Menu

Mode Gelap
Ketua Komite III DPD RI Minta Pemerintah Beri Perhatian Lebih kepada Dosen PTS di Wilayah 3T Sekjen DPD RI Dorong Budaya Evaluasi untuk Perkuat Kinerja Birokrasi HUT ke-4 Papua Tengah Jadi Titik Awal Program BANGKIT untuk Generasi Sehat Papua DPD RI Perkuat Budaya Pelayanan Publik Melalui Data Akurat dan SDM Profesional Gubernur Meki Nawipa Siapkan Program “Bangkit Papua Tengah” untuk Percepat Penanganan 1.000 Balita Berisiko Stunting DPD RI Dorong Pengesahan RUU Daerah Kepulauan untuk Wujudkan Keadilan Pembangunan Maritim

News

Bidang Hukum dan Ham IPMAPAN: Baca Situasi Di Papua Tidak Baik-Baik Saja

Etty Welerbadge-check


					Bidang Hukum dan Ham IPMAPAN: Baca Situasi Di Papua Tidak Baik-Baik Saja Perbesar

TIMIKA, Sorong – Papua Barat Daya, Sabtu. 18 Juli 2026, Ikatan Pelajar dan Mahasiswa/i Paniai (IPMAPAN) Se-Kota Sorong, Papua Barat Daya, Baca Situasi Di Papua, Kata Bidang Hukum dan Ham, Aser Mote, Ia Mengatakan, Kelompok yang menamakan diri Bidang Hukum dan HAM menyampaikan keprihatinan terhadap situasi di Tanah Papua melalui pernyataan tertulis bertajuk “Situasi di Papua Tidak Baik-Baik Saja”. Pernyataan ini berisi suara hati rakyat Papua untuk keadilan dan martabat,”Ujar Mote”.

Bidang Dokumentasi dan Publikasi IPMAPAN Renaldo Gobay, diliris tersebut disebutkan 5 poin utama.

Pertama, terkait pembunuhan liar oleh TNI/Polri. Disebutkan masih adanya warga sipil Papua yang dibunuh di luar proses hukum dan tindakan represif yang terus terjadi. “Negara harus bertanggung jawab atas setiap nyawa rakyat yang hilang,” demikian pernyataan tersebut.

Tambahnya Anggota Bidang Hukum dan Ham IPMAPAN Martinus Gobay,

Kedua, penolakan terhadap keberadaan pos TNI di Papua. Menurut mereka, militarisasi bukan solusi melainkan sumber masalah baru.

“Papua butuh sekolah, rumah sakit, bukan pos militer,” tegasnya”.

Ketiga, terkait Pesta Babi yang disebut sebagai budaya dan identitas orang Papua. Mereka meminta agar budaya tersebut tidak dikriminalisasi.

Keempat, penolakan terhadap DOB di Papua karena dinilai hanya memecah Pernyataan Sikap: Situasi Di Papua Tidak Baik-Baik Saja,”Ungkap Gobai”.

Lanjut Aser Mote, Menyoroti keprihatinan atas situasi di Papua. Dalam pernyataannya, mereka menyoroti pembunuhan di luar hukum, menolak keberadaan pos TNI di wilayah sipil, meminta penghormatan terhadap budaya Pesta Babi, dan menolak pemekaran DOB yang dinilai memecah persatuan.

Mereka juga menyampaikan 5 tuntutan: hentikan kekerasan negara, tarik militer dari Papua, hormati hak-hak dasar rakyat Papua, tolak DOB, dan bangun dialog damai.

“Papua Butuh Keadilan, Bukan Militerisme,”tutup Mote”. (Red)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Festival UMKM Mimika Digelar, Omzet Pelaku Usaha Ditarget Naik hingga Rp4 Juta

9 Agustus 2026 - 14:33 WIB

IMG 20260809 WA0117(1)

Tim Babat Polres Mimika Ungkap Dua Kasus Curanmor, Tiga Pelaku Diamankan

9 Agustus 2026 - 14:27 WIB

IMG 20260809 WA0172

Anak 14 Tahun Diamankan Polisi, Diduga Terlibat Pencurian Motor di Timika

9 Agustus 2026 - 14:20 WIB

IMG 20260809 WA0165

Pelajar Deiyai Unjuk Bakat dalam Lomba Pidato HUT ke-81 RI, Berikut Daftar Juara

9 Agustus 2026 - 14:11 WIB

IMG 20260809 WA0148

Tanggapi Keluhan Pelajar dan Mahasiswa, Bupati Intan Jaya Pastikan Beasiswa ADIK-ADEM Diproses Pekan Depan

9 Agustus 2026 - 13:53 WIB

IMG 20260809 WA0134
Trending di Headline