Menu ✖

Mode Gelap
Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat Meki–Deinas: Ketika Langit dan Gunung Bertemu Pastor Berusia 36 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana

Headline

Dinas Kesehatan Deiyai Dukung Digitalisasi Program TB, RSUD Terima Bantuan Laptop

Etty Welerbadge-check


					Dinas Kesehatan Deiyai Dukung Digitalisasi Program TB, RSUD Terima Bantuan Laptop Perbesar

DEIYAI – Dinas Kesehatan Kabupaten Deiyai terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan melalui pemanfaatan teknologi informasi. Salah satu upaya tersebut diwujudkan dengan menyerahkan satu unit laptop kepada Penanggung Jawab (PJ) Program Tuberkulosis (TB) di RSUD Deiyai untuk mendukung pelaksanaan pelayanan dan pelaporan program secara digital.

Bantuan tersebut diberikan sebagai sarana pendukung dalam pengoperasian Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB), yang menjadi aplikasi nasional untuk pencatatan, pelaporan, pemantauan, dan evaluasi penanggulangan penyakit Tuberkulosis di Indonesia.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Deiyai, Fransina Rumbiak Mote, S.KM., M.KM., mengatakan bahwa penyediaan perangkat kerja merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat layanan kesehatan, khususnya pada program pengendalian Tuberkulosis.

Menurutnya, ketersediaan laptop akan mempermudah petugas dalam menginput data pasien, memperbarui perkembangan pengobatan, serta menyampaikan laporan secara cepat, lengkap, dan tepat waktu melalui aplikasi SITB.

“Bantuan ini diharapkan dapat menunjang kinerja petugas Program TB di RSUD Deiyai sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin optimal. Pelaporan yang baik akan menghasilkan data yang akurat sebagai dasar pengambilan kebijakan dalam penanggulangan Tuberkulosis,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa keberhasilan program TB tidak hanya diukur dari jumlah pasien yang berhasil diobati, tetapi juga dari kualitas pencatatan dan pelaporan yang menjadi dasar pemantauan perkembangan kasus di setiap fasilitas pelayanan kesehatan.

Melalui penguatan sistem informasi kesehatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Deiyai berharap koordinasi antara fasilitas kesehatan dengan pemerintah daerah semakin efektif sehingga upaya penemuan kasus, pengobatan, hingga pendampingan pasien dapat berjalan sesuai standar nasional.

Pemerintah Kabupaten Deiyai menegaskan akan terus mendukung peningkatan sarana dan prasarana kesehatan, termasuk penyediaan fasilitas penunjang berbasis teknologi, sebagai bagian dari komitmen menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional, berkualitas, dan mudah diakses oleh masyarakat. (SK)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi

26 Oktober 2026 - 13:41 WIB

IMG 20261026 WA0066

Bayi Laki-Laki Ditemukan Tak Bernyawa Dalam Kantong Plastik di Jalan Megantara Timika

26 Oktober 2026 - 13:09 WIB

IMG 20261026 WA0019

HUT ke-70 GKI di Tanah Papua, Jemaat Diajak Perkuat Kasih, Keadilan, dan Kedamaian di Mimika

26 Oktober 2026 - 12:53 WIB

IMG 20261026 214619

Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan

26 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Gubernur dan rombongan melihat langsung proses pergerakan kendaraan di lapangan dari room kontrol

Tekan Stunting, TP-PKK Mimika Siapkan Satu Orang Tua Asuh untuk Setiap Anak

25 Oktober 2026 - 14:55 WIB

IMG 20261025 WA0029
Trending di Headline