff Ahli DPD RI Papua Tengah Dorong Anak Muda Kreatif di Era Digital Program Sekolah Sepanjang Hari Gagasan Meki Nawipa Resmi Diluncurkan di Puncak Jaya BULD DPD RI Uji Publik Regulasi Pendidikan Bali, Soroti Kewenangan Pusat dan Daerah

Headline

Polda Papua Tengah Kirim Tim Ditreskrimum Selidiki Pengeroyokan Anggota Polsek Kamu

Etty Welerbadge-check


					Polda Papua Tengah Kirim Tim Ditreskrimum Selidiki Pengeroyokan Anggota Polsek Kamu Perbesar

DOGIYAI – Polda Papua Tengah turun tangan menyelidiki kasus pengeroyokan terhadap anggota Polsek Kamu, Polres Dogiyai, Aipda Agus Sugianto, yang diserang sekelompok orang tak dikenal (OTK) menggunakan senjata tajam jenis samurai di wilayah Moanemani, Kabupaten Dogiyai, Rabu (30/9/206) sekitar pukul 06.45 WIT.

IMG 20260930 WA0017

Sebagai langkah cepat mengungkap kasus tersebut, Polda Papua Tengah telah mengirimkan tim dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) untuk membantu Polres Dogiyai melakukan penyelidikan, mengidentifikasi para pelaku serta mengungkap motif di balik penyerangan.

Plt. Kabid Humas Polda Papua Tengah Kompol Henry J. Manurung membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan, tim Ditreskrimum Polda Papua Tengah telah diberangkatkan ke Dogiyai untuk memperkuat proses penyelidikan yang dilakukan jajaran Polres Dogiyai.

“Kami sudah mengirimkan tim dari Ditreskrimum Polda Papua Tengah untuk membantu Polres Dogiyai melakukan penyelidikan secara menyeluruh. Saat ini, upaya untuk mengungkap identitas para pelaku dan mengumpulkan keterangan maupun barang bukti terus dilakukan,” kata Henry.

Henry menjelaskan, kejadian bermula ketika korban hendak menuju Mapolsek Kamu dari rumahnya dengan mengendarai sepeda motor. Saat melintas di depan gapura dekat SMA Negeri 2 Moanemani, Kampung Mauwa, Distrik Kamu, korban tiba-tiba dihadang oleh empat orang yang tidak dikenal.

IMG 20260930 WA0016

Keempat pelaku diduga membawa senjata tajam jenis samurai. Melihat adanya ancaman, korban sempat berupaya melarikan diri. Namun, dua orang pelaku langsung mengayunkan samurai ke arah korban.

“Saat korban melihat adanya ancaman, korban berusaha menyelamatkan diri. Namun, dua orang pelaku langsung mengayunkan senjata tajam jenis samurai ke arah korban. Korban kemudian berusaha menahan sabetan tersebut dengan tangan kirinya,” jelas Henry.

Akibat serangan tersebut, lanjut Henry, korban mengalami luka pada bagian tangan. Korban kemudian terjatuh di badan jalan. Dalam kondisi tersebut, para pelaku kembali melakukan penganiayaan dengan menyerang sejumlah bagian tubuh korban, termasuk pada bagian tangan dan kaki.

“Setelah melakukan aksinya, keempat pelaku langsung melarikan diri meninggalkan korban di lokasi kejadian,” jelasnya.

Saksi yang melihat korban dalam kondisi terluka, ungkap Henry, kemudian memberikan pertolongan dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Personel piket Polres Dogiyai yang menerima laporan langsung bergerak menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penanganan awal.

“Kini korban telah dievakuasi ke RSUD Paniai di madi untuk mendapatkan perawatan medis atas luka yang dialaminya,” lugasnya.

Henry menegaskan, Polda Papua Tengah bersama Polres Dogiyai tidak akan tinggal diam dan akan terus melakukan upaya penyelidikan untuk mengungkap para pelaku.

“Kami akan terus melakukan penyelidikan dan memburu para pelaku. Kami berharap masyarakat yang mengetahui atau memiliki informasi terkait kejadian ini dapat menyampaikannya kepada pihak kepolisian agar kasus ini dapat segera terungkap dan para pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku,” tegas Henry. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jelang Nataru, PELNI Timika Imbau Calon Penumpang Pesan Tiket Lebih Awal

30 September 2026 - 11:59 WIB

IMG 20260930 205736

Dinkes Mimika Temukan 199 Kasus HIV/AIDS, Usia 15–34 Tahun Paling Banyak

30 September 2026 - 11:51 WIB

IMG 20260930 WA0019

Bapemperda DPR Papua Tengah Koordinasikan Pembahasan Belasan Raperdasi dan Raperdasus

30 September 2026 - 11:43 WIB

IMG 20260930 WA0015

Ketua Yayasan Embun Pagi Piyaiye Apresiasi Bupati Nabire Raih Dua Penghargaan

30 September 2026 - 11:40 WIB

IMG 20260930 WA0012

Setahun MEPA Boarding School, Literasi Siswa Naik hingga 84 Persen

30 September 2026 - 11:37 WIB

IMG 20260930 WA0011
Trending di Headline