Menu

Mode Gelap
Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku Masyarakat Paniai Berdomisili Mimika Mendukung Daerah Otonom Kabupaten Moni, Mengecam Aksi Protes Piyos News Rayakan HUT ke-2, Perkuat Peran dari Papua Tengah hingga Nasional

Headline

Kakanwil Kemenag Papua Lantik 44 Pejabat Pengawas, Tegaskan ASN Siap Ditempatkan di Seluruh Wilayah Papua dan DOB

Etty Welerbadge-check


					Kakanwil Kemenag Papua Lantik 44 Pejabat Pengawas, Tegaskan ASN Siap Ditempatkan di Seluruh Wilayah Papua dan DOB Perbesar

Jayapura, Kemenag – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Papua kembali melakukan langkah strategis untuk penguatan tata kelola kelembagaan melalui pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat pengawas di lingkungan Kanwil Kemenag Provinsi Papua. Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Hotel Horison Kotaraja, Jayapura, Rabu (13/05/2026), dipimpin langsung oleh Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Papua, Klemens Taran, S.Ag.

IMG 20260514 WA0010

Pelantikan tersebut menjadi salah satu agenda mutasi dan promosi jabatan terbesar di lingkungan Kanwil Kemenag Papua dalam beberapa tahun terakhir. Dari total 45 pejabat pengawas yang dijadwalkan mengikuti pelantikan, satu pegawai mengundurkan diri sehingga sebanyak 44 pejabat resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya.

Kegiatan ini turut dihadiri jajaran pejabat administrator Kanwil Kemenag Provinsi Papua, para Kepala Kantor (Kakan) Kemenag kabupaten/kota se-Papua, diantaranya Kakan Kemenag Kabupaten Jayapura, Kakan Kemenag Kabupaten Merauke, Kakan Kemenag Kabupaten Deiyai, Kakan Kemenag Kabupaten Kepulauan Yapen, Kakan Kemenag Kabupaten Keerom, Tim Kepegawaian dan Hukum Kanwil Kemenag Papua, serta mantan Kepala Kanwil Kemenag Papua periode 2018-2023, Dr. Amsal Yowei, S.E., M.Pd.K.

 

Pelantikan dan mutasi jabatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor: Kw.26.1.2/KP.07.6/645/2026 sampai dengan Nomor: Kw.26.1.2/KP.07.6/690/2026 tentang Pengangkatan Pejabat Pengawas di Lingkungan Kanwil Kemenag Provinsi Papua.

Dalam keputusan tersebut disebutkan bahwa mutasi, promosi, dan pengisian jabatan dilakukan sebagai bagian dari upaya penyegaran organisasi, promosi jabatan, penguatan pelayanan publik, serta menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas dan fungsi kelembagaan di lingkungan Kemenag Provinsi Papua.

Sebanyak 44 pejabat yang dilantik terdiri atas pejabat yang memperoleh promosi jabatan, mutasi antarwilayah, rotasi internal, hingga pengisian jabatan yang selama ini mengalami kekosongan di sejumlah Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota di Papua.

Pejabat yang dilantik yaitu :

1. Anuar Sadat, S.Sos, Penata Tk. I, III/d, dari jabatan lama Penyelenggara Pendidikan dan Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Deiyai, diangkat menjadi Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nabire.

2. Sentya Loupatty, S.Teol, Penata Tk. I, III/d, dari jabatan lama Penyelenggara Pendidikan Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Deiyai, diangkat menjadi Kepala Seksi Pendidikan Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nabire.

3. Karolus Weridity, S.Sos, Penata Tk. I, III/d, dari jabatan lama Penyelenggara Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Puncak, diangkat menjadi Kepala Seksi Urusan Agama Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Paniai.

4. Jhon Edwin Kayani, S.Sos, Penata Tk. I, III/d, dari jabatan lama Kepala Seksi Urusan Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Intan Jaya, diangkat menjadi Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Intan Jaya

5. Rempida Porime Gultom, S.E., M.M, Penata Tk. I, III/d dari jabatan lama Kepala Seksi Pendidikan Kristen Kantor Kementerian Agama Kota Jayapura, diangkat menjadi Kepala Seksi Pendidikan Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Intan Jaya.

