Menu

Mode Gelap
Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku

Headline

Diduga Bom Drone Meledak di Halaman Gereja di Sugapa, Empat Warga Terluka

Etty Welerbadge-check


					Diduga Bom Drone Meledak di Halaman Gereja di Sugapa, Empat Warga Terluka Perbesar

Intan Jaya, Papua Tengah — Sebuah ledakan dilaporkan terjadi di halaman Gereja St. Paulus Nabuni Mbamogo, Paroki Bilogai, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Minggu (17/5/2026). Peristiwa tersebut diduga berasal dari bom yang dijatuhkan menggunakan drone udara di sekitar lokasi gereja.

IMG 20260517 WA0068

Informasi awal mengenai insiden itu disampaikan Yosua Maiseni berdasarkan laporan tim pastoral Paroki Bilogai. Dalam laporan tersebut disebutkan empat warga mengalami luka akibat serpihan ledakan.

Keempat korban masing-masing bernama Pit Pogau, Robert Nabelau, Pius Pogau, dan Piter Nabelau.

Menurut informasi yang diterima redaksi sekitar pukul 06.07 WIT, proses evakuasi dilakukan oleh tim pastoral Paroki Bilogai yang dipimpin Pastor Dekan Dekenat Moni Puncak, Pater Yanuarius Yance Yogi, PR. Para korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Bilogai di Distrik Sugapa untuk mendapatkan perawatan medis.

“Dua korban sudah dievakuasi, sementara dua korban lainnya direncanakan akan dievakuasi besok karena kondisi lokasi yang sulit dijangkau,” ujar Pater Yan Yogi melalui sambungan telepon.

Pater Yan Yogi menjelaskan, ledakan terjadi di area halaman Gereja St. Paulus Nabuni Mbamogo saat aktivitas masyarakat berlangsung di sekitar lokasi.

“Telah turunkan bom dan meledak. Korban Pit Pogau, Robert Nabelau, Pius Pogau, dan Piter Nabelau terkena serpihan bom dan masih dalam proses evakuasi oleh tim pastoral Paroki Bilogai,” katanya.

Sementara itu, Panglima Tertinggi West Papua Army, Demianus Magai Yogi, mengecam dugaan pengeboman di area gereja tersebut. Ia menilai tindakan terhadap fasilitas ibadah bertentangan dengan prinsip-prinsip kemanusiaan dan hukum humaniter internasional.

Menurutnya, seluruh pihak yang terlibat dalam konflik harus menghormati nilai-nilai kemanusiaan dalam situasi apa pun, terlebih pada hari Minggu yang merupakan waktu ibadah umat Kristiani.

Ia juga meminta agar situasi di Sugapa mendapat perhatian luas dari komunitas internasional, termasuk Gereja Katolik dan Vatikan, guna melihat kondisi kemanusiaan yang terjadi di Papua.

Selain itu, Demianus mendesak lembaga kemanusiaan, gereja, dan pihak independen untuk turun langsung ke lokasi guna melakukan pemantauan serta penanganan terhadap para korban.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak TNI maupun Polri terkait laporan dugaan pengeboman tersebut. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Perkuat Layanan Kesehatan, Dinas Sosial Mimika Salurkan Layanan Kesehatan Dasar di Kwamki

11 Juni 2026 - 10:39 WIB

IMG 20260611 WA0117

Kesbangpol Mimika Gelar Bimtek SIKEPO Dorong Akuntabilitas Dana Parpol

11 Juni 2026 - 10:30 WIB

IMG 20260611 WA0108

Cekcok di Jalan Perintis Mimika Berujung Pembacokan, Polisi Buru Pelaku

11 Juni 2026 - 10:24 WIB

IMG 20260611 WA0116

Asisten III Setda Deiyai Tutup Penyuluhan Kebijakan Pajak Daerah, Dorong Peningkatan PAD

11 Juni 2026 - 10:20 WIB

IMG 20260611 WA0102

Semarakkan HUT RI ke-81, Dukcapil Mimika Targetkan 100 Pasangan Ikut Nikah Massal dan Isbat 

11 Juni 2026 - 10:11 WIB

IMG 20260611 WA0095
Trending di Headline