Menu

Mode Gelap
Komite IV DPD RI Siapkan Uji Kelayakan dan Kepatutan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026–2031 Anggota BULD DPD RI Wilhelmus Pigai Soroti Pemerataan Pendidikan di Papua Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah HUT ke-81 MPR-DPR, DPD Dorong Parlemen Perkuat Kolaborasi dan Aspirasi Rakyat IKB PMKJ Jabodetabek Tempa Generasi Muda Jayawijaya Jadi Calon Pemimpin Papua Wilhelmus Pigai Serahkan Hadiah Quiz HUT ke-81 RI untuk Pelajar hingga Mahasiswa

Headline

Kecam Pembunuhan Dua Siswa, Bupati Rettob: Kita Sedih, Anak-Anak Tak Berdosa Jadi Korban 

Etty Welerbadge-check


					Kecam Pembunuhan Dua Siswa, Bupati Rettob: Kita Sedih, Anak-Anak Tak Berdosa Jadi Korban  Perbesar

TIMIKA — Bupati Mimika Johannes Rettob mengecam keras pembunuhan dua siswa SMK Negeri 1 Mimika ditemukan tewas bersimbah darah di sebuah bengkel di Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Kedua korban diketahui sedang menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi.

Kecaman itu disampaikan Johannes Rettob saat memimpin apel pegawai Pemerintah Kabupaten Mimika, Senin (31/8/2026). Ia mengaku prihatin karena aksi kekerasan kembali merenggut nyawa anak-anak yang dinilai tidak memiliki kesalahan apa pun.

“Atas nama pemerintah, kami mengutuk keras pembunuhan dua anak yang terjadi kemarin. Kita sedih karena pembunuhan pada anak-anak yang tidak punya dosa terjadi,” tegas Johannes.

Menurutnya, kasus kekerasan yang berujung pada hilangnya nyawa manusia bukan kali pertama terjadi di Mimika. Rentetan kasus tersebut, kata Johannes, mulai mengganggu rasa aman masyarakat dan bahkan memunculkan stigma terhadap Mimika sebagai “kota pembunuhan”.

Kondisi tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Johannes mengatakan, berbagai upaya telah dilakukan untuk meredam konflik dan mencegah kekerasan kembali terjadi.

Ia menyebut pemerintah bersama pihak-pihak terkait sebelumnya telah dua kali melakukan patah panah sebagai bagian dari upaya mendamaikan kelompok-kelompok yang berkonflik.

Namun, upaya perdamaian tersebut dinilai belum sepenuhnya mampu menghentikan aksi kekerasan. Johannes menyebut konflik yang sebelumnya terjadi di Kwamki Lama kini mulai merembet dan berdampak ke sejumlah wilayah lainnya.

Forkopimda Akan Bahas Situasi Keamanan

Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Mimika akan menggelar rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Pertemuan tersebut akan membahas perkembangan situasi keamanan sekaligus menentukan langkah pemerintah dalam mencegah terjadinya aksi kekerasan susulan.

Johannes meminta masyarakat tidak mengambil tindakan sendiri maupun mudah terpancing oleh informasi yang beredar. Ia memastikan aparat keamanan saat ini tengah bekerja untuk mengungkap kasus pembunuhan tersebut.

“Pembunuh-pembunuh sudah teridentifikasi oleh pihak keamanan. Masyarakat tetap tenang,” ujarnya.

Di tengah situasi keamanan yang menjadi perhatian, Johannes secara khusus meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan membatasi aktivitas pada malam hari apabila tidak memiliki keperluan mendesak.

“Masyarakat yang tidak punya kebutuhan apa-apa, tetap tinggal di dalam rumah supaya kita jangan sampai keluar malam,” katanya.

Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah antisipasi agar masyarakat tidak menjadi korban maupun terlibat dalam situasi yang dapat memperkeruh kondisi keamanan pascapembunuhan dua siswa tersebut.

Pemerintah Kabupaten Mimika bersama aparat keamanan diharapkan segera mengungkap kasus tersebut secara terang serta memastikan proses hukum terhadap pihak yang bertanggung jawab berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. (Cr2)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ambulans Agimuga Rusak, Dinkes Mimika Siapkan Kendaraan Baru

11 September 2026 - 06:47 WIB

IMG 20260911 WA0000

Prokopim Mimika Sukses Gelar Rakor Protokol 2026, Perkuat Profesionalisme dan Pelayanan Pemerintah

11 September 2026 - 06:42 WIB

20260908

BULD DPD RI Dorong Perda di Daerah Lebih Responsif dan Berpihak pada Masyarakat

10 September 2026 - 13:35 WIB

IMG 20260910 WA0033

Pesan Gubernur Meki Nawipa untuk Masyarakat: “Saya Tidak Kasih Uang, tetapi Saya Kasih Program”

10 September 2026 - 13:33 WIB

WhatsApp Image 2026 09 07 at 15.52.30

Pimpinan II DPRP Papua Tengah Apresiasi Kunker Wagub Deinas Geley ke Paniai

10 September 2026 - 12:56 WIB

IMG 20260910 WA0030
Trending di Headline