6. Philipus S. Maturbong, S.S, Penata Tk. I, III/d dari jabatan lama Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mimika, diangkat menjadi Kepala Seksi Pendidikan Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Puncak Jaya.

7. I Made Kembardana, S.Ag , Penata Tk. I, III/d, dari jabatan lama Penyelenggara Hindu dan Buddha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mimika, diangkat menjadi Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mimika.

8. Kamal Aswath, S.Ag., M.M, Pembina, IV/a, dari jabatan lama Kepala Seksi Pendidikan dan Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Keerom, diangkat menjadi Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jayapura.

9. Edi Abdul Kholiq, S.E., M.A.B, Pembina, IV/a, dari jabatan lama Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jayapura, diangkat menjadi Kepala Seksi Pendidikan dan Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Keerom.

10. Erly Marlin Leunufna, S.E, Pembina, IV/a, dari jabatan lama Kepala Seksi Urusan Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Biak Numfor, diangkat menjadi Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Biak Numfor.

11. Kamarudin, S.E, Penata Tk. I, III/d, dari jabatan lama Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Yapen, diangkat menjadi Kepala Seksi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Yapen.

12. Adrianus Jeharu, S.Fil, Penata Tk. I, III/d, dari jabatan lama Penyelenggara Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Intan Jaya, diangkat menjadi Penyelenggara Pendidikan Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Keerom.

13. Daniel Dom Nampu, S.Si, Penata Tk. I, III/d, dari jabatan lama Kepala Seksi Pendidikan Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Merauke, diangkat menjadi Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Merauke.

14. Melianus Pauta, S.E, Penata Tk. I, III/d, dari jabatan lama Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Boven Digoel, diangkat menjadi Kepala Seksi Urusan Agama Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Boven Digoel.

15. Libertus Jeharus, S.Fil, Penata Tk. I, III/d, dari jabatan lama Kepala Seksi Pendidikan Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Boven Digoel, diangkat menjadi Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Boven Digoel.

16. Yosintha Kuwuyen Nomontem, S.Sos, Penata Tk. I, III/d, dari jabatan lama Kepala Seksi urusan Agama Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Boven Digoel, diangkat menjadi Kepala Seksi Pendidikan Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Boven Digoel.

17. Dolfinus Kocu, S.Sos, Penata Tk. I, III/d, dari jabatan lama Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kota Jayapura, diangkat menjadi Kepala Seksi Urusan Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Boven Digoel.

18. Agus Supomo, S.Ag, Penata Muda, III/a, dari jabatan lama Penyuluh Agama Ahli Pertama pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jawijaya, diangkat menjadi Penyelenggara Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Merauke.

19. I Made Adi Negara Jaya, S.E, Penata Tk. I, III/d, dari jabatan lama Penelaah Teknis Kebijakan pada Bidang Urusan Agama Kristen Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua, diangkat menjadi Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dogiyai.

20. Gusti Ayu Transemi S.Ag, Penata Tk. I, III/d, dari jabatan lama Guru Muda Bidang Studi Agama Hindu pada Sekolah Dasar Negeri Kabupaten Mimika, diangkat menjadi Penyelenggara Hindu dan Budha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mimika.

21. Junika Bone, S.Kom, Penata Tk. I, III/d, dari jabatan lama Penelaah Teknis Kebijakan pada Bidang Urusan Agama Kristen Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua, diangkat menjadi Kepala Seksi Urusan Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Intan Jaya.

22. Mikhael Bheku S.Ag, Penata Tk. I, III/d, dari jabatan lama Penyuluh Agama Ahli Muda Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jayapura, diangkat menjadi Penyelenggara Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Intan Jaya.

23. Elisabet Roson, S.Kom, Penata Tk. I, III/d, dari jabatan lama Penata Layanan Operasional pada Seksi Pendidikan Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Yapen, diangkat menjadi Kepala Seksi Pendidikan Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Yapen.

