TIMIKA (Jayapura) – Personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Papua melakukan evakuasi terhadap seorang warga yang dilaporkan tenggelam di kawasan Pantai Dok 2, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Kamis (6/8/2026).
Laporan kejadian tersebut diterima petugas dari masyarakat sekitar pukul 09.48 WIT. Mendapat informasi itu, personel piket Ditpolairud bersama anggota Bhabinkamtibmas yang sedang melaksanakan kegiatan sambang di kawasan Dok 9 langsung bergerak menuju lokasi untuk memberikan pertolongan.
Setibanya di Pantai Dok 2, personel yang dipimpin Aipda Jafar Hehanussa segera melakukan evakuasi terhadap korban menggunakan longboat. Petugas kemudian memberikan pertolongan pertama berupa Resusitasi Jantung Paru (RJP) sebanyak tiga siklus di atas perahu.
Namun, setelah dilakukan upaya penyelamatan, korban tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Korban selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Dok 2 Jayapura untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Direktur Polairud Polda Papua Kombes Pol Dr. Tri Setyadi Artono mengatakan, pihaknya akan terus merespons cepat setiap laporan masyarakat, terutama yang berkaitan dengan situasi darurat dan membutuhkan tindakan kemanusiaan.
“Begitu menerima informasi, personel langsung bergerak menuju lokasi untuk memberikan pertolongan terbaik sesuai prosedur. Meski hasilnya tidak seperti yang diharapkan, kami telah berupaya maksimal demi memberikan pertolongan terbaik bagi korban,” ujar Tri dalam keterangannya.
Menurut Tri, kecepatan penanganan dalam situasi darurat tidak terlepas dari peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi kepada petugas. Ia mengapresiasi warga yang segera melaporkan kejadian tersebut sehingga proses evakuasi dapat dilakukan dengan cepat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah sigap memberikan informasi serta kepada seluruh unsur yang terlibat dalam proses evakuasi,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di kawasan pantai maupun perairan. Warga diminta segera menghubungi petugas apabila menemukan kondisi darurat yang membutuhkan bantuan.
Peristiwa tersebut menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat beraktivitas di wilayah perairan. Polda Papua menyatakan akan terus memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk dalam penanganan misi kemanusiaan yang membutuhkan respons cepat. (IT)






