TIMIKA – Warga Mimika digegerkan dengan penemuan jasad seorang tukang ojek di sebuah parit di Jalan Poros SP 2–SP 5, tepatnya di Lorong Amungsa Indah, samping Jembatan Waker, Kelurahan Pasar Sentral, Distrik Mimika Baru, Sabtu (25/7/2026) dini hari.
Korban diduga menjadi korban pembunuhan setelah ditemukan dengan sejumlah luka yang mengarah pada akibat senjata tajam.
Begitu menerima laporan dari masyarakat, jajaran Polres Mimika langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Penanganan di tempat kejadian perkara dipimpin langsung oleh Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak, S.I.K., M.Tr.Mil., M.Han., bersama personel gabungan dari Satreskrim, Satintelkam, Sat Samapta, Satbrimob Yon B Mimika, Sie Propam, dan Tim Inafis.

Kasi Humas Polres Mimika, Iptu Hempy Ona, mengungkapkan bahwa kasus ini pertama kali dilaporkan oleh seorang saksi berinisial P.A. (38). Berdasarkan keterangannya, saksi dan korban sama-sama mengantar penumpang ojek dari kawasan Jalan Caritas SP 2 menuju Lorong Gereja Jembatan Waker.
Setibanya di lokasi tujuan, saksi melihat sepeda motor korban telah terjatuh. Ia kemudian memilih melarikan diri setelah diduga mendapat ancaman dari sekelompok orang yang sebelumnya merupakan penumpang ojek tersebut.
“Setelah berhasil menyelamatkan diri, saksi langsung mendatangi Mako Pelayanan Polres Mimika untuk melaporkan kejadian yang dialaminya,” ujar Iptu Hempy Ona.
Berbekal laporan tersebut, polisi melakukan penyisiran di sekitar lokasi. Petugas lebih dulu menemukan sebuah sepeda motor Honda Beat dan dompet yang berisi identitas korban. Dari identitas tersebut, korban diketahui berinisial S.K. (31).
Pencarian kemudian dilanjutkan hingga sekitar pukul 01.30 WIT. Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dalam parit yang berada di Lorong Amungsa Indah.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan korban mengalami sejumlah luka yang diduga disebabkan oleh benda tajam. Luka ditemukan pada bagian wajah, jari telunjuk tangan kanan, bahu atau lengan atas kanan, serta lengan bawah kiri.
Selanjutnya, Tim Inafis Polres Mimika melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi jenazah ke kamar jenazah RSUD Kabupaten Mimika untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.
Hingga kini, Satreskrim Polres Mimika masih terus melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas pelaku serta motif di balik dugaan pembunuhan tersebut. (IT)







