Menu ✖

Mode Gelap
Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat Meki–Deinas: Ketika Langit dan Gunung Bertemu Pastor Berusia 36 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana Sempat Viral Pimpin Upacara Hardiknas, Deki Degei Berterima Kasih kepada Gubernur Papua Tengah Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026

Headline

Disnaker Deiyai Fokus Berdayakan Anak Daerah, Pelatihan Kerja Hingga BPJS Ketenagakerjaan Jadi Prioritas

Etty Welerbadge-check


					Disnaker Deiyai Fokus Berdayakan Anak Daerah, Pelatihan Kerja Hingga BPJS Ketenagakerjaan Jadi Prioritas Perbesar

DEIYAI – Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Deiyai memaparkan berbagai capaian kerja selama satu tahun terakhir, dibawah kepemimpinan Kepala Dinas Tenaga Kerja, Ernest Kotouki pada Kamis, (21/5/2026).

Berbagai program yang dijalankan difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia serta perluasan akses kerja bagi masyarakat asli Deiyai. Sejak dipercaya memimpin Dinas Tenaga Kerja oleh Bupati Deiyai, Melkianus Mote, dan Wakil Bupati Ayub Pigome pada awal tahun 2025, Ernest Kotouki bersama jajarannya langsung bergerak menjalankan sejumlah program strategis di bidang ketenagakerjaan.

“Kami berupaya membangun Deiyai melalui sektor tenaga kerja. Ini pekerjaan besar karena menyangkut masa depan dan kehidupan banyak orang,” ujar Ernest Kotouki saat ditemui di ruang kerjanya di Waghete, Kamis (21/5/2026).

Salah satu program yang telah direalisasikan pada tahun 2025 ialah pengiriman sejumlah pemuda Deiyai ke Jayapura untuk mengikuti pelatihan otomotif, khususnya bongkar pasang dan perbaikan mobil maupun motor. Selain itu, sejumlah pemuda lainnya juga mengikuti pelatihan komputer guna meningkatkan kemampuan di bidang teknologi dan administrasi.

Menurut Kotouki, hasil dari pelatihan tersebut sudah mulai terlihat. Bahkan, beberapa peserta pelatihan telah dipercaya menangani perbaikan kendaraan.

“Mobil saya sendiri sudah mereka perbaiki dan hasilnya sangat baik. Karena itu, ke depan pemerintah akan membuka bengkel servis mobil dengan tenaga kerja seluruhnya anak asli Deiyai yang sudah mengikuti pelatihan,” katanya.

Selain peningkatan keterampilan kerja, Dinas Tenaga Kerja Deiyai juga sedang memaksimalkan penerapan Aplikasi Pasar Kerja, program prioritas dari Kementerian Ketenagakerjaan RI. Aplikasi tersebut merupakan platform digital yang mempertemukan pencari kerja dengan pemberi kerja secara lebih cepat dan efisien.

“Aplikasi Pasar Kerja ini akan membantu para pencari kerja dari seluruh Indonesia, termasuk masyarakat Deiyai, untuk memperoleh informasi lowongan kerja,” jelas Kotouki.

Untuk mendukung operasional aplikasi tersebut, Dinas Tenaga Kerja Deiyai telah melakukan pengadaan perangkat komputer dan dalam waktu dekat akan menambah jaringan internet Starlink guna memperkuat akses layanan digital.

“Kami sedang menyiapkan seluruh kebutuhan pendukung, termasuk tenaga operatornya,” ujarnya.

Kotouki menegaskan, pemerintah daerah terus berupaya membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat Deiyai agar dapat memperoleh kesempatan kerja, baik di sektor pemerintahan maupun swasta.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Deiyai juga telah mengeluarkan Surat Edaran Bupati kepada seluruh perusahaan dan pelaku usaha yang beroperasi di wilayah Deiyai, seperti PLN, perbankan, kontraktor, dan berbagai usaha lainnya agar mengutamakan tenaga kerja asli Deiyai dalam proses perekrutan.

Menurut Kotouki, kebijakan tersebut menjadi langkah penting untuk menekan angka pengangguran yang masih cukup tinggi di Kabupaten Deiyai.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan seluruh perusahaan dan pelaku usaha di Deiyai. Mereka harus memprioritaskan anak-anak asli Deiyai dalam perekrutan tenaga kerja,” tegasnya.

Ia menambahkan, pemberdayaan tenaga kerja lokal harus menjadi tanggung jawab bersama demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi ketergantungan terhadap tenaga kerja dari luar daerah.

Dalam kesempatan itu, Ernest Kotouki juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Deiyai atas dukungan terhadap program BPJS Ketenagakerjaan yang dinilai sangat membantu masyarakat.

Menurutnya, hingga saat ini lebih dari 5.000 warga Deiyai telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, sementara target pemerintah daerah mencapai 15.000 peserta.

“Program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat karena memberikan perlindungan melalui Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah juga terus mengusulkan agar program Bantuan Subsidi Upah (BSU) dapat kembali direalisasikan di Kabupaten Deiyai pada tahun-tahun mendatang.

Kotouki pun mengajak seluruh masyarakat, termasuk pedagang, nelayan, sopir, pelaku usaha kecil, hingga para hamba Tuhan untuk segera mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Manfaat BPJS Ketenagakerjaan sangat besar bagi masyarakat. Karena itu, kami mengajak seluruh warga datang ke kantor untuk mengurus kepesertaan,” tutupnya. (SK)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Operasi Sarang Narkoba di Kampung Vietnam, Polda Papua dan BNN Amankan 10 Orang

25 Oktober 2026 - 05:24 WIB

IMG 20261025 WA0009

Diduga Korban Tabrak Lari, Pria 31 Tahun Ditemukan Meninggal di Jalan Poros Mapurujaya

25 Oktober 2026 - 05:15 WIB

IMG 20261025 WA0004

Dinsos Deiyai Buka Pendaftaran Perlinsos hingga 31 Oktober 2026, Siapkan Data Bansos 2027

25 Oktober 2026 - 05:11 WIB

IMG 20261025 WA0000

OPINI : BEREBUT EMAS DI MAKIMI, MASYARAKAT ADAT DAPAT APA?

24 Oktober 2026 - 11:55 WIB

WhatsApp Image 2026 10 24 at 04.29.28

Bawaslu Mimika Buka Ruang Kritik, Siapkan Lima Agenda Penguatan Pengawasan

24 Oktober 2026 - 11:09 WIB

IMG 20261024 WA0085
Trending di Headline