TIMIKA — Bupati Kabupaten Mimika, Johannes Rettob, menegaskan komitmennya untuk memperkuat pembinaan olahraga masyarakat mulai dari tingkat kampung hingga distrik sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia di daerah.
Menurut Johannes, pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik seperti jalan dan gedung, tetapi juga harus menyentuh pembangunan mental masyarakat, budaya, serta pembinaan generasi muda melalui olahraga dan kesenian.
Program penguatan organisasi olahraga tersebut diharapkan mampu membangkitkan semangat masyarakat untuk aktif berolahraga sekaligus mempererat kebersamaan warga di setiap kampung dan distrik.
“Sekarang kami sudah punya KONI dan saya sudah pesan kepada KONI bahwa olahraga harus dibangun mulai dari tingkat kampung sampai distrik,” ujar Johannes Rettob saat diwawancarai, Rabu (20/05/2026).
Sebagai langkah lanjutan, Pemerintah Kabupaten Mimika berencana membentuk kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di tingkat distrik yang nantinya dipimpin langsung oleh kepala distrik masing-masing.
Dengan adanya struktur organisasi olahraga hingga ke wilayah bawah, pembinaan atlet dan kegiatan olahraga masyarakat diharapkan dapat berjalan lebih terarah dan merata hingga ke kampung-kampung.
Selain itu, pemerintah daerah juga akan melakukan evaluasi berkala terhadap perkembangan olahraga di setiap distrik guna memastikan proses pembinaan atlet maupun aktivitas olahraga masyarakat berjalan optimal.
Johannes mengatakan langkah tersebut sejalan dengan visi dan misi pemerintah daerah dalam membangun dari kampung ke kota. Ia menilai pembangunan tidak hanya berbicara soal fisik, tetapi juga pembangunan karakter dan kualitas masyarakat.
“Ini kan sesuai visi misi kita membangun dari kampung ke kota. Membangun itu bukan hanya fisiknya, tetapi juga mental masyarakat. Olahraga, budaya, dan kesenian adalah bagian dari pembangunan,” pungkasnya.
Melalui penguatan organisasi olahraga tersebut, Pemkab Mimika berharap dapat menciptakan masyarakat yang sehat, aktif, serta melahirkan atlet-atlet potensial dari wilayah kampung dan distrik di masa mendatang. (Cr2)








