Menu

Mode Gelap
DPD RI Dorong Pengesahan RUU Daerah Kepulauan untuk Wujudkan Keadilan Pembangunan Maritim Perkuat Layanan Kesehatan di Pedalaman, Wilhelmus Pigai Serahkan Bantuan Obat Kemenkes RI ke Puskesmas Wangbe 700 Pelari Meriahkan Bhayangkara Fun Run 5K, Wujud Sinergi Polda Papua Tengah dan DPD BMP RI OPINI : Menggugat ke PTUN Tak Cukup Bermodal Somasi TKT Group Timika Raih 15 Medali di Thyres Taekwondo Championship 2026 Ekspor Perdana Hasil Laut Mimika Jadi Langkah Baru Papua Tengah Menembus Pasar Global

Headline

Disnaker Deiyai Fokus Berdayakan Anak Daerah, Pelatihan Kerja Hingga BPJS Ketenagakerjaan Jadi Prioritas

Etty Welerbadge-check


					Disnaker Deiyai Fokus Berdayakan Anak Daerah, Pelatihan Kerja Hingga BPJS Ketenagakerjaan Jadi Prioritas Perbesar

DEIYAI – Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Deiyai memaparkan berbagai capaian kerja selama satu tahun terakhir, dibawah kepemimpinan Kepala Dinas Tenaga Kerja, Ernest Kotouki pada Kamis, (21/5/2026).

Berbagai program yang dijalankan difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia serta perluasan akses kerja bagi masyarakat asli Deiyai. Sejak dipercaya memimpin Dinas Tenaga Kerja oleh Bupati Deiyai, Melkianus Mote, dan Wakil Bupati Ayub Pigome pada awal tahun 2025, Ernest Kotouki bersama jajarannya langsung bergerak menjalankan sejumlah program strategis di bidang ketenagakerjaan.

“Kami berupaya membangun Deiyai melalui sektor tenaga kerja. Ini pekerjaan besar karena menyangkut masa depan dan kehidupan banyak orang,” ujar Ernest Kotouki saat ditemui di ruang kerjanya di Waghete, Kamis (21/5/2026).

Salah satu program yang telah direalisasikan pada tahun 2025 ialah pengiriman sejumlah pemuda Deiyai ke Jayapura untuk mengikuti pelatihan otomotif, khususnya bongkar pasang dan perbaikan mobil maupun motor. Selain itu, sejumlah pemuda lainnya juga mengikuti pelatihan komputer guna meningkatkan kemampuan di bidang teknologi dan administrasi.

Menurut Kotouki, hasil dari pelatihan tersebut sudah mulai terlihat. Bahkan, beberapa peserta pelatihan telah dipercaya menangani perbaikan kendaraan.

“Mobil saya sendiri sudah mereka perbaiki dan hasilnya sangat baik. Karena itu, ke depan pemerintah akan membuka bengkel servis mobil dengan tenaga kerja seluruhnya anak asli Deiyai yang sudah mengikuti pelatihan,” katanya.

Selain peningkatan keterampilan kerja, Dinas Tenaga Kerja Deiyai juga sedang memaksimalkan penerapan Aplikasi Pasar Kerja, program prioritas dari Kementerian Ketenagakerjaan RI. Aplikasi tersebut merupakan platform digital yang mempertemukan pencari kerja dengan pemberi kerja secara lebih cepat dan efisien.

“Aplikasi Pasar Kerja ini akan membantu para pencari kerja dari seluruh Indonesia, termasuk masyarakat Deiyai, untuk memperoleh informasi lowongan kerja,” jelas Kotouki.

Untuk mendukung operasional aplikasi tersebut, Dinas Tenaga Kerja Deiyai telah melakukan pengadaan perangkat komputer dan dalam waktu dekat akan menambah jaringan internet Starlink guna memperkuat akses layanan digital.

“Kami sedang menyiapkan seluruh kebutuhan pendukung, termasuk tenaga operatornya,” ujarnya.

Kotouki menegaskan, pemerintah daerah terus berupaya membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat Deiyai agar dapat memperoleh kesempatan kerja, baik di sektor pemerintahan maupun swasta.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Deiyai juga telah mengeluarkan Surat Edaran Bupati kepada seluruh perusahaan dan pelaku usaha yang beroperasi di wilayah Deiyai, seperti PLN, perbankan, kontraktor, dan berbagai usaha lainnya agar mengutamakan tenaga kerja asli Deiyai dalam proses perekrutan.

Menurut Kotouki, kebijakan tersebut menjadi langkah penting untuk menekan angka pengangguran yang masih cukup tinggi di Kabupaten Deiyai.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan seluruh perusahaan dan pelaku usaha di Deiyai. Mereka harus memprioritaskan anak-anak asli Deiyai dalam perekrutan tenaga kerja,” tegasnya.

Ia menambahkan, pemberdayaan tenaga kerja lokal harus menjadi tanggung jawab bersama demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi ketergantungan terhadap tenaga kerja dari luar daerah.

Dalam kesempatan itu, Ernest Kotouki juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Deiyai atas dukungan terhadap program BPJS Ketenagakerjaan yang dinilai sangat membantu masyarakat.

Menurutnya, hingga saat ini lebih dari 5.000 warga Deiyai telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, sementara target pemerintah daerah mencapai 15.000 peserta.

“Program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat karena memberikan perlindungan melalui Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah juga terus mengusulkan agar program Bantuan Subsidi Upah (BSU) dapat kembali direalisasikan di Kabupaten Deiyai pada tahun-tahun mendatang.

Kotouki pun mengajak seluruh masyarakat, termasuk pedagang, nelayan, sopir, pelaku usaha kecil, hingga para hamba Tuhan untuk segera mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Manfaat BPJS Ketenagakerjaan sangat besar bagi masyarakat. Karena itu, kami mengajak seluruh warga datang ke kantor untuk mengurus kepesertaan,” tutupnya. (SK)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bidang Hukum dan Ham IPMAPAN: Baca Situasi Di Papua Tidak Baik-Baik Saja

18 Juli 2026 - 14:26 WIB

IMG 20260718 WA0034

Keluarga Pelaku Sanggupi Bantuan Duka Rp200 Juta, Proses Hukum Kasus Penikaman Pomako Tetap Berjalan

18 Juli 2026 - 14:12 WIB

IMG 20260718 WA0025

Terungkap, Ledakan Maut di Biak Berawal dari Pemotongan Mortir Aktif

18 Juli 2026 - 14:07 WIB

IMG 20260718 WA0024

Operasi Damai Cartenz di Yahukimo Berujung Kontak Tembak, Tiga Anggota KKB Tewas

18 Juli 2026 - 14:03 WIB

IMG 20260718 WA0018

Bupati Deiyai Undang Dokter Umum Mengabdi, Siapkan Kontrak Kerja dan Pendidikan Spesialis

18 Juli 2026 - 13:59 WIB

IMG 20260718 WA0017
Trending di Headline