Menu

Mode Gelap
DPD RI Dorong Pengesahan RUU Daerah Kepulauan untuk Wujudkan Keadilan Pembangunan Maritim Perkuat Layanan Kesehatan di Pedalaman, Wilhelmus Pigai Serahkan Bantuan Obat Kemenkes RI ke Puskesmas Wangbe 700 Pelari Meriahkan Bhayangkara Fun Run 5K, Wujud Sinergi Polda Papua Tengah dan DPD BMP RI OPINI : Menggugat ke PTUN Tak Cukup Bermodal Somasi TKT Group Timika Raih 15 Medali di Thyres Taekwondo Championship 2026 Ekspor Perdana Hasil Laut Mimika Jadi Langkah Baru Papua Tengah Menembus Pasar Global

Headline

USWIM Nabire Luncurkan SIAKAD, Rektor: Mahasiswa dan Dosen Harus Siap Beralih ke Layanan Digital

Etty Welerbadge-check


					USWIM Nabire Luncurkan SIAKAD, Rektor: Mahasiswa dan Dosen Harus Siap Beralih ke Layanan Digital Perbesar

NABIRE – Universitas Satya Wiyata Mandala (USWIM) Nabire resmi meluncurkan Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) SEVIMA USWIM sebagai langkah transformasi digital dalam pelayanan akademik. Sistem ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi layanan kepada mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan sekaligus menyesuaikan perkembangan teknologi di dunia pendidikan tinggi.

Rektor USWIM Nabire, Petrus Tekege, SH., MH, menjelaskan bahwa peluncuran SIAKAT merupakan bentuk penyesuaian dari sistem pelayanan manual menuju sistem digital.

“Selama ini pelayanan kepada mahasiswa, dosen, dan staf dilakukan secara manual. Sekarang kita beralih menggunakan sistem digital. Bukan berarti sistem manual tidak memberikan manfaat, tetapi kita harus mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman yang terus berubah,” ujarnya Tekege usai rayakan syukuran 1 tahunkepemimpinan , Launching SIAKAT serta Peraturan rektor tahun 2026 Nabire, 15 Juli 2026.

Menurutnya, perguruan tinggi di daerah juga harus mampu mengikuti standar pelayanan perguruan tinggi di berbagai daerah lain melalui pemanfaatan teknologi informasi.

Ia mengatakan, digitalisasi administrasi akademik akan memudahkan mahasiswa dalam mengakses berbagai layanan tanpa harus datang ke kampus. Mahasiswa nantinya dapat mengunduh Kartu Hasil Studi (KHS), mengisi Kartu Rencana Studi (KRS), hingga melakukan pembayaran kuliah melalui sistem secara daring.

Meski demikian, seluruh proses tersebut tetap memiliki jadwal dan batas waktu yang harus dipatuhi.

“Pengisian KRS ada waktunya. Kalau melewati batas waktu dan belum mengisi, mahasiswa akan dianggap cuti. Ini bagian dari upaya melatih mahasiswa agar lebih disiplin,” katanya.

Selain itu, sistem pembayaran juga dibuat lebih fleksibel, khususnya bagi mahasiswa semester satu dan dua. Mereka diberikan kesempatan melakukan pembayaran uang kuliah secara bertahap atau dicicil dalam satu semester sesuai ketentuan yang berlaku.

Namun, Rektor menegaskan bahwa pembayaran tetap harus dilakukan sebelum batas waktu yang telah ditentukan. Jika melewati tenggat waktu tanpa penyelesaian administrasi, sistem akan secara otomatis mengunci status akademik mahasiswa.

“Kami ingin membangun budaya disiplin. Memang pada awal penerapan akan terasa sulit, tetapi semua harus menyesuaikan diri dengan perubahan,” ujarnya.

Sementara itu, bagi mahasiswa semester tiga hingga semester akhir, mekanisme cicilan tidak lagi diberlakukan. Menurut Rektor, kebijakan tersebut mempertimbangkan beban biaya yang lebih besar bagi mahasiswa baru, sedangkan mahasiswa semester berikutnya umumnya telah memperoleh dukungan pembiayaan dari pemerintah daerah.

Di sisi lain, SIAKAT juga memberikan kemudahan bagi dosen. Melalui sistem tersebut, dosen dapat mengunggah materi perkuliahan, menginput nilai secara langsung, serta mengelola administrasi akademik tanpa harus datang ke program studi.

Rektor menegaskan bahwa sistem baru ini juga akan meningkatkan objektivitas penilaian mahasiswa karena nilai diinput langsung oleh dosen melalui aplikasi.

“Tidak ada lagi anggapan bahwa nilai bisa diubah di program studi. Nilai langsung masuk melalui sistem sehingga mahasiswa harus benar-benar mengikuti kuliah, mengerjakan tugas, mengikuti ujian tengah semester maupun ujian akhir semester,” jelasnya.

Ia berharap penerapan sistem digital mampu membangun budaya akademik yang lebih disiplin, baik bagi mahasiswa maupun dosen.

Selain peluncuran SIAKAT, pihak universitas juga tengah menyiapkan sejumlah regulasi internal guna memperkuat tata kelola akademik dan mendukung peningkatan kualitas pendidikan di lingkungan USWIM Nabire. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DPD RI Dorong Pengesahan RUU Daerah Kepulauan untuk Wujudkan Keadilan Pembangunan Maritim

16 Juli 2026 - 07:21 WIB

Images (74)

Polisi Ungkap Kronologi Penemuan Jenazah Pria di Timika, Korban Sempat Mengeluh Sakit

16 Juli 2026 - 02:52 WIB

IMG 20260716 WA0046

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Penikaman di Dermaga Pomako Timika, Korban Tewas dengan Luka di Dada

16 Juli 2026 - 02:45 WIB

IMG 20260716 WA0045

Ayam Lokal Mimika Berpeluang Kembali Masuk Pasar PTFI, DPRK Kawal Solusi untuk Peternak

16 Juli 2026 - 02:36 WIB

IMG 20260716 WA0096

Satu Tahun Kepemimpinan Rektor Tekege, USWIM Nabire Perkuat Tata Kelola Lewat SIAKAT dan 10 Peraturan Rektor

16 Juli 2026 - 02:30 WIB

IMG 20260715 WA0088
Trending di Headline