TIMIKA — Kemarau panjang mulai berdampak terhadap ketersediaan pangan masyarakat di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Hasil kebun warga menurun akibat kondisi cuaca yang berkepanjangan, sehingga pasokan bahan makanan di wilayah tersebut ikut berkurang.

Merespons kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Mimika menyalurkan bantuan 1,3 ton atau 1.300 kilogram beras bagi masyarakat di Distrik Jila. Bantuan tersebut dijadwalkan dibawa ke Jila pada Selasa (29/9/2026) oleh tim bersama Kepala Distrik Jila, Enos Lokobal.
“Besok tim bersama Kepala Distrik akan naik ke Jila membawa bantuan beras sebanyak 1 ton 300 kilogram,” kata Enos, Senin (28/9/2026).
Dalam proses pengiriman, sebanyak enam orang akan terlibat. Setelah tiba di Jila, bantuan beras tersebut akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Enos menjelaskan, bantuan diberikan setelah pemerintah distrik menerima laporan dan keluhan warga terkait kesulitan mendapatkan bahan makanan. Kondisi tersebut diperparah dengan menurunnya hasil kebun akibat kemarau panjang yang menyebabkan sejumlah tanaman pangan tidak menghasilkan secara normal.
“Ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat setempat, terutama menyikapi permintaan warga karena hasil kebun gagal akibat kemarau panjang,” ujarnya.
Penyaluran 1,3 ton beras ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Jila di tengah kondisi kemarau.
Pemerintah distrik juga akan terus memantau kondisi warga di sejumlah kampung, terutama terkait ketersediaan bahan makanan, selama kemarau masih berlangsung. (Cr2)