24. Willem Christian Molle, ST, Penata Tk. I, III/d, dari jabatan lama Penata Kelola Sistem dan Teknologi Informasi Subbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pegunungan Bintang, diangkat menjadi Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pegunungan Bintang.

25. Miftah Thariq, S.Kom, Penata Tk. I, III/d, dari jabatan lama Penelaah Teknis Kebijakan Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sarmi, diangkat menjadi Penyelenggara Pendidikan dan Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Puncak.

26. Oktovince Boma, S.Sos, Penata Tk. I, III/d, dari jabatan lama Penata Layanan Operasional Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nabire, diangkat menjadi Penyelenggara Pendidikan Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Deiyai.

27. Marten Tandiara, S.Kom, Penata Tk. I, III/d, dari jabatan lama Penelaah Teknis Kebijakan Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pegunungan Bintang, diangkat menjadi Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Puncak Jaya.

28. Miftah Abidhin, S.Sos, Penata Tk. I, III/d, dari jabatan lama Penata Layanan Operasional Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jayapura, diangkat menjadi Penyelenggara Pendidikan dan Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asmat.

29. Rahmad Ardiansyah Efendy, S.Kom, dari jabatan lama Penata Tk. I, III/d, Penata Layanan Operasional Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Boven Digoel Penyelenggara Pendidikan dan Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Boven Digoel.

30. Natalia Jumdusat De Tusem, S.Sos, Penata Tk. I, III/d, dari jabatan lama Penelaah Teknis Kebijakan Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nabire, diangkat menjadi Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dogiyai.

31. Carolina May, Penata Muda Tk.I, III/b, dari jabatan lama Pengadministrasi Perkantoran Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mimika, diangkat menjadi Penyelenggara Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Puncak.

32. Jorenta Tarigan, SE, Penata Tk. I, III/d, dari jabatan lama Penata Layanan Operasional Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nabire, diangkat menjadi Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nabire.

33. Yanshen Satahi Sihotang, S.Sos., M.M, Pembina, IV/a, dari jabatan lama Penelaah Teknis Kebijakan pada Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua, diangkat menjadi Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asmat.

34. Nuryani T. Kombubui, S.Sos, Penata Tk.I,III/d, dari jabatan lama Penelaah Teknis Kebijakan pada bagian tata usaha Kanwil Kemenag Provinsi Papua, menjadi Kepala seksi pendidikan Kristen kantor kemenag Kota Jayapura.

35. Ebert Sanyi, A.Md, Penata, III/c, dari jabatan lama Penata Layanan Operasional Seksi Bimbingan Masyarakat Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Keerom, diangkat menjadi Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kota Jayapura.

36. Wenseslaus Bria, S.Si, Penata Tk. I, III/d, dari jabatan lama Penelaah Teknis Kebijakan Bidang Bimbingan Masyarakat Katolik Kanwil Kementerian Agama Provinsi Papua, diangkat menjadi Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jayapura.

37. Hairun Seri, SE, Penata Muda Tk. I, III/b, dari jabatan lama Penelaah Teknis Kebijakan pada Bidang Pendidikan Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua, diangkat menjadi enyelenggara Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pegunungan Bintang.

38. Novita Sigarlaki, S.Kom, Penata Tk. I, III/d, dari jabatan lama Penelaah Teknis Kebijakan Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tolikara, diangkat menjadi Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lanny Jaya.

39. Yeta Manderi, SE, Penata Tk. I, III/d, dari jabatan lama Penelaah Teknis Kebijakan pada Penyelenggaraan Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Waropen, diangkat menjadi Kepala Seksi Urusan Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Waropen.

40. Mala, S.Ksi, Penata Tk. I, III/d, dari jabatan lama Penelaah Teknis Kebijakan Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Deiyai, diangkat menjadi Penyelenggara Pendidikan dan Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dogiyai.

41. Djemy Putra, S.Sos, Penata Tk. I, III/d, dari jabatan lama Penata Layanan Operasional Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tolikara, diangkat menjadi Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mamberamo Tengah.

