JAKARTA – Anggota DPD/MPR RI Provinsi Papua Tengah, Wilhelmus Pigai, meminta pihak terkait mengusut tuntas dugaan kesengajaan dalam sejumlah kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayah Papua Tengah.
Wilhelmus mengatakan, persoalan kebakaran ini bukan hanya terjadi di Nabire. Kebakaran lahan di Kabupaten Puncak bahkan dilaporkan mengancam RSUD Ilaga dan berdampak terhadap keselamatan serta pelayanan bagi pasien.
“Saya meminta aparat penegak hukum dan pihak terkait untuk mengusut tuntas setiap dugaan adanya kesengajaan dalam kebakaran hutan dan lahan di Papua Tengah. Ini harus menjadi perhatian serius,” ujar Wilhelmus Pigai. Senin, (24/08/2026).
Menurutnya, apabila dalam penyelidikan ditemukan adanya unsur kesengajaan, maka oknum yang terbukti melakukan pembakaran harus ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku, tanpa pandang bulu.
“Kalau memang ada oknum yang sengaja membakar, jangan dibiarkan. Harus diproses secara hukum agar ada efek jera dan kejadian seperti ini tidak terus berulang,” tegasnya.
Wilhelmus juga meminta pemerintah daerah bersama aparat keamanan meningkatkan pengawasan dan pencegahan di wilayah yang rawan kebakaran. Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga hutan dan lingkungan Papua Tengah.
“Jangan hanya fokus memadamkan api, tetapi penyebab dan pelakunya juga harus diungkap. Keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan harus menjadi prioritas kita bersama,” pungkasnya.







