Menu

Mode Gelap
Gubernur Meki Nawipa Siapkan Program “Bangkit Papua Tengah” untuk Percepat Penanganan 1.000 Balita Berisiko Stunting DPD RI Dorong Pengesahan RUU Daerah Kepulauan untuk Wujudkan Keadilan Pembangunan Maritim Perkuat Layanan Kesehatan di Pedalaman, Wilhelmus Pigai Serahkan Bantuan Obat Kemenkes RI ke Puskesmas Wangbe 700 Pelari Meriahkan Bhayangkara Fun Run 5K, Wujud Sinergi Polda Papua Tengah dan DPD BMP RI OPINI : Menggugat ke PTUN Tak Cukup Bermodal Somasi TKT Group Timika Raih 15 Medali di Thyres Taekwondo Championship 2026

Headline

Diduga Bom Drone Meledak di Halaman Gereja di Sugapa, Empat Warga Terluka

Etty Welerbadge-check


					Diduga Bom Drone Meledak di Halaman Gereja di Sugapa, Empat Warga Terluka Perbesar

Intan Jaya, Papua Tengah — Sebuah ledakan dilaporkan terjadi di halaman Gereja St. Paulus Nabuni Mbamogo, Paroki Bilogai, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Minggu (17/5/2026). Peristiwa tersebut diduga berasal dari bom yang dijatuhkan menggunakan drone udara di sekitar lokasi gereja.

IMG 20260517 WA0068

Informasi awal mengenai insiden itu disampaikan Yosua Maiseni berdasarkan laporan tim pastoral Paroki Bilogai. Dalam laporan tersebut disebutkan empat warga mengalami luka akibat serpihan ledakan.

Keempat korban masing-masing bernama Pit Pogau, Robert Nabelau, Pius Pogau, dan Piter Nabelau.

Menurut informasi yang diterima redaksi sekitar pukul 06.07 WIT, proses evakuasi dilakukan oleh tim pastoral Paroki Bilogai yang dipimpin Pastor Dekan Dekenat Moni Puncak, Pater Yanuarius Yance Yogi, PR. Para korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Bilogai di Distrik Sugapa untuk mendapatkan perawatan medis.

“Dua korban sudah dievakuasi, sementara dua korban lainnya direncanakan akan dievakuasi besok karena kondisi lokasi yang sulit dijangkau,” ujar Pater Yan Yogi melalui sambungan telepon.

Pater Yan Yogi menjelaskan, ledakan terjadi di area halaman Gereja St. Paulus Nabuni Mbamogo saat aktivitas masyarakat berlangsung di sekitar lokasi.

“Telah turunkan bom dan meledak. Korban Pit Pogau, Robert Nabelau, Pius Pogau, dan Piter Nabelau terkena serpihan bom dan masih dalam proses evakuasi oleh tim pastoral Paroki Bilogai,” katanya.

Sementara itu, Panglima Tertinggi West Papua Army, Demianus Magai Yogi, mengecam dugaan pengeboman di area gereja tersebut. Ia menilai tindakan terhadap fasilitas ibadah bertentangan dengan prinsip-prinsip kemanusiaan dan hukum humaniter internasional.

Menurutnya, seluruh pihak yang terlibat dalam konflik harus menghormati nilai-nilai kemanusiaan dalam situasi apa pun, terlebih pada hari Minggu yang merupakan waktu ibadah umat Kristiani.

Ia juga meminta agar situasi di Sugapa mendapat perhatian luas dari komunitas internasional, termasuk Gereja Katolik dan Vatikan, guna melihat kondisi kemanusiaan yang terjadi di Papua.

Selain itu, Demianus mendesak lembaga kemanusiaan, gereja, dan pihak independen untuk turun langsung ke lokasi guna melakukan pemantauan serta penanganan terhadap para korban.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak TNI maupun Polri terkait laporan dugaan pengeboman tersebut. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pelarian Berakhir, Pelaku Penganiayaan Berat di Mapurujaya Dibekuk Tim Babat Satreskrim Polres Mimika

21 Juli 2026 - 03:23 WIB

IMG 20260721 WA0003

Lomba Bertutur Cerita Rakyat Mimika Jadi Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda

21 Juli 2026 - 02:58 WIB

IMG 20260720 WA0051

Gubernur Meki Nawipa Siapkan Program “Bangkit Papua Tengah” untuk Percepat Penanganan 1.000 Balita Berisiko Stunting

21 Juli 2026 - 01:55 WIB

Poe5sxfxexbgb6v

Bupati Deiyai Tekankan Disiplin ASN, Penempatan Sesuai Kompetensi dan Percepatan Pembinaan CPNS, PPPK, THK2

20 Juli 2026 - 13:01 WIB

IMG 20260720 WA0050

Wabup Mimika Soroti Lambatnya Serapan Anggaran, OPD Diminta Perkuat Koordinasi

20 Juli 2026 - 12:54 WIB

IMG 20260720 WA0035
Trending di Headline