Menu

Mode Gelap
Gubernur Papua Tengah Tetapkan BOSDA Pendidikan Gratis Tahun 2026, Ribuan Siswa Jadi Penerima Manfaat Bupati Yampit Nawipa, Kabupaten Paniai Raih Peringkat I Kinerja Penyaluran Dana Desa Terbaik di Papua Tengah Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai Imbau SMP dan SMA Terapkan Kebijakan Pendidikan Gratis Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete

Headline

Ciptakan Situasi Aman Jelang Perdamaian, 400 Personel Gabungan Dikerahkan Kwamki Narama

Etty Welerbadge-check


					Ciptakan Situasi Aman Jelang Perdamaian, 400 Personel Gabungan Dikerahkan Kwamki Narama Perbesar

TIMIKA – Sekitar 400 personel gabungan dikerahkan dalam apel cipta kondisi yang digelar di Polsek Kwamki Narama sebagai langkah pengamanan menjelang rencana proses perdamaian antara dua kubu yang bertikai di wilayah tersebut.

IMG 20260622 WA0063

Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman mengatakan, apel gabungan tersebut melibatkan personel Polres Mimika dan Brimob guna memastikan situasi keamanan tetap kondusif menjelang agenda perdamaian yang direncanakan berlangsung pada Rabu (24/6/2026) mendatang.

“Kami melaksanakan apel gabungan ini dalam rangka cipta kondisi dan persiapan perdamaian yang rencananya akan dilaksanakan pada hari Rabu. Sebanyak kurang lebih 400 personel gabungan kami siapkan untuk mendukung pengamanan,” kata Kapolres Mimika, Senin (22/6/2026).

Menurutnya, personel yang diterjunkan dibagi menjadi dua kelompok yang akan melakukan patroli dan memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membawa alat perang atau melakukan tindakan yang dapat memicu konflik baru.

“Kami membagi personel menjadi dua kubu, atas dan bawah. Kegiatan yang dilakukan berupa patroli dan penyampaian imbauan kepada masyarakat. Intinya, jangan ada yang membawa alat perang. Pendekatan yang kami lakukan saat ini lebih bersifat persuasif,” ujar AKBP Billy.

Kapolres AKBP Billy menegaskan, aparat keamanan tetap mengedepankan pendekatan humanis dalam menjaga situasi keamanan. Namun apabila eskalasi konflik meningkat, pihaknya akan menyesuaikan langkah penanganan sesuai prosedur yang berlaku.

IMG 20260622 WA0053

“Jika situasi berkembang dan eskalasi meningkat, tentu kami akan bertindak sesuai prosedur tetap. Namun saat ini kami mengutamakan langkah-langkah persuasif dan humanis,” katanya.

Ia juga meminta para pemimpin kelompok atau kepala perang dari masing-masing kubu untuk mampu mengendalikan anggotanya selama proses menuju perdamaian berlangsung.

“Kami menghimbau para kepala perang agar dapat mengendalikan pasukannya. Jangan sampai menjelang proses perdamaian justru terjadi aksi saling serang. Pemerintah dan aparat keamanan siap mengamankan sekaligus memfasilitasi proses mediasi,” ujar Kapolres.

Lebih lanjut, Kapolres berharap konflik yang telah berlangsung cukup lama itu dapat segera diselesaikan melalui jalur damai. Meski demikian, ia menegaskan bahwa penegakan hukum akan menjadi pilihan terakhir apabila upaya persuasif tidak membuahkan hasil.

“Harapan kami konflik ini segera berakhir. Jika langkah persuasif dan humanis tidak berhasil, maka penegakan hukum akan dilakukan. Itu merupakan jalan terakhir setelah berbagai upaya lainnya ditempuh,” tegasnya.

Terkait perkembangan proses perdamaian, Kapolres mengungkapkan bahwa hingga kini masih terdapat perbedaan pandangan di salah satu kubu, khususnya setelah adanya korban terakhir dalam konflik tersebut.

IMG 20260622 WA0067

“Dari dua belah pihak masih ada pro dan kontra. Kubu atas pada prinsipnya sudah siap berdamai kapan saja. Sementara di kubu bawah masih terdapat perbedaan pendapat. Karena itu hari ini kami akan melakukan mediasi dan mempertemukan kedua pihak untuk mencari solusi terbaik,” jelasnya.

Mengenai jadwal perdamaian, Kapolres mengatakan pihak pemerintah dan aparat keamanan menginginkan proses tersebut dapat segera terlaksana setelah sebelumnya sempat tertunda.

“Perdamaian yang sebelumnya direncanakan pekan lalu belum terlaksana. Saat ini kami berupaya mempercepat prosesnya dan sesuai kesepakatan sementara direncanakan berlangsung pada hari Rabu. Semoga tidak ada hambatan,” katanya.

Kapolres menambahkan, unsur pemerintah dipastikan akan hadir dalam proses perdamaian tersebut. Namun terkait pejabat yang akan hadir, pihaknya masih menunggu konfirmasi lebih lanjut.

“Yang jelas unsur pemerintah akan hadir. Untuk siapa saja yang hadir nanti akan kami konfirmasi kembali,” pungkas AKBP Billy. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

HUT ke-18 Kabupaten Puncak, Pj Sekda Ajak Seluruh Elemen Bersatu Bangun Daerah dan Jaga Keamanan

22 Juni 2026 - 11:21 WIB

IMG 20260622 WA0160

Di Tengah Tantangan Zaman, Umat Tuhan Diminta Tetap Setia pada Firman Allah

22 Juni 2026 - 11:11 WIB

IMG 20260621 WA0052

Tokoh Hindu di Mimika Dukung Pendekatan Humanis Satgas Operasi Damai Cartenz

22 Juni 2026 - 11:06 WIB

IMG 20260622 WA0057

Asisten I Setda Deiyai Lepas Kontingen Festival Seni dan Budaya Pelajar Tingkat Provinsi Papua Tengah

22 Juni 2026 - 11:02 WIB

IMG 20260622 WA0084

Lepas Tim Sensus Ekonomi 2026, Mesak Pakage Mengajak Masyarakat Dukung Pendataan Usaha

22 Juni 2026 - 10:54 WIB

IMG 20260622 WA0114
Trending di Headline