42. Paulinus Florianus Longa, S.E, Penata, III/c, dari jabatan lama Penelaah Teknis Kebijakan Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Merauke, diangkat menjadi Kepala Seksi Pendidikan Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Merauke.

43. Dwi Risanti, S.E., M.M, Pembina, IV/a, dari jabatan lama Penelaah Teknis Kebijakan Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Merauke, diangkat menjadi Kepala Seksi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Merauke.

44. Heldi Yanti Yowei, SE, Penata Muda Tk.I, III/b, dari jabatan lama Penelaah Teknis Kebijakan Pada Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Yapen, diangkat menjadi Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Yapen.

Dalam amanatnya, Kakanwil Kemenag Papua, menegaskan bahwa seluruh pejabat yang telah dilantik wajib segera melaksanakan tugas di tempat penugasan yang baru tanpa menunda waktu.

“Setelah pelantikan ini, saya meminta Bapak-Ibu langsung kembali ke tempat tugas masing-masing, segera melapor diri, dan mulai bekerja. Tidak ada lagi yang berputar-putar di tempat lama karena tanggung jawab pelayanan harus segera berjalan,” tegas Klemens.

Ia menekankan bahwa perpindahan jabatan bukan sekadar proses administratif, melainkan bagian dari strategi organisasi dalam memperkuat pelayanan keagamaan dan tata kelola birokrasi di wilayah Papua.

IMG 20260514 WA0007

Menurutnya, para pejabat yang baru dilantik juga diminta segera melakukan koordinasi internal di unit kerja masing-masing, terutama berkaitan dengan pelaksanaan program, percepatan layanan masyarakat, penyerapan anggaran, dan penyelesaian pelaporan semester pertama Tahun Anggaran 2026.

“Kita sudah berada di penghujung semester pertama. Karena itu, pejabat yang baru dilantik harus segera melakukan konsolidasi agar program dan pelaporan berjalan optimal,” ujarnya.

Klemens juga menegaskan bahwa seluruh proses mutasi dan promosi jabatan dilakukan secara objektif melalui mekanisme Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat), bukan berdasarkan kepentingan pribadi ataupun intervensi pihak tertentu.

“Saya berharap semua pihak menghilangkan asumsi bahwa mutasi ini karena kedekatan dengan oknum tertentu atau ada intervensi pihak lain. Semua berproses melalui usulan berjenjang dan dibahas dalam forum Baperjakat sebelum ditetapkan,” katanya.

Dalam arahannya, Klemens Taran juga menegaskan bahwa ASN Kemenag harus memiliki kesiapan untuk ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, termasuk daerah-daerah terpencil di Papua.

Ia menekankan bahwa setelah menerima Surat Keputusan (SK), tidak ada lagi ruang untuk penolakan mutasi ataupun negosiasi jabatan.

“Begitu menerima SK, langsung melaksanakan tugas. Tidak ada lagi yang datang berdiskusi atau meminta peninjauan kembali. ASN Kementerian Agama harus siap ditempatkan di mana saja selama masih ada bendera Merah Putih berkibar,” tegasnya.

Menurutnya, budaya lama yang membuat pegawai bertahan di satu tempat dalam waktu terlalu lama harus diubah demi membangun pemerataan pengalaman dan kaderisasi kepemimpinan. Kakanwil juga mengingatkan bahwa selain promosi dan mutasi, evaluasi kinerja tetap akan dilakukan secara berkala. Bahkan, demosi jabatan dapat dilakukan apabila pejabat yang diberikan amanah tidak menunjukkan kinerja dan tanggung jawab yang baik.

“Promosi, mutasi, dan demosi adalah bagian dari kewenangan pembinaan ASN. Kalau dalam beberapa bulan tidak ada kinerja, tentu akan dievaluasi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Klemens menjelaskan bahwa mutasi kali ini juga menjadi bagian dari persiapan kebutuhan sumber daya manusia dalam pembentukan struktur Kementerian Agama di tiga Daerah Otonom Baru (DOB), yakni Papua Tengah, Papua Selatan, dan Papua Pegunungan.

