Menu ✖

Mode Gelap
Yorrys Raweyai Dorong Aspirasi Daerah Menjadi Perhatian Nasional Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat Meki–Deinas: Ketika Langit dan Gunung Bertemu

Headline

Pemprov Papua Tengah Target Raih Opini WTP, OPD Diminta Perkuat Akuntabilitas dan Kualitas Pelaporan

Etty Welerbadge-check


					Pemprov Papua Tengah Target Raih Opini WTP, OPD Diminta Perkuat Akuntabilitas dan Kualitas Pelaporan Perbesar

NABIRE – Pemerintah Provinsi Papua Tengah menargetkan peningkatan kualitas tata kelola keuangan dan akuntabilitas pemerintahan dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) pada tahun mendatang. Untuk mewujudkan hal tersebut, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta memperkuat kualitas data, pelaporan kinerja, serta menindaklanjuti seluruh temuan hasil pemeriksaan secara tepat waktu.

Penegasan tersebut disampaikan Staf Ahli Gubernur Papua Tengah Bidang Kemasyarakatan, SDM dan Pengembangan Otonomi Khusus, Ukkas, S.Sos., M.KP saat membacakan sambutan Gubernur Papua Tengah pada kegiatan Sosialisasi Penyusunan Laporan LKPD, SAKIP, LAKIP dan TPP di Lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Tengah yang berlangsung di Aula Kasih Tabernakel, Jalan Kusuma Bangsa, Nabire, Senin (22/6/2026).

IMG 20260622 WA0041

Menurut Ukkas, laporan pemerintah daerah bukan sekadar kewajiban administrasi, melainkan bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan program, penggunaan anggaran, capaian kinerja, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Laporan yang disusun setiap perangkat daerah merupakan dokumen pertanggungjawaban atas pelaksanaan program, penggunaan anggaran, capaian kinerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, keberhasilan tata kelola pemerintahan dapat dilihat dari kualitas penerapan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) yang baik.

Dalam arahannya, Ukkas mengingatkan seluruh OPD agar serius memperbaiki kualitas data yang digunakan dalam laporan. Data harus valid, dapat dipertanggungjawabkan, dan sesuai dengan kondisi riil pelaksanaan program di lapangan.

“Jangan menyusun laporan hanya untuk memenuhi batas waktu. Pastikan isi laporan mencerminkan kinerja yang sebenarnya,” tegasnya.

Ia juga menyoroti capaian opini laporan keuangan Pemerintah Provinsi Papua Tengah yang masih memperoleh opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP). Menurutnya, sebagai daerah otonom baru, capaian tersebut masih dapat dimaklumi, namun pemerintah daerah harus menargetkan peningkatan menjadi WTP.

“Tahun depan kita harus WTP. Bagaimana mau WTP kalau tindak lanjut temuan pemeriksaan masih rendah. Semua temuan harus segera diselesaikan sesuai batas waktu yang diberikan,” katanya.

Ukkas menambahkan, keberhasilan penerapan SAKIP tidak hanya menjadi tanggung jawab satu instansi, tetapi membutuhkan sinergi tiga unsur utama, yakni Bapperida/Bappeda sebagai perencana, Biro Organisasi sebagai koordinator tata kelola, dan Inspektorat sebagai evaluator internal.

IMG 20260622 WA0039

Menurutnya, ketiga institusi tersebut menjadi pilar utama dalam memastikan sistem akuntabilitas pemerintahan berjalan efektif baik di tingkat provinsi maupun kabupaten.

Selain itu, ia meminta seluruh OPD meningkatkan koordinasi lintas sektor karena sebagian besar laporan membutuhkan dukungan data dari berbagai perangkat daerah.

“Koordinasi itu penting. Banyak laporan membutuhkan data lintas bidang dan lintas perangkat daerah. Jangan bekerja sendiri-sendiri dan jangan menunggu sampai batas akhir pelaporan,” ujarnya.

Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap seluruh peserta dapat memahami mekanisme penyusunan laporan secara benar sehingga kualitas tata kelola pemerintahan semakin baik, transparan, dan akuntabel.

“Kita memang daerah baru, tetapi tidak boleh kalah dengan daerah lain yang lebih dulu maju. Kita harus berlari cepat mengejar ketertinggalan,” tutupnya. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pengembangan Kasus Curanmor, Polda Papua Temukan 25 Kendaraan di Rusunawa Uncen

30 Oktober 2026 - 06:48 WIB

IMG 20261030 WA0082

Papua Tengah Terima 3 Juta Bibit Kakao, Petani Nabire Ditargetkan Mulai Tanam Akhir 2026

30 Oktober 2026 - 06:39 WIB

IMG 20261030 WA0078

Kasus Penganiayaan Berakhir Kematian GAR, Polisi Resmi Tetapkan Tiga Orang Tersangka 

30 Oktober 2026 - 06:21 WIB

IMG 20261030 WA0050

Minim Saksi dan CCTV Tak Merekam, Misteri Pembuangan Bayi di Timika Belum Terungkap

30 Oktober 2026 - 06:00 WIB

IMG 20261030 WA0049

Polisi Musnahkan Sebanyak 305,7131 gram Narkotika Senilai Ratusan Juta, Ribuan Jiwa Diselamatkan

30 Oktober 2026 - 05:46 WIB

IMG 20261030 144104
Trending di Headline