NABIRE — Wakil Gubernur Provinsi Papua Tengah, Deinas Geley, mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat di delapan kabupaten di Provinsi Papua Tengah untuk mengibarkan bendera Merah Putih di lingkungan masing-masing dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026.
Ajakan tersebut disampaikan Deinas Geley saat memberikan sambutan pada Kick Off Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Provinsi Papua Tengah, yang berlangsung di bandara lama Nabire, Sabtu (8/8/2026).

Gubernur mengatakan usia 81 tahun bukanlah usia yang muda, melainkan usia yang menunjukkan kematangan sebuah bangsa. Karena itu, momentum peringatan kemerdekaan harus menjadi kesempatan untuk kembali mengenang perjuangan para pendahulu bangsa.
“Usia 81 tahun ini bukan usia yang muda, tetapi usia yang dewasa,” ujar Deinas.
Ia mengingatkan bahwa perjuangan para pendahulu dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan dilakukan dengan keterbatasan. Para pejuang, kata dia, tidak menggunakan persenjataan canggih seperti sekarang, tetapi tetap berjuang dengan peralatan sederhana demi membebaskan bangsa Indonesia dari penjajahan. Menurutnya, perjuangan tersebut patut dihargai dan dihormati oleh seluruh generasi saat ini.

Deinas mengajak masyarakat untuk merenungkan kembali perjuangan para pahlawan dan membayangkan kondisi bangsa apabila para pendahulu tidak berjuang untuk kemerdekaan.
“Kalau mereka tidak berjuang, kita ini bagaimana? Coba kita berpikir yang belakang itu,” katanya.
ASN Diminta Kibarkan Merah Putih
Memasuki momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Deinas secara khusus meminta seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Tengah untuk mulai mengibarkan bendera Merah Putih di tempat tinggal masing-masing.

Ia menegaskan, pengibaran bendera tidak hanya dilakukan di rumah pribadi, tetapi juga di rumah kontrakan maupun tempat kos yang ditempati ASN.
“Saya mengajak seluruh ASN, khusus pegawai Provinsi Papua Tengah yang hadir, mulai hari Senin mengibarkan bendera Merah Putih di rumahmu, di rumah kontrakan, di kos-kosan. Semua kibarkan,” tegasnya.
Ajakan serupa disampaikan kepada seluruh masyarakat yang berada di delapan kabupaten di Provinsi Papua Tengah agar turut mengibarkan bendera Merah Putih sebagai bentuk partisipasi dalam memperingati hari kemerdekaan.

Gubernur juga meminta badan usaha milik daerah (BUMD) yang berada di Provinsi Papua Tengah, khususnya di Nabire, untuk ikut mendorong masyarakat di lingkungan masing-masing agar segera memasang bendera Merah Putih.
Untuk memastikan semarak kemerdekaan terasa hingga ke lingkungan masyarakat, Deinas meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Papua Tengah melakukan pemantauan pengibaran bendera Merah Putih.
Ia meminta Kepala Satpol PP bersama jajaran untuk mengecek wilayah mulai dari Wanggar hingga Legari agar masyarakat turut memasang bendera Merah Putih.
“Mulai dari Wanggar sampai Legari, semua cek di rumah masyarakat, wajib mengibarkan bendera Merah Putih,” tegas Deinas.
Menurutnya, pengibaran bendera menjadi bagian dari kewajiban sebagai warga negara Indonesia yang telah menikmati kemerdekaan.
“Kita adalah warga negara Indonesia dan kita sudah merdeka. Maka itu kita wajib memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia yang ke-81 tahun,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Deinas juga mengingatkan seluruh masyarakat mengenai makna pemerintah dan pemerintahan.
Ia menegaskan bahwa pemerintah bukan hanya Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati maupun DPR. Menurutnya, unsur pemerintahan mencakup berbagai tingkatan dan elemen yang menjalankan fungsi pemerintahan.
Mulai dari Gubernur, Sekretaris Daerah, DPR, MRP, Bupati, Camat hingga Kepala Desa serta perangkat pemerintahan di tingkat RT/RW, semuanya merupakan bagian dari pemerintahan.
“Jadi jangan salah bicara bahwa pemerintah itu hanya Gubernur, Wakil Gubernur, atau Bupati, atau DPR, atau TNI-Polri. Yang tadi saya sebut itu bagian dari pemerintah,” jelasnya.
Karena itu, ia mengajak seluruh unsur pemerintahan untuk berdiri tegak dan lurus dalam menyampaikan arti penting kemerdekaan bangsa Indonesia.
Deinas juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mempersiapkan rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Papua Tengah.
Ia berharap momentum tersebut menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk kembali mengingat perjuangan para pendahulu sekaligus menatap masa depan Papua Tengah dengan semangat membangun daerah.
Menutup sambutannya, Deinas mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menyambut dan merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Ia kemudian mengajak masyarakat, khususnya generasi muda dan anak-anak sebagai penerus bangsa, untuk meneruskan semangat perjuangan para pendahulu.
“Merdeka! Mana suaramu? Merdeka! Merdeka! Merdeka!” serunya yang kemudian disambut antusias oleh peserta.
Gubernur Papua Tengah berharap semangat kemerdekaan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi diwujudkan melalui persatuan, tanggung jawab sebagai warga negara, serta kerja nyata untuk membangun Papua Tengah dan Indonesia. (MB)






