Menu

Mode Gelap
Ketua Komite III DPD RI Minta Pemerintah Beri Perhatian Lebih kepada Dosen PTS di Wilayah 3T Sekjen DPD RI Dorong Budaya Evaluasi untuk Perkuat Kinerja Birokrasi HUT ke-4 Papua Tengah Jadi Titik Awal Program BANGKIT untuk Generasi Sehat Papua DPD RI Perkuat Budaya Pelayanan Publik Melalui Data Akurat dan SDM Profesional Gubernur Meki Nawipa Siapkan Program “Bangkit Papua Tengah” untuk Percepat Penanganan 1.000 Balita Berisiko Stunting DPD RI Dorong Pengesahan RUU Daerah Kepulauan untuk Wujudkan Keadilan Pembangunan Maritim

Headline

Polisi Tegaskan Kasus Pembunuhan di Kwamki Narama Merupakan Tindak Pidana Murni, Warga Diminta Tidak Terprovokasi

Etty Welerbadge-check


					Polisi Tegaskan Kasus Pembunuhan di Kwamki Narama Merupakan Tindak Pidana Murni, Warga Diminta Tidak Terprovokasi Perbesar

TIMIKA – Kapolsek Kwamki Narama, Iptu Yusak Sawaki, mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi menyusul kasus dugaan pembunuhan terhadap Jaren Wamang Magai.

Ia menegaskan bahwa kasus tersebut merupakan tindak pidana murni yang saat ini ditangani oleh kepolisian sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya para tokoh masyarakat dan keluarga korban, untuk mempercayakan penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian. Identitas beberapa orang yang diduga terlibat sudah kami kantongi dan proses penyelidikan terus berjalan,” kata Yusak usai pertemuan dengan keluarga korban pada Selasa (4/8/2026) malam.

Dalam pertemuan yang dihadiri jajaran kepolisian dan keluarga almarhum Jaren Wamang Magai itu, Yusak meminta para tokoh masyarakat berperan aktif mengendalikan warga agar tidak melakukan tindakan yang dapat memicu gangguan keamanan maupun aksi balasan.

Menurut dia, masyarakat juga diharapkan tidak mengaitkan kasus tersebut dengan konflik antarsuku. Pasalnya, kedua kelompok sebelumnya telah melaksanakan prosesi perdamaian yang ditandatangani oleh para tokoh dari masing-masing pihak.

“Jangan sampai persoalan pidana ini berkembang menjadi isu perang suku. Sudah ada kesepakatan damai yang harus dihormati bersama sehingga situasi keamanan tetap terjaga,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, keluarga almarhum Jaren Wamang Magai menyampaikan sejumlah aspirasi kepada kepolisian. Keluarga meminta agar bantuan bahan makanan diserahkan langsung ke rumah duka serta meminta pagar yang dibangun oleh Kelompok Niwigelan segera dibongkar.

Yusak mengatakan seluruh aspirasi tersebut akan diteruskan kepada pimpinan untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan yang ada. Ia juga menghormati rencana keluarga menggelar pertemuan guna membahas persoalan tersebut sebelum hasilnya disampaikan secara terbuka kepada pemerintah dan kepolisian.

Ia menjelaskan, pertemuan dengan keluarga korban merupakan bagian dari pendekatan persuasif yang dilakukan kepolisian untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

“Kami berharap keluarga dapat menyampaikan kepada masyarakat agar tidak melakukan aksi-aksi kekerasan. Mari bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban sehingga proses hukum dapat berjalan dengan baik,” kata Yusak. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tingkatkan Kualitas SDM Sepak Bola, Dispora Mimika Gelar Pelatihan Lisensi D dan C-2

8 Agustus 2026 - 13:20 WIB

IMG 20260808 WA0036

Sambut HUT RI ke-81, Pangkoops TNI Habema Gelar Turnamen Mini Soccer di Timika

8 Agustus 2026 - 13:05 WIB

20260808

Bukan Hanya Meliput, JPM Mimika Turun ke Jalan Semarakkan HUT RI ke-81

8 Agustus 2026 - 12:13 WIB

IMG 20260808 210432

Dua Warga Jadi Korban Penembakan di Pintu Masuk Festival Budaya Lembah Baliem

8 Agustus 2026 - 11:17 WIB

IMG 20260808 WA0017

Areal Pendulangan Jadi Tempat Peredaran Sabu, Polisi Amankan Pengedarnya

8 Agustus 2026 - 11:13 WIB

IMG 20260808 WA0016
Trending di Headline