Nabire – Wakil Ketua I DPRP Papua Tengah Diben Elaby mendukung kebijakan Pemprov Papua Tengah terkait subsidi penerbangan perintis di 8 Kabupaten Kota Se-Papua Tengah.
Menurutnya, program ini lebih efektif dibanding subsidi Sriwijaya Air sebelumnya karena menyasar langsung wilayah pegunungan dan terpencil.
Diben juga mengingatkan Pemprov untuk mengantisipasi praktik percaloan tiket dan kargo.
“Pengawasan harus ketat agar masyarakat dapat manfaat penuh dari subsidi ini,” katanya, Senin (18/8).
DPRP berharap program ini berjalan lancar dan meningkatkan konektivitas di Papua Tengah. DPRP Dukung Subsidi Pesawat Perintis Demi Warga Pedalaman, Sudah lama masyarakat di pegunungan dan daerah terpencil Papua Tengah menunggu konektivitas udara yang benar-benar menjangkau mereka. Kini, harapan itu dijawab Pemprov melalui subsidi pesawat perintis di 8 Kabupaten.
Dukungan juga datang dari DPRP. Wakil Ketua I, Diben Elaby, menilai kebijakan ini beda dengan subsidi sebelumnya.
“Subsidi ke Sriwijaya Air kemarin tidak tepat. Sekarang dengan pesawat perintis, manfaatnya langsung ke masyarakat kecil,” ujarnya di Nabire, 18 Agustus 2026.
Namun ada PR besar: pengawasan. Diben mengingatkan agar Pemprov memberantas calo. “Kalau harga tiket dan ongkos barang dinaikkan calo, sama saja bohong. Masyarakat tetap tidak terbantu,” tegasnya. (Red)










