Menu ✖

Mode Gelap
Sempat Viral Pimpin Upacara Hardiknas, Deki Degei Berterima Kasih kepada Gubernur Papua Tengah Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026 Komite IV DPD RI Evaluasi Realisasi TKD dan Dana Otsus di Papua Papua di Ambang Pintu Neraka atau Surga: Refleksi Kemanusiaan atas Konflik dan Perdamaian Isu Reshuffle Kabinet, Natalius Pigai: Saya Tak Pernah Bermimpi Jadi Menteri TNI AD dan DPD RI Turun Tangan Atasi Masalah Infrastruktur Daerah

Headline

DTPHP Mimika Hidupkan Kembali BBU Mapurujaya, Disiapkan Jadi Pusat Benih dan Edukasi Pertanian

Etty Welerbadge-check


					DTPHP Mimika Hidupkan Kembali BBU Mapurujaya, Disiapkan Jadi Pusat Benih dan Edukasi Pertanian Perbesar

TIMIKA — Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) berkomitmen menghidupkan kembali Balai Benih Umum (BBU) di Jalan Poros Mapurujaya. Fasilitas yang telah berdiri sekitar 20 tahun tersebut akan dibenahi secara bertahap dan diarahkan menjadi pusat produksi benih sekaligus ruang edukasi pertanian bagi generasi muda.

Kepala DTPHP Mimika, Abdul Haris Sudharmono, mengatakan pembenahan BBU menjadi salah satu perhatian pihaknya karena keberadaan fasilitas tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung pengembangan pertanian di Mimika.

“Saya sudah sampaikan kepada teman-teman bahwa kita akan memberikan perhatian penuh ke Balai Benih,” ujar Haris, belum lama ini di Timika.

Menurutnya, BBU ke depan tidak hanya berfungsi sebagai tempat produksi benih berkualitas dan unggul, tetapi juga menjadi pusat pembelajaran pertanian. Kawasan tersebut akan dibuka sebagai lokasi edukasi dan praktik bagi pelajar hingga mahasiswa.

DTPHP Mimika bahkan telah membangun kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi dan SMK Pertanian. Setiap pekan, kawasan BBU dimanfaatkan sebagai tempat kunjungan dan praktik bagi para siswa.

“Selain sebagai pusat produksi benih berkualitas dan unggul, Balai Benih Umum ini adalah tempat edukasi untuk anak-anak sekolah, mulai dari TK sampai perguruan tinggi,” katanya.

Salah satu fasilitas penting yang terdapat di BBU adalah kultur jaringan. Teknologi ini dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung penyediaan bibit tanaman karena mampu menghasilkan tanaman dalam waktu relatif cepat dengan kualitas yang seragam serta lebih terkontrol dari gangguan hama dan penyakit.

Namun, untuk mengoptimalkan kembali fungsi BBU, sejumlah fasilitas membutuhkan perhatian serius. Screen house atau rumah kaca serta laboratorium yang mengalami kerusakan akibat faktor usia akan diperbaiki secara bertahap.

Selain itu, sejumlah sarana penunjang lainnya juga mengalami korosi atau berkarat sehingga perlu dilakukan pemugaran agar dapat kembali digunakan secara optimal.

Haris mengatakan pembenahan tidak dapat dilakukan sekaligus karena harus menyesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah. Karena itu, DTPHP akan menentukan skala prioritas agar fasilitas yang paling mendesak dapat ditangani terlebih dahulu.

“Kita akan benahi secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah,” ucapnya.

Ia berharap revitalisasi BBU Mapurujaya nantinya tidak hanya memperkuat ketersediaan benih bagi petani di Mimika, tetapi juga melahirkan ruang belajar pertanian yang dapat mendekatkan generasi muda dengan dunia pertanian.

Dengan pengelolaan yang lebih optimal, BBU Mapurujaya diharapkan kembali menjadi salah satu motor pengembangan pertanian Mimika, sekaligus mendukung upaya pemerintah membangun sektor pertanian yang lebih produktif dan berkelanjutan. (Cr2)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DKP Mimika Siapkan Strategi Perluas Akses Pangan, Jalur Sungai Jadi Pertimbangan

16 Oktober 2026 - 14:00 WIB

IMG 20261016 WA0033

Pemkab Mimika Dorong Bumdes Kembangkan Usaha Berbasis Potensi Kampung

16 Oktober 2026 - 13:57 WIB

IMG 20261016 WA0029

Reggae Festival ke-XI, Kapolda Papua Tengah Dorong Anak Muda Berkarya dan Berprestasi

16 Oktober 2026 - 13:50 WIB

IMG 20261016 WA0028

Karhutla Capai 33.797 Hektare di Tanah Papua, Kapolda Dorong Langkah Terpadu

16 Oktober 2026 - 13:46 WIB

IMG 20261016 WA0024

Papua Reggae Festival XI Buka Peluang bagi Seniman dan Mama-Mama Papua Jual Hasil Kerajinan

16 Oktober 2026 - 13:23 WIB

IMG 20261016 WA0021
Trending di Headline