Ia mengatakan, Papua Tengah telah memasuki tahapan pembentukan struktur, sementara Papua Selatan dan Papua Pegunungan akan menyusul dalam waktu mendatang. Karena itu, penataan SDM harus dilakukan lebih awal agar tidak terjadi kekosongan jabatan.

“Kita sedang mempersiapkan SDM terbaik untuk kebutuhan struktur baru di tiga DOB. Karena itu pejabat dengan golongan III/c dan III/d mulai dipersiapkan untuk menduduki jabatan strategis,” jelasnya.

Menurutnya, kebutuhan pejabat struktural di wilayah DOB akan sangat besar sehingga proses kaderisasi harus dimulai sejak sekarang.

“Besok ketika struktur baru berjalan, akan ada relokasi pegawai dari kabupaten maupun dari Kanwil induk. Kalau tidak dipersiapkan dari sekarang, kita akan kekurangan SDM,” katanya.

Klemens juga mengungkapkan bahwa minat ASN dari luar Papua untuk mengisi formasi jabatan di wilayah DOB cukup tinggi. Namun demikian, pihaknya tetap berupaya memberikan prioritas kepada ASN asli Papua yang dinilai memiliki kompetensi dan kesiapan.

“Saya berupaya membentengi peluang itu agar putra-putri Papua sendiri yang mendapat kesempatan lebih dulu. Kita punya stok SDM yang harus dipersiapkan sejak sekarang,” tegasnya.

Dalam sesi wawancara usai pelantikan, Klemens Taran menyampaikan bahwa pelantikan kali ini menjadi pelantikan pejabat pengawas terbesar kedua dalam sejarah Kanwil Kemenag Papua. Menurutnya, proses mutasi dan promosi tersebut telah berlangsung cukup lama melalui tahapan usulan dari kabupaten/kota, bahkan beberapa jabatan mengalami kekosongan hingga berbulan-bulan.

“Ada jabatan yang kosong hampir enam bulan sampai satu tahun. Karena itu hari ini kita isi agar pelayanan dan roda organisasi berjalan maksimal,” jelasnya.

Ia mengatakan bahwa mutasi ini bertujuan menciptakan suasana kerja baru, membuka ruang regenerasi, memperluas pengalaman ASN, serta memberikan kesempatan kepada pejabat muda untuk berkembang.

“Rata-rata yang dilantik hari ini merupakan wajah-wajah muda. Kita berharap mereka membawa semangat baru, inovasi baru, dan mampu memperkuat pelayanan Kemenag sampai ke daerah pemekaran,” katanya.

Kakanwil juga memastikan bahwa proses pengisian jabatan yang masih kosong akan terus dilanjutkan dalam beberapa minggu ke depan agar seluruh struktur organisasi dapat berjalan optimal. (Red)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

TMMD Kodim 1710/Mimika Mulai Kerjakan Sumur Bor untuk MCK Umum Gereja Santo Klemenst

14 Mei 2026 - 15:08 WIB

IMG 20260513 WA0041

Apresiasi Rakoor Percepatan Pembangunan Papua, Bupati Intan Jaya Soroti Anggaran dan Daerah Konflik 

14 Mei 2026 - 14:43 WIB

20260512

IPMAPAN Sorong Resmi Bentuk Panitia PAB dan HUT Ke-I, Usung Semangat “Bersatu, Bergerak, Maju Bersama”

14 Mei 2026 - 14:19 WIB

IMG 20260513 WA0034

Kenaikan Yesus Kristus 2026, Menag Ajak Umat Perkuat Harmoni dan Semangat Kebersamaan

14 Mei 2026 - 14:08 WIB

IMG 20260514 WA0014

Atasi Sampah dan Banjir, Pemkab Mimika Perketat Penegakan Perda

14 Mei 2026 - 13:46 WIB

IMG 20260514 WA0016
Trending di Headline