Menu

Mode Gelap
Perkuat Layanan Kesehatan di Pedalaman, Wilhelmus Pigai Serahkan Bantuan Obat Kemenkes RI ke Puskesmas Wangbe 700 Pelari Meriahkan Bhayangkara Fun Run 5K, Wujud Sinergi Polda Papua Tengah dan DPD BMP RI OPINI : Menggugat ke PTUN Tak Cukup Bermodal Somasi TKT Group Timika Raih 15 Medali di Thyres Taekwondo Championship 2026 Ekspor Perdana Hasil Laut Mimika Jadi Langkah Baru Papua Tengah Menembus Pasar Global Pendidikan Jadi Kunci Masa Depan Papua, Meki Nawipa Apresiasi Beasiswa Puncak Cerdas

News

Tokoh Adat dan DPRK Dorong Pemetaan Wilayah Adat Totaa Mapihaa

Etty Welerbadge-check


					Tokoh Adat dan DPRK Dorong Pemetaan Wilayah Adat Totaa Mapihaa Perbesar

NABIRE – Pemetaan wilayah adat berdasarkan marga, sub-suku, dan silsilah keluarga menjadi salah satu rekomendasi utama dalam diskusi film Pesta Babi yang digelar masyarakat Totaa Mapihaa, Sabtu (13/6/2026).

Ketua Pokja Khusus DPRK Dogiyai, Bernadetha Tekege, menegaskan bahwa pengakuan dan perlindungan hak masyarakat adat harus dimulai dari kejelasan batas-batas wilayah adat.

Menurutnya, masyarakat tidak cukup hanya menyebut Papua sebagai tanah adat, tetapi juga harus memiliki dokumen dan peta yang jelas sebagai dasar pengakuan oleh pemerintah.

“Wilayah adat harus didokumentasikan dan diserahkan kepada pemerintah untuk mendapatkan pengakuan. Itu menjadi pagar budaya dan benteng perlindungan masyarakat adat,” katanya.

Pandangan serupa disampaikan Natan Tebai dari Komda Papua Tengah yang menilai pemetaan wilayah adat perlu menjadi program prioritas pasca pelaksanaan Musyawarah Besar Luar Biasa (Mubeslub) Totaa Mapihaa.

Ia mengusulkan agar setiap keluarga mulai mendokumentasikan silsilah keluarga serta sejarah kepemilikan wilayah adat.
Selain itu, lembaga-lembaga yang berpengalaman dalam pemetaan wilayah adat di Papua perlu dilibatkan untuk mendampingi masyarakat.

Dalam rekomendasi akhir diskusi, peserta sepakat mendorong pemetaan wilayah adat secara partisipatif sebagai langkah perlindungan terhadap tanah, hutan, sungai, gunung, dan seluruh ruang hidup masyarakat adat Totaa Mapihaa. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemkab Deiyai Lepas 20 Putra-Putri Terbaik Menempuh Pendidikan di Mepa Boarding School Nabire

13 Juli 2026 - 12:48 WIB

IMG 20260713 WA0154

Kapolda Papua Tengah Lantik Irwasda, Dansat Brimob, Karorena dan Dua Kapolres

13 Juli 2026 - 12:37 WIB

IMG 20260713 WA0126

ASN dan Non-ASN Papua Tengah Ikuti Ibadah Oikumene, Ketua FKUB Ajak Serahkan Beban kepada Tuhan

13 Juli 2026 - 12:16 WIB

IMG 20260713 WA0108

Pulang ke Kampung Halaman, Bung Mecky Dirikan Rumah Inspirasi Kebadabi untuk Bangun Generasi Muda Papua

13 Juli 2026 - 12:11 WIB

IMG 20260713 WA0107

Kapolda Papua Tengah: Polisi Terus Imbau Warga Jauhi Titik Konflik di Intan Jaya

13 Juli 2026 - 12:08 WIB

IMG 20260713 WA0041
Trending di